Kelas 12 SMA Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Guru 2017

9,274,432 kali dilihat, 13,296 kali dilihat hari ini

Kelas_12_SMA_Pendidikan_Agama_Konghucu_dan_Budi_Pekerti_Guru_001

Free Download Buku Sekolah Digital

Cara Download Buku Pelajaran Sekolah
• Download via website: Klik tombol merah bertuliskan “Click Here to Download”
• Download via email: Menghubungi Redaksi ebookanak.com via WA 0815 6148 165

Spesifikasi Buku Pelajaran Sekolah
• Judul : Kelas 12 SMA Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Guru 2017
• Kurikulum: 2013 Edisi Revisi 2017
• Penulis : Js. Gunadi dan Kristan.
• Penelaah : Js. Maria Engeline Santoso dan Xs. Buanadjaya
• Penyelia Penerbitan : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

 

Daftar Isi
Kata Pengantar i
Daftar Isi iii
Bagian. I Penjelasan Umum
Bab I Pendidikan dalam Pandangan Khonghucu
A. Hakikat Pendidikan 1
B. Tujuan Pendidikan Agama Khonghucu 2
C. Pentingnya Pendidikan 2
D. Pendidikan yang Baik 3
E. Guru yang Baik 4
1. Pengabdian dan Totalitas 4
2. Tanggung Jawab 5
3. Menyambung Cita 5
4. Meragamkan Cara Mengajar 5
5. Lima Cara Mengajar 6

Bab II Prinsip dan Pendekatan Pembelajaran
A. Prinsip Pembelajaran 8
1. Mencari Tahu, Bukan Diberi Tahu 8
2. Peserta Didik sebagai Pusat Pembelajaran (Student Center) 9
3. Kegiatan Diarahkan pada Apa yang Dilakukan Peserta Didik, Bukan Apa yang Dilakukan Guru 9
4. Pembelajaran Terpadu Bukan Parsial 9
5. Menerapkan Nilai-nilai Melalui Keteladanan dan Membangun Kemauan 10
6. Keseimbangan Antara Keterampilan Fisikal (Hardskills) dan
Keterampilan Mental (Softskills) 10
7. Pembelajaran yang Menerapkan Prinsip Bahwa Siapa Saja Adalah Guru, Siapa Saja Adalah Siswa, dan Di Mana Saja Adalah Kelas 10
8. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Pembelajaran 11
9. Menumbuhkan Kesadaran sebagai Warga Negara yang Baik 11
10. Pembudayaan dan Pemberdayaan Peserta Didik sebagai Pembelajar Sepanjang Hayat 11
11. Perpaduan Antara Kompetisi, Kerja Sama, dan Solidaritas 11
12. Mengembangkan Keterampilan Pemecahan Masalah 11
13. Mengembangkan Kreativitas Peserta Didik 11
B. Pendekatan Pembelajaran 12
1. Kriteria Pendekatan Saintifik 12
2. Langkah-langkah Pendekatan Saintifik 12
3. Kegiatan Pembelajaran Saintifik 13

Bab. III Panduan Penilaian Otentik
A. Hakikat Penilaian 16
B. Prinsip-Prinsip Penilaian 17
1. Valid dan Reliabel 17
2. Terfokus pada Kompetensi 17
3. Keseluruhan/Komprehensif 17
4. Objektivitas 17
5. Mendidik 17
C. Penilaian Otentik 18
1. Definisi dan Fungsi 18
2. Pengembangan Instrumen Penilaian Sikap 23
3. Pengembangan Istrumen Penilaian Pengetahuan 33
4. Pengembangan Instrumen Penilaian Keterampilan 35
D. Konversi dan Teknik Penilaian 37
1. Teknik Penilaian 39

Bab. IV Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar
A. Kompetensi Inti 44
B. Kompetensi Dasar 45
Bagian. 2 Penjelasan Bab
Bab I Ketuhanan dalam Agama Khonghucu
A. Peta Konsep 47
B. Tujuan Pembelajaran 48
C. Langkah-Langkah Pembelajaran 48
1. Mengamati 48
2. Menanya 48
3. Eksperimen/Eksplorasi 48
4. Mengasosiasi 48
5. Mengomunikasikan 49
D. Aktivitas Pembelajaran 49
1. Diskusi Kelompok 49
2. Tugas Kelompok 50
3. Tugas Mandiri 51
4. Diskusi Kelompok 51
5. Diskusi Kelompok 52
E. Penilaian dan Pedoman Penskoran 53
1. Penilaian Diri (Skala Sikap) 53
2. Skala Perilaku 55
3. Tes Tertulis Uraian 56
4. Tugas Mencari Ayat Suci 58

Bab V Ajaran Tegah Sempurna
A. Peta Konsep 79
B. Tujuan Pembelajaran 80
C. Langkah-Langkah Pembelajaran 80
1. Mengamati 80
2. Menanya 80
3. Eksperimen/Eksplorasi 80
4. Mengasosiasi 80
5. Mengomunikasikan 81
D. Aktivitas Pembelajaran 81
1. Tugas Mandiri 81
2. Diskusi Kelompok 81
3. Diskusi Kelompok 82
E. Penilaian dan Pedoman Penskoran 83
1. Penilaian Diri (Skala Sikap) 83
2. Tes Tertulis Uraian 84

Bab VI Sikap dan Perilaku Junzi
A. Peta Konsep 86
B. Tujuan Pembelajaran 87
C. Langkah-Langkah Pembelajaran 87
1. Mengamati 87
2. Menanya 87
3. Eksperimen/Eksplorasi 87
4. Mengasosiasi 87
5. Mengomunikasikan 87
D. Aktivitas Pembelajaran 88
1. Diskusi Kelompok 88
2. Diskusi Kelompok 88
3. Diskusi Kelompok 89
4. Tugas Mandiri 90
E. Penilaian dan Pedoman Penskoran 91
1. Penilaian Diri (Skala Sikap) 91
2. Tes Tertulis Uraian 93
3. Mencari Ayat 94

Bab VII Makna Tahun Baru Yinli
A. Peta Konsep 97
B. Tujuan Pembelajaran 98
C. Langkah-Langkah Pembelajaran 98
1. Mengamati 98
2. Menanya 98
3. Eksperimen/Eksplorasi 98
4. Mengasosiasi 98
5. Mengomunikasikan: 98
D. Aktivitas Pembelajaran 99
1. Diskusi Kelompok 99
2. Tugas Kelompok 99
3. Tugas Kelompok 100
E. Penilaian dan Pedoman Penskoran 101
1. Penilaian Diri (Skala Sikap) 101
2. Tes Tertulis Uraian 102
3. Tes Tertulis Uraian 103
Daftar Pustaka 106

 

Kata Pengantar
Kurikulum 2013 dirancang agar peserta didik tidak hanya bertambah pengetahuannya, tetapi meningkat juga keterampilannya dan semakin mulia kepribadiannya. Ada kesatuan utuh antara kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Keutuhan ini perlu tercermin dalam pembelajaran agama. Melalui pembelajaran pengetahuan agama diharapkan akan terbentuk keterampilan beragama dan terwujud sikap beragama siswa. Tentu saja sikap beragama yang berimbang, mencakup hubungan manusia dengan Penciptanya dan hubungan manusia dengan sekitarnya. Untuk memastikan keseimbangan ini, pelajaran agama perlu diberi penekanan khusus terkait dengan budi pekerti.

Hakikat budi pekerti adalah sikap atau perilaku seseorang dalam hubungannya dengan Tuhan, diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bangsa, serta alam sekitar. Jadi, pendidikan budi pekerti adalah usaha menanamkan nilai-nilai moral ke dalam sikap dan perilaku generasi bangsa agar mereka memiliki kesantunan dalam berinteraksi. Nilai-nilai moral/karakter yang ingin kita bangun antara lain adalah sikap jujur, disiplin, bersih, penuh kasih sayang, punya kepenasaran intelektual, dan kreatif.

Di sini pengetahuan agama yang dipelajari para siswa menjadi sumber nilai dan penggerak perilaku mereka. Sekadar contoh, di antara nilai budi pekerti dalam dalam ajaran Khonghucu dikenal Wu Chang (lima sifat kekekalan/mulia), Wu Lun (lima hubungan sosial), dan Ba De (delapan kebajikan). Mengenai Wu Chang, Kong Hu Cu menegaskan bahwa siapa dapat memasukan lima hal ke dalam kebiasaan di mana pun di bawah langit akan menjadi orang yang berbudi luhur. Saat ditanya apa saja kelima hal tersebut, ia menjawab, “Kesopanan, kemurahan hati, kesetiaan, ketekunan, dan kebaikan hati. Apabila kamu berlaku sopan, kamu tidak akan dihina; bila kamu murah hati kamu akan memenangkan orang banyak; bila kamu setia, orang lain akan mempercayaimu; bila kamu tekun, kamu akan berhasil; dan bila kamu baik hati,kamu akan memimpin orang lain”. (A 17.6). Kata kuncinya, budi pekerti adalah tindakan, bukan sekedar pengetahuan yang harus diingat oleh para siswa, maka proses pembelajarannya mesti mengantar mereka dari pengetahuan tentang kebaikan, lalu menimbulkan komitmen terhadap kebaikan, dan akhirnya benar-benar melakukan kebaikan.

Buku Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas XII ini ditulis dengan semangat itu. Pembelajarannya dibagi-bagi dalam kegiatan- kegiatan keagamaan yang harus dilakukan siswa dalam usaha memahami pengetahuan agamanya. Tidak berhenti dengan memahami, tapi pemahaman tersebut harus diaktualisasikan dalam tindakan nyata dan sikap keseharian sesuai dengan tuntunan agamanya, baik dalam bentuk ibadah ritual maupun ibadah sosial. Untuk itu, sebagai buku agama yang mengacu pada kurikulum berbasis kompetensi, rencana pembelajarannya dinyatakan dalam bentuk aktivitas-aktivitas. Urutan pembelajaran dinyatakan dalam kegiatan-kegiatan keagamaan yang harus dilakukan siswa. Dengan demikian, materi buku ini bukan untuk dibaca, didengar, ataupun dihafal oleh siswa maupun guru, melainkan untuk menuntun apa yang harus dilakukan siswa bersama guru dan teman-teman sekelasnya dalam memahami dan menjalankan ajaran agamanya.

Buku ini bukanlah satu-satunya sumber belajar bagi siswa. Sesuai dengan pendekatan yang digunakan dalam Kurikulum 2013, siswa diberanikan untuk mempelajari agamanya dengan mengamati sumber belajar yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Peran guru sangat penting untuk menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan yang ada pada buku ini. Guru dapat memperkayanya secara kreatif dengan kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dengan tempat buku ini diajarkan, baik belajar melalui sumber tertulis maupun belajar langsung dari sumber lingkungan sosial dan alam sekitar.

Sebagai edisi pertama, buku ini sangat terbuka dan terus dilakukan perbaikan untuk penyempurnaan. Oleh karena itu, kami mengundang para pembaca memberikan kritik, saran dan masukan untuk perbaikan dan penyempurnaan pada edisi berikutnya. Atas kontribusi tersebut, kami mengucapkan terima kasih. Mudah-mudahan kita dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan dalam rangka mempersiapkan generasi seratus tahun Indonesia Merdeka (2045).

Jakarta, Januari 2015

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

Disklaimer
Buku ini merupakan buku guru yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013. Buku guru ini disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan dipergunakan dalam tahap awal penerapan Kurikulum 2013. Buku ini merupakan “dokumen hidup” yang senantiasa diperbaiki, diperbaharui, dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika kebutuhan dan perubahan zaman. Masukan dari berbagai kalangan yang dialamatkan kepada penulis dan laman http://buku.kemdikbud.go.id atau melalui email buku@kemdikbud.go.id diharapkan dapat meningkatkan kualitas buku ini.
Hak Cipta © 2017 pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dilindungi Undang-Undang

400 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *