Kelas 5 SD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Siswa 2017

7,056,461 kali dilihat, 0 kali dilihat hari ini

Kelas_05_SD_Pendidikan_Agama_Katolik_dan_Budi_Pekerti_Siswa_2017_001

Free Download Buku Sekolah Digital

Cara Download Buku Pelajaran Sekolah

  • Download via website: Klik tombol merah bertuliskan “Click Here to Download”
  • Download via email: Menghubungi Redaksi ebookanak.com via WA 0815 6148 165

Spesifikasi Buku Pelajaran Sekolah

  • Judul : Pendidikan Agama Katolik dan Budi PekertI Kelas 5 SD
  • Kurikulum: 2013 Edisi Revisi 2017
  • Penulis : FX. Dapiyanta. dan Marianus Didi Kasmudi.
  • Penelaah : Antonius Sinaga, Adi Susanto, Matias Endar Suhendar dan Vinsensius a Paolo Darmin Mbula.
  • Penyelia Penerbitan : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

 

Daftar Isi 

Kata Pengantar iii

Daftar Isi v

Pendahuluan  vi

Bab 1 Pribadi dan Lingkunganku 1

  1. Perempuan dan Laki-Laki Diciptakan Sebagai Citra Allah 2
  2. Perempuan dan Laki-Laki Dipanggil untuk Berkembang 8
  3. Perempuan dan Laki-Laki Saling Melengkapi 13
  4. Perempuan dan Laki-Laki Sederajat 18

Bab 2 Yesus Kristus 23

Bagian Pertama Perjanjian Lama 23

  1. Daud Sang Pemimpin 24
  2. Raja Salomo yang Bijaksana 30
  3. Ester Perempuan Pemberani 36
  4. Kejayaan dan Keruntuhan Israel 43

Bagian Kedua Yesus dalam Perjanjian Baru 47

  1. Maria dan Elisabet Menanggapi Rencana Allah 48
  2. Yesus Taat Pada Allah 54
  3. Yesus Mengajarkan Pengampunan 58
  4. Yesus Memanggil Orang Berdosa 64
  5. Yesus Menderita, Wafat, dan Bangkit 69
  6. Roh Kudus Menguatkan Hati Para Rasul 78
  7. Roh Kudus Dicurahkan ke dalam Hati Setiap Orang 83

Bab 3 Gereja 89

  1. Terlibat dalam Hidup Menggereja 89
  2. Hidup Bersama yang Dijiwai Roh Kudus 95

Bab 4 Masyarakat 101

  1. Terlibat dalam Pelestarian Lingkungan 101
  2. Kejujuran dan Keadilan 107
  3. Memohon Bantuan Roh Kudus 112

Daftar Pustaka 116

Profil Penulis 117

Profil Penelaah 118

Profil Editor 119

Profil Ilustrator 119

 

Kata Pengantar

Pantaslah kita semua bersyukur kepada Allah yang Mahakuasa atas terbitnya buku Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti yang telah direvisi   dan diselaraskan   sesuai perkembangan Kurikulum 2013.

Agama terutama bukanlah soal mengetahui mana yang benar atau yang salah. Tidak ada gunanya mengetahui tetapi tidak melakukannya, seperti dikatakan oleh Santo Yakobus: “Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati” (Yakobus 2:26). Demikianlah, belajar bukan sekadar untuk tahu, melainkan dengan belajar seseorang menjadi tumbuh dan berubah. Tidak sekadar belajar lalu berubah, tetapi juga mengubah keadaan. Begitulah Kurikulum 2013 dirancang agar tahapan pembelajaran memungkinkan siswa berkembang dari proses menyerap pengetahuan dan mengembangkan keterampilan hingga memekarkan sikap serta nilai-nilai luhur kemanusiaan.

Pembelajaran agama diharapkan mampu menambah wawasan keagamaan, mengasah keterampilan beragama, dan mewujudkan sikap beragama peserta didik yang utuh dan berimbang yang mencakup hubungan manusia dengan Penciptanya, sesama manusia, dan manusia dengan lingkungannya. Untuk itu pendidikan agama perlu diberi penekanan khusus terkait dengan penanaman karakter dalam pembentukan budi pekerti yang luhur. Karakter yang ingin kita tanamkan antara lain: kejujuran, kedisiplinan, cinta kebersihan, cinta kasih, semangat berbagi, optimisme, cinta tanah air, kepenasaran intelektual, dan kreativitas.

Nilai-nilai karakter itu digali dan diserap dari pengetahuan agama yang dipelajari para siswa itu dan menjadi penggerak dalam pembentukan, pengembangan, peningkatan, pemeliharaan, dan perbaikan perilaku anak didik agar mau dan mampu melaksanakan tugas-tugas hidup mereka secara selaras, serasi, seimbang antara lahir-batin, jasmani-rohani, material-spiritual, dan individu-sosial. Selaras dengan itu, pendidikan agama Katolik secara khusus bertujuan membangun dan membimbing peserta didik agar tumbuh berkembang mencapai kepribadian utuh  yang  semakin  mencerminkan  diri  mereka  sebagai  gambar  Allah,  sebab  demikianlah “Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia” (Kejadian 1:27). Sebagai makhluk yang diciptakan seturut gambar Allah, manusia perlu mengembangkan sifat cinta kasih dan takut akan Allah, memiliki kecerdasan, keterampilan, pekerti luhur, memelihara lingkungan, serta ikut bertanggung jawab dalam pembangunan masyarakat, bangsa, dan negara. [Sigit DK: 2013]

Buku pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti ini ditulis dengan semangat itu. Pembelajarannya dibagi-bagi dalam kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan siswa dalam usaha memahami pengetahuan agamanya. Akan tetapi pengetahuan agama bukanlah hasil akhir yang dituju. Pemahaman tersebut harus diaktualisasikan dalam tindakan nyata dan sikap keseharian yang sesuai dengan tuntunan agamanya, baik dalam bentuk ibadah ritual maupun ibadah sosial. Untuk itu, sebagai buku agama yang mengacu pada kurikulum berbasis kompetensi, rencana pembelajarannya dinyatakan dalam bentuk aktivitas-aktivitas. Di dalamnya dirancang urutan pembelajaran yang dinyatakan dalam kegiatan-kegiatan keagamaan yang harus dilakukan siswa. Dengan demikian, buku ini menuntun apa yang harus dilakukan siswa bersama guru dan teman-teman sekelasnya untuk memahami dan menjalankan ajaran iman Katolik.

Buku ini bukanlah satu-satunya sumber belajar bagi siswa. Sesuai dengan pendekatan yang dipergunakan dalam Kurikulum 2013, siswa didorong untuk mempelajari agamanya melalui pengamatan terhadap sumber belajar yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Lebih- lebih untuk usia remaja perlu ditantang untuk kritis sekaligus peka dalam menyikapi fenomena alam, sosial, dan seni budaya.

Peran guru sangat penting untuk menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersedian kegiatan yang ada pada buku ini. Penyesuaian ini antara lain dengan membuka kesempatan luas bagi kreativitas guru untuk memperkayanya dengan kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan dengan tempat di mana buku ini diajarkan, baik belajar melalui sumber tertulis maupun belajar langsung dari sumber lingkungan sosial dan alam sekitar.

Komisi Kateketik Konferensi Waligereja Indonesia sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas ajaran iman Katolik berterima kasih kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atas kerja sama yang baik selama ini mulai dari proses penyusunan kurikulum hingga penulisan buku teks pelajaran ini.

Jakarta, Februari 2017

Koordinator Tim Penulis Buku

Komisi Kateketik KWI

 

Disklaimer

Buku ini merupakan buku guru yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013. Buku guru ini disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan dipergunakan dalam tahap awal penerapan Kurikulum 2013. Buku ini merupakan “dokumen hidup” yang senantiasa diperbaiki, diperbaharui, dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika kebutuhan dan perubahan zaman. Masukan dari berbagai kalangan yang dialamatkan kepada penulis dan laman http://buku.kemdikbud.go.id atau melalui email buku@kemdikbud.go.id diharapkan dapat meningkatkan kualitas buku ini.

Hak Cipta © 2017 pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dilindungi Undang-Undang

985 kali dilihat, 0 kali dilihat hari ini

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *