Archimides Ahli Matematika dari Yunani

8,636,163 kali dilihat, 7,093 kali dilihat hari ini

Archimedes lahir di Syracuse, Sisilia pada tahun 287 SM. Archimedes mempelajari matematika, fisika, dan membuat banyak penemuan berharga. Archimedes terbunuh oleh seorang tentara Romawi pada tahun 212 SM, ketika kota Syracuse diserbu oleh pasukan Romawi.

Ahli Berbagai Ilmu
Archimedes, seperti kebanyakan ilmuwan pada masanya, mempelajari banyak ilmu. Dia ahli dalam bidang matematika, fisika, filosofi, juga astronomi. Dia membuat banyak penemuan. Salah satunya adalah prinsip tuas. Dengan prinsip ini, orang dapat menggerakkan benda yang besar hanya dengan sedikit usaha.

Archimedes dan Mahkota Palsu Sang Raja
Archimedes diangkat menjadi penasehat Raja Hiero II. Suatu hari, sang Raja ingin menyelidiki apakah mahkotanya dibuat dari emas murni atau tidak. Raja meminta Archimedes untuk menyeledikinya. Archimedes menemukan cara untuk mengetahui keaslian mahkota itu ketika menceburkan diri ke bak mandi. Jumlah air yang tumpah dari bak sebanding dengan berat tubuhnya. Archimedes menggunakan pengetahuan tentang kepadatan itu dan menemukan bahwa mahkota sang Raja tidak asli. Mahkota itu dicampur dengan bahan perak oleh tukang yang membuatnya.

Hukum Archimedes
Penemuan itu kelak dikenal sebagai hukum Archimedes. Hukum itu mengatakan bahwa benda yang sebagian atau seluruh bagiannya direndam di dalam air akan mengalami tekanan ke atas oleh cairan yang sama beratnya dengan cairan yang didesak keluar oleh benda tersebut. Hukum ini juga berlaku untuk benda yang berada di dalam gas.

Penemuan-Penemuan Lain
Selain hukum Archimedes, matematikawan itu juga menemukan prinsip tuas, sistem katrol, dan hal-hal lainnya. Archimedes juga membuat sebuah model planetarium yang bisa menunjukkan gerakan matahari, bulan, dan planet-planet. Selain itu, Archimedes juga mempelajari lingkaran dan menemukan rumus untuk keliling dan luas lingkaran.

Archimedes wafat ketika seorang prajurit Romawi menyerbu ke dalam rumahnya dan menikamnya. Saat itu, dia sedang mempelajari lingkaran yang digambarnya di lantai. Ketika prajurit itu masuk, Archimedes berteriak agar dia tidak menginjak gambar lingkaran yang sedang dipelajarinya.***

986 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *