Abu Bakar Al Razi, Dokter dan Ahli Kimia

8,961,574 kali dilihat, 4,539 kali dilihat hari ini

Abu Bakar Al Razi ilmuwan dari Iran

ABU BAKAR AL RAZI
Sang Dokter dan Ahli Kimia

Ilmuwan ini bernama lengkap Abu Bakar Muhammad bin Zakaria al Razi. Dunia Barat mengenalnya dengan sebutan Rhazez. Dia lahir di Rayy, Iran pada 28 Agustus 865 dan wafat pada 9 Oktober 925. Al Razi adalah seorang dokter dan ahli kimia yang andal.

Dari Musisi Menjadi Alkemis
Al Razi sangat menyukai musik. Mulanya, dia ingin menjadi seorang musisi. Namun, kemudian dia tertarik dengan alkemi atau ilmu kimia. Sayangnya, percobaaan-percobaan kimia yang dilakukan Al Razi membuat matanya cacat. Dia pun berhenti menekuni bidang ini. Al Razi mencari seorang dokter untuk menyembuhkan matanya.

Menjadi Seorang Dokter
Pertemuan dengan dokter membuat Al Razi tertarik untuk menjadi dokter. Dia pun mempelajari bidang ini kepada seorang dokter, Ali ibnu Sahal-at Tabari. Setelah itu, dia kembali ke Rayy, menjadi dokter dan kemudian memimpin rumah sakit di kota itu. Pada masa pemerintahan khalifah al-Muktafi, dia menjadi kepala rumah sakit di kota Baghdad, Irak.

Penemuan-Penemuan Al Razi
Ada banyak sumbangan Al Razi bagi ilmu kedokteran. Dia membuat tulisan yang jelas tentang penyakit cacar. Bagaiamana gejala dan cara mencegah penyakit ini. Al Razi adalah orang pertama yang membedakan antara cacar dan campak. Hal itu dia sampaikan dalam bukunya A-Judari wal-Hasbah. Dia pula yang pertama menemukan gejala penyakit asma. Al Razi pun membuat tulisan tentang alergi dan ketahanan tubuh, juga menjelaskan gejala demam sebagai reaksi pertahanan tubuh terhadap penyakit.
Al Razi pun dikenal sebagai penemu alkohol, pembuat asam sulfur, juga mempelopori bedah mata dan bedah syaraf. Dia pun memberikan sumbangan dalam pengembangan alat-alat pembuat obat seperti spatula, tabung, dan mortar. Selain itu, Al Razi menulis beberapa buku tentang kedokteran.

Dokter yang Baik Hati
Setelah khalifah al-Muktafi wafat, Al Razi kembali ke Rayy dan mengajar di sana. Dia dikenal sebagai dokter yang baik hati. Al Razi tidak pernah membebani pasiennya dengan biaya yang berat. Al Razi juga tidak setuju dengan dokter palsu dan tukang obat yang suka merugikan masyarakat. Baginya, tujuan seorang dokter adalah berbuat baik. Tidak hanya kepada kawan, tapi juga kepada lawannya. Al Razi pun mendorong para dokter untuk selalu belajar dan menambah ilmunya untuk kebaikan masyarakat.***

Download Gratis: lihat petunjuk download
Seri: 101 Tokoh Dunia Paling Berpengaruh
Judul: Abu Bakar Al Razi, Dokter dan Ahli Kimia
Kategori: Tokoh Dunia
Ukuran: 21 cm x 28 cm
Penulis: Mitha Yanuarti
Ilustrator: Dwi Prihartono (innerchild studio)
Desain: Yuyus Rusamsi
Jumlah: 1 halaman
Format file: JPEG Image
Ukuran file: 3,031 MB
Usia: SD dan umum
Penerbit: Oase
Himbauan: membeli buku versi cetak atau digitalnya
Copyright: Nurul Ihsan/cbmagency.com

1,135 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *