Anne Frank, Penulis Terkenal Buku Harian

8,530,344 kali dilihat, 12,376 kali dilihat hari ini

Penulis buku harian terkenal

Annelies Marie Frank yang lebih dikenal dengan nama Anne Frank, lahir di Frankfurt am Main, Jerman, pada 12 Juni 1929. Anne dan keluarganya ditangkap pasukan Nazi yang anti-Yahudi. Anne meninggal akibat penyakit tifus di Kamp Konsentrasi Bergen-Belsen, awal Maret 1945.

Diburu oleh Nazi
Anne adalah anak kedua dari Otto dan Edith Frank. Mereka adalah keluarga Yahudi yang tinggal di Jerman. Pada tahun 1933, Partai Nazi yang anti-Yahudi menang dalam pemilihan umum di Jerman. Kehidupan mereka pun terancam.

Jerman Menguasai Belanda
Ayah Anne memutuskan pindah bekerja di Belanda. Anne tiba di negara itu pada tahun 1934. Di sekolahnya, Anne berbakat dalam membaca dan menulis. Namun, dia tidak pernah mau memperlihatkan tulisannya kepada orang lain. Pada tahun 1941, Jerman menguasai Belanda. Kehidupan Anne berubah. Dia harus pindah sekolah ke sekolah khusus untuk anak-anak Yahudi.

Hadiah Buku Harian
Pada ulang tahunnya yang ke-13, tahun 1942, Anne menerima hadiah istimewa, yaitu sebuah buku yang pernah dilihatnya di toko. Anne menjadikannya buku harian. Dia mencatat peristiwa-peristiwa yang dialaminya di buku itu.

Keluarga Anne Tertangkap
Nazi mulai memburu kaum Yahudi. Karena tidak aman, keluarga Anne bersembunyi di ruangan rahasia di kantor ayah mereka. Sayang, seseorang memberitahukan persembunyian mereka kepada Nazi. Keluarga Anne pun ditangkap. Keluarga ini tercerai-berai. Anne dan adiknya kemudian dikirim ke kamp Bergen-Belsen. Di sana, mereka berdua meninggal akibat penyakit tifus pada bulan Maret 1945.

Buku Harian yang Terkenal
Perang Dunia II berakhir. Hanya Otto Frank yang selamat dari keluarga itu. Otto kembali ke Amsterdam dan menemukan buku harian Anne. Di dalamnya, Anne menulis tentang hari-harinya selama masa pendudukan Nazi Jerman. Buku harian itu diterbitkan pada tahun 1947 dan menjadi buku yang sangat terkenal. Buku itu diterjemahkan ke dalam banyak bahasa. Berkat buku harian itu, banyak orang menjadi tahu tentang kisah Anne dan keluarganya saat Perang Dunia II berlangsung. ***

982 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *