Kelas 12 SMK Agroforestry Semester 6

7,538,982 kali dilihat, 0 kali dilihat hari ini

Kelas_12_SMK_Agroforestry_6_001

Free Download Buku Sekolah Digital

Cara Download Buku Pelajaran Sekolah

  • Download via website: Klik tombol merah bertuliskan “Click Here to Download”
  • Download via email: Menghubungi Redaksi ebookanak.com via WA 0815 6148 165

Spesifikasi Buku Pelajaran Sekolah

  • Judul : Kelas 12 SMK Agroforestry Semester 6
  • Kurikulum: 2013 Edisi Revisi 2017
  • Penyusun : –
  • Penelaah : –
  • Penyelia Penerbitan : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

 

Kata Pengantar

Hutan, dalam bahasa Jawa, dikenal dengan nama wono atau alas, atau talun dalam bahasa Sunda. Dalam sebuah   agroforestri atau wanatani terdapat paduan berbagai fungsi dalam tapak lahan yang sama, seperti, pertanian, peternakan, dan perhutanan. Agroforestri memiliki beberapa sifat yang mencirikan sistem wanatani intensif, beberapa diantaranya adalah keragaman ekologis, stratifikasi, beragam kegunaan, kelestarian ekologis, serta stabilitas ekonomi yang lebih tinggi. Petani Jawa telah lama mengembangkan pekarangan yang memiliki kerumitan tinggi. Tanaman produktif yang menyusun pekarangan di sebuah desa bisa mencapai ratusan jenis.

Dengan stratifikasi ruang dan waktu,  wanatani dapat memaksimalkan penggunaan sumber daya lahan yang terbatas. Stratifikasi ruang adalah pengaturan tempat berbagai jenis tanaman dalam satu unit lahan, sementara stratifikasi waktu adalah perubahan komposisi jenis tanaman penyusun dari waktu ke waktu.  Sebagai contoh dalam pemanenan sengon, para petani tidak menebangnya pada waktu yang sama sehingga lahan hanya sedikit mengalami gangguan dan pada saat yang sama tanaman lain masih terus berproduksi. Praktik seperti ini bertujuan untuk memberi kesempatan pada pohon-pohon yang usianya tidak seragam agar terlebih dahulu masak tebang sebelum akhirnya dipanen. Alasan lainnya, para petani melihat bahwa tebang habis di hutan telah menyebabkan menurunnya kesuburan tanah.

Penanaman dengan banyak jenis, selain melindungi tanaman dari mewabahnya penyakit, juga merupakan cara untuk menjaga stabilitas penghasilan ketika harga- harga produk pertanian anjlok di pasaran. Jika salah satu harga produk anjlok, para petani masih memiliki produk lain yang baik harganya. Berbagai jenis tanaman dalam satu lahan juga menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari yang dengan  cepat dapat dipanen. Para petani juga memandang pemeliharaan tanaman kayu sebagai cara untuk menabung. Pada akhirnya, penghasilan tunai yang didapatkan dari lahan lebih stabil dan nilainya bagi masyarakat lebih tinggi dibandingkan dengan lahan yang ditanami sedikit jenis ataupun monokultur.

 

 

Disklaimer

Buku ini merupakan buku guru yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013. Buku guru ini disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan dipergunakan dalam tahap awal penerapan Kurikulum 2013. Buku ini merupakan “dokumen hidup” yang senantiasa diperbaiki, diperbaharui, dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika kebutuhan dan perubahan zaman. Masukan dari berbagai kalangan yang dialamatkan kepada penulis dan laman http://buku.kemdikbud.go.id atau melalui email buku@kemdikbud.go.id diharapkan dapat meningkatkan kualitas buku ini.

Hak Cipta © 2017 pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dilindungi Undang-Undang

2,835 kali dilihat, 0 kali dilihat hari ini

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *