Albert Einstein, Fisikawan dan Penemu Relativitas

8,530,645 kali dilihat, 12,677 kali dilihat hari ini

Ilmuwan Dunia

Albert Einstein adalah fisikawan besar yang pernah mengalami kesulitan berbicara. Karya-karyanya banyak mempengaruhi perkembangan ilmu pengetahuan saat ini. Albert Einstein lahir di Ulm, Jerman pada 14 Maret 1879. Fisikawan peraih Nobel ini meninggal pada tanggal 18 April 1955 di Princeton, New Jersey, Amerika Serikat.

Pelajar yang Lambat, tapi Cerdas
Albert Einstein lahir di Ulm, Kerajaan Jerman. Ayahnya seorang insinyur dan pedagang. Pada tahun 1880, keluarga Einstein pindah ke Munich. Ayah dan pamannya membuka pabrik alat listrik di kota itu. Einstein kecil pernah mengalami kesulitan berbicara. Dia juga pemalu. Hal-hal ini membuatnya lambat belajar. Namun, Einstein dikenal sebagai anak yang cerdas. Dia memiliki hobi membuat peralatan mekanik.

Menjadi Ilmuwan
Setelah lulus dari Fakultas Matematika dan Fisika Eidgenossische Technische Hochshule (ETH), Einstein lalu bekerja sebagai penasehat teknik di kantor paten kota Bern. Selama itu, Einstein menghasilkan karya-karya ilmiah yang maju. Einstein kemudian menjadi guru besar dalam fisika teoritik di Universitas Zurich dan Praha. Pada tahun 1905, Einstein memperoleh gelar doktor dari Universitas Zurich.

Meraih Penghargaan Nobel
Pada tahun 1921, Einstein dianugerahi hadiah Nobel bidang fisika. Nobel itu diterima Einstein untuk karyanya tentang efek fotolistrik dan bidang fisika teoritik. Pada tahun 1925, Einstein juga memperoleh penghargaan Copley Medal dari The Royal Society.

Pindah ke Amerika Serikat
Pada tahun 1933, Adolf Hitler dan partainya, Nazi, memegang kekuasaan di Jerman. Einstein yang keturunan Yahudi pindah ke Amerika Serikat. Di sana, Einstein bekerja untuk Institute of Advance Study di Princeton, New Jersey. Einstein mendapatkan kewarganegaraan Amerika Serikat pada tahun 1941.

Teori Relativitas
Einstein paling dikenal karena teori relativitas yang mengubah pandangan manusia tentang ruang, waktu, energi, dan massa. Einstein juga dikenal karena rumus E = mc². Rumus ini menjelaskan bahwa massa yang kecil pun akan berubah menjadi energi yang sangat dahsyat jika bergerak pada kecepatan cahaya. Rumus ini menjadi salah satu dasar dari penciptaan tenaga yang dahsyat, termasuk bom atom.***

980 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  • 8
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *