Kelas 7 SMP Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Guru 2017

7,533,020 kali dilihat, 0 kali dilihat hari ini

Kelas 7 SMP Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Guru 2017

Free Download Buku Sekolah Digital

Cara Download Buku Pelajaran Sekolah

  • Download via website: Klik tombol merah bertuliskan “Click Here to Download”
  • Download via email: Menghubungi Redaksi ebookanak.com via WA 0815 6148 165

Spesifikasi Buku Pelajaran Sekolah

  • Judul : Buku Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi PekertI Kelas 7 SMP
  • Kurikulum: 2013 Edisi Revisi 2017
  • Penulis : Lorensius Atrik Wibawa dan Maman Sutarman..
  • Penelaah : Sumardi dan Didi Sunardi.
  • Penyelia Penerbitan : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

 

Daftar Isi 

Kata Pengantar iii

Daftar Isi v

Pendahuluan 1

Bab I Manusia Citra Allah 7

  1. Aku Citra Allah yang Unik 8
  2. Tugasku sebagai Citra Allah 14
  3. Aku Memiliki Kemampuan 22
  4. Kemampuanku Terbatas 29
  5. Syukur sebagai Citra Allah 38

Bab II Aku diciptakan sebagai Perempuan atau Laki-Laki 55

  1. Aku Bangga sebagai Perempuan atau Laki-laki 56
  2. Perempuan dan Laki-laki Sederajat 63
  3. Mengembangkan Diri sebagai Perempuan atau Laki-laki 70

Bab III Peran Keluarga, Sekolah, Gereja dan Masyarakat bagi Perkembanganku 83

  1. Peran Keluarga bagi Perkembanganku 84
  2. Peran Sekolah bagi Perkembanganku 92
  3. Peran Gereja bagi Perkembanganku 99
  4. Peran Masyarakat bagi Perkembanganku 106

Bab IV Mengembangkan Diri Melalui Pergaulan 115

  1. Berteman 116
  2. Bersahabat 122
  3. Berpacaran 129

Bab V Meneladani Karakter dan Sikap Yesus 139

  1. Yesus Sang Pendoa 140
  2. Yesus yang Berbelas Kasih 146
  3. Yesus Sang Pengampun 153
  4. Yesus Peduli terhadap Pende ritaan Manusia 166

Bab VI Nilai-Nilai Dasar yang Diperjuangkan Yesus 177

  1. Kebebasan Anak-Anak Allah 178
  2. Sabda Bahagia 184
  3. Kasih yang Tidak Membedakan 190
  4. Membangun Diri seturut Teladan Yesus 197

 Indeks 206

Glosarium 208

Daftar Pustaka 209

Profil Penulis  211

Profil Penelaah  212

Profil Editor  213

 

Kata Pengantar

Pantaslah kita semua bersyukur kepada  Allah yang Mahakuasa atas terbitnya bukuPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti yang telah direvisi dan diselaraskan sesuai perkembangan Kurikulum 2013.

Agama terutama bukanlah soal mengetahui mana yang benar atau yang salah. Tidak ada gunanya mengetahui tetapi tidak melakukannya, seperti dikatakan oleh SantoYakobus:“Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa  perbuatan-perbuatan adalah  mati” (Yakobus 2:26). Demikianlah, belajar bukan sekadar untuk tahu, melainkan dengan belajar seseorang menjadi tumbuh dan berubah. Tidak sekadar belajar lalu berubah, tetapi juga mengubah keadaan. Begitulah Kurikulum 2013 dirancang agar tahapan pembelajaran memungkinkan siswa berkembang dari proses menyerap pengetahuan dan mengembangkan keterampilan hingga memekarkan sikap serta nilai-nilai luhur kemanusiaan.

Pembelajaran  agama diharapkan mampu menambah wawasan keagamaan, mengasah keterampilan beragama dan mewujudkan sikap beragama peserta didik yang utuh dan berimbang yang mencakup hubungan manusia dengan Penciptanya, sesama manusia dan manusis dengan lingkungannya. Untuk itu pendidikan agama perlu diberi penekanan khusus terkait dengan penanaman karakter dalam pembentukan budi pekerti yang luhur. Karakter yang ingin kita tanamkan  antara lain: kejujuran, kedisiplinan, cinta kebersihan,  cinta kasih, semangat berbagi, optimisme, cinta tanah air, kepenasaran intelektual, dan kreativitas.

Nilai-nilai karakter itu digali dan diserap dari pengetahuan agama yang dipelajari para siswa itu dan menjadi  penggerak dalam pembentukan, pengembangan, peningkatan, pemeliharaan, dan perbaikan  perilaku anak didik agar mau dan mampu melaksanakan tugas-tugas hidup mereka secara selaras, serasi, seimbang antara lahir-batin, jasmani-rohani, material-spiritual, dan individu-sosial. Selaras dengan itu, pendidikan agama Katolik secara khusus bertujuan membangun dan membimbing peserta didik agar tumbuh berkembang mencapai kepribadian utuh yang semakin mencerminkan diri mereka sebagai gambar Allah, sebab demikianlah “Allah menciptakan manusia  itu menurut  gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia” (Kejadian 1:27). Sebagai makhluk yang diciptakan seturut gambar Allah, manusia perlu mengembangkan sifat cinta kasih dan takut akan Allah, memiliki kecerdasan, keterampilan, pekerti luhur, memelihara  lingkungan, serta  ikut bertanggung jawab dalam pembangunan masyarakat, bangsa dan negara. [Sigit  DK: 2013]

Buku pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti ini ditulis dengan semangat itu. Pembelajarannya dibagi-bagi dalam kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan siswa dalam usaha memahami pengetahuan agamanya. Akan tetapi pengetahuan agama bukanlah hasil akhir yang dituju. Pemahaman tersebut harus diaktualisasikan dalam tindakan nyata dan sikap keseharian yang sesuai dengan tuntunan agamanya, baik dalam bentuk ibadah ritual maupun ibadah sosial. Untuk itu, sebagai buku agama yang mengacu pada kurikulum berbasis kompetensi, rencana pembelajarannya dinyatakan dalam bentuk aktivitas-aktivitas. Di dalamnya dirancang urutan pembelajaran yang dinyatakan dalam kegiatan-kegiatan keagamaan yang harus dilakukan siswa. Dengan  demikian, buku ini menuntun apa yang harus dilakukan siswa bersama guru dan teman-teman sekelasnya untuk memahami dan menjalankan ajaran iman katolik.

Buku ini bukanlah satu-satunya sumber belajar bagi siswa. Sesuai dengan pendekatan yang dipergunakan dalam Kurikulum 2013, siswa didorong untuk mempelajari agamanya melalui pengamatan terhadap sumber belajar yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Lebih-lebih untuk usia remaja perlu ditantang untuk kritis sekaligus peka dalam menyikapi fenomena alam, sosial, dan seni budaya.

Peran guru sangat penting untuk menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersedian kegiatan yang ada pada buku ini. Penyesuaian ini antara lain dengan membuka kesempatan luas bagi kreativitas guru untuk memperkayanya dengan kegiatan – kegiatan lain yang sesuai dan relevan dengan tempat di mana buku ini diajarkan, baik belajar melalui sumber tertulis maupun belajar langsung dari sumber lingkungan sosial dan alam sekitar.

Komisi Kateketik Konferensi Waligereja Indonesia sebagai lembaga yang bertanggungjawab atas ajaran iman Katolik berterima  kasih kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atas kerja sama yang baik selama ini mulai dari proses penyusunan kurikulum hingga penulisan buku teks pelajaran ini.

 

Jakarta, medio Februari 2016

Koordinator Tim Penulis Buku

Komisi Kateketik KWI

 

Disklaimer

Buku ini merupakan buku guru yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013. Buku guru ini disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan dipergunakan dalam tahap awal penerapan Kurikulum 2013. Buku ini merupakan “dokumen hidup” yang senantiasa diperbaiki, diperbaharui, dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika kebutuhan dan perubahan zaman. Masukan dari berbagai kalangan yang dialamatkan kepada penulis dan laman http://buku.kemdikbud.go.id atau melalui email buku@kemdikbud.go.id diharapkan dapat meningkatkan kualitas buku ini.

Hak Cipta © 2017 pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dilindungi Undang-Undang

1,594 kali dilihat, 0 kali dilihat hari ini

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *