Kelas 7 SMP Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Siswa 2017

6,465,718 kali dilihat, 0 kali dilihat hari ini

Kelas_07_SMP_Pendidikan_Agama_Khonghucu_dan_Budi_Pekerti_Siswa_2017_001

Free Download Buku Sekolah Digital

Cara Download Buku Pelajaran Sekolah

  • Download via website: Klik tombol merah bertuliskan “Click Here to Download”
  • Download via email: Menghubungi Redaksi ebookanak.com via WA 0815 6148 165

Spesifikasi Buku Pelajaran Sekolah

  • Judul :Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi PekertI Kelas 7 SMP
  • Kurikulum: 2013 Edisi Revisi 2017
  • Penulis : Js. Gunadi, dan Js. Hartono Hutomo.
  • Penelaah : Js. Maria Engeline Santoso, dan Ws. Mulyadi. Penyelia.
  • Penyelia Penerbitan : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

 

Daftar Isi 

Kata Pengantar  iv

Daftar Isi v

Bab 1   Definisi, Fungsi, dan Tujuan Pengajaran Agama

Fenomena  1

Tahukah Kamu  4

  1. Definisi Agama 4
  2. Fungsi dan Tujuan Pengajaran Agama 7
  3. Pendidikan Agama di Sekolah 8
  4. Komunitas Agama Khonghucu 8

Aku Tahu   10

Lagu Pujian   11

Hikmah Cerita  12

Penilaian Diri  14

Evaluasi Pelajaran I  15

Daftar Istilah  16

Bab 2   Sejarah dan Perkembangan Agama Konghucu

Fenomena   17

Tahukah Kamu  18

  1. Istilah Asli Agama Khonghucu 18
  2. Nabi Besar Penyempurna Ru Jiao 20
  3. Agama Khonghucu di Indonesia 23

Aku Tahu  28

Lagu Pujian   29

Hikmah Cerita  30

Penilaian Diri  32

Evaluasi Pelajaran II  34

Daftar Istilah  35

Bab III   Hikayat Suci Nabi Kongzi

Fenomena    35

Tahukah Kamu  37

  1. Silsilah Nenek Moyang Nabi Kongzi 37
  2. Tanda-Tanda Kelahiran Nabi Kongzi 38
  3. Kehidupan Nabi Kongzi 41

Aku Tahu   47

Lagu Pujian     48

Hikmah Cerita  49

Evaluasi Pelajaran III   51

Daftar Istilah  53

Bab IV   Nabi Kongzi Sebagai Muduo

Fenomena   54

Tahukah Kamu  56

  1. Arti Muduo 56
  2. Nabi Kongzi Sebagai Muduo 57
  3. Pengembaraan Nabi Kongzi 57

 C.1  Awal Pengembaraan   58

C.2  Perjalanan dalam Pengembaraannya  58

C.3  Akhir Pengembaraan   61    

  1. Akhir Kehidupan Nabi Kongzi 62

Aku Tahu       65

Lagu Pujian      66

Hikmah Cerita  67

Evaluasi Pelajaran IV  69

Daftar Istilah  71

Bab V   Pengakuan Iman yang Pokok

Fenomena  72

Tahukah Kamu  76

  1. Arti Iman Secara Etimologi/Karakter Huruf 76
  2. Pengakuan Iman yang Pokok 77
  3. Delapan Ajaran Iman 80

Aku Tahu     83

Lagu Pujian   84

Hikmah Cerita  85

Penilaian Diri  87

Evaluasi Pelajaran V   88

Daftar Istilah  90

Bab VI   Tempat Ibadat Umat Khonghucu

Fenomena   91

Tahukah Kamu  91

  1. Tempat Ibadat Umat Khonghucu 92
  2. Rumah Ibadat Kebaktian 94
  3. Ciri Khas Kelenteng Agama Khonghucu 95
  4. Nilai-Nilai Utama Kelenteng 97

Aku Tahu   98

Lagu Pujian    99

Hikmah Cerita  100

Evaluasi Bab VI 102

Daftar Istilah  103

Bab VII   Sikap dan Perilaku Junzi

Fenomena    104

Tahukah Kamu  104

  1. Pendidikan Budi Pekerti 106
  2. Hati-hati dan Sungguh-Sungguh 107
  3. Rendah Hati 113
  4. Sederhana dan Suka Mengalah 115

Aku Tahu      116

Lagu Pujian      117

Hikmah Cerita  118

Penilaian Diri  120

Evaluasi Pelajaran VII  121

Daftar Istilah  123

Daftar Pustaka  124

Daftar Indeks  125

Profil Penulis  128

Profil Penelaah  130

Profil Editor  132

 

Kata Pengantar

Hadirnya Kurikulum baru bukan berarti Kurikulum lama tidak bagus. Kurikulum selalu baik dan cocok pad ajamannya. Kurikulum 2013 disiapkan untuk mencetak generasi yang siap di dalam menghadapi masa depan. Karen aitu, Kurikulum disusun untuk mengantisipasi perkembangan masa depan. Pergeseran paradigma belajar abad 21 dan kerangka kompetensi abad XXI menjadi pijakan di dalam pengembangan Kurikulum 2013.

Tema pengembangan Kurikulum 2013 adalah dapat menghasilkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap (tahu mengapa), keterampilan (tahu bagaimana), dan pengetahuan (tahu apa) yang terintegrasi. Diakui dalam perkembangan kehidupan dan ilmu pengetahuan abad XXI, kini memang telah terjadi pergeseran baik ciri maupun model pembelajaran. Inilah yang diantisipasi pada Kurikulum 2013.

Sudah barang tentu untuk mencapai tema itu, dibutuhkan proses pembelajaran yang mendukung kreativitas. Itu sebabnya perlu merumuskan Kurikulum yang mengedepankan pengalaman personal melalui proses mengamati, menanya, menalar, dan mencoba (observation based learning) untuk meningkatkan kreativitas peserta didik. Di samping itu, dibiasakan bagi peserta didik untuk bekerja dalam jejaringan melalui collaborative learning.

Pengembangan Kurikulum 2013, selain untuk memberi jawaban  terhadap beberapa permasalahan yang melekat pada Kurikulum 2006, bertujuan juga untuk mendorong peserta didik, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengomunikasikan (mempresentasikan), apa yang diperoleh atau diketahui setelah siswa menerima materi pembelajaran.

Melalui pendekatan itu diharapkan siswa kita memiliki kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang jauh lebih baik. Mereka akan lebihk reatif, inovatif, dan lebih produktif. Sedikitnya ada lima entitas, masing-masing peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, manajemen satuan pendidikan, negara dan bangsa, serta masyarakatu mum, yang diharapkan mengalami perubahan.

Sedikitnya ada dua faktor besar dalam keberhasilan Kurikulum 2013. Pertama, penentu, yaitu kesesuaian kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) dengan Kurikulum dan buku teks. Kedua, faktor pendukung yang terdiri dari tiga unsur; (i) ketersediaan buku sebagai bahan ajar dan sumber belajar yang mengintegrasikan standar pembentuk Kurikulum; (ii) penguatan peran pemerintah dalam pembinaan dan pengawasan; dan (iii) penguatan manajemen dan budaya sekolah.

Seiring implementasi Kurikulum 2013 tersebut, guru (mau tidak mau) dipacu untuk terus meningkatkan kemampuan dalam segala hal terkait dengan bidang pekerjaan (mulia)nya ini. Kemampuan mengelola kelas, merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran,  serta melakukan penilaian. Oleh karena itu, dalam rangka mendorong peningkatan kualitas pembelajaran diperlukan Buku Panduan Guru dalam melaksanakan proses pembelajaran disekolah yang sekaligus menjadi panduan implementasi Kurikulum 2013. 

Panduan ini diharapkan dapat menjadi salah satu acuan  atau referensi bagi para Pendidik dalam merencanakan, mengembangkan, dan melaksanakan proses pembelajaran serta menilai hasil pembelajaran sesuai dengan konsep Kurikulum 2013.

Pada diri guru, sedikitnya ada empat aspek yang harus diberi perhatian khusus dalam rencana implementasi dan keterlaksanaan Kurikulum 2013, yaitu kompetensi pedagogi; kompetensi akademik (keilmuan); kompetensi sosial; dan kompetensi manajerial atau kepemimpinan. Guru sebagai ujung tombak penerapan Kurikulum, diharapkan bisa menyiapkan dan membuka diri terhadap beberapa kemungkinan terjadinya perubahan.

Kesiapan guru lebih penting dari pada pengembangan Kurikulum 2013. Kenapa guru menjadi penting? Karena dalam Kurikulum 2013, bertujuan mendorong peserta didik, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), terhadap apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah menerima materi pembelajaran. Guru berperan besar di dalam proses pembelajaran berbasis Kurikulum 2013. Guru kedepan dituntut tidak hanya cerdas tapi juga adaptip terhadap perubahan.

Akhirnya, ijinkan kami menyitir satu nasihat bijak tentang siapa sebenarnya yang pantas dijadikan guru? Nabi Kongzi bersabda: “Orang yang memahami ajaran lama dan dapat menerapkannya pada yang baru, dia boleh dijadikan guru.”

Penulis

 

Disklaimer

Buku ini merupakan buku guru yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013. Buku guru ini disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan dipergunakan dalam tahap awal penerapan Kurikulum 2013. Buku ini merupakan “dokumen hidup” yang senantiasa diperbaiki, diperbaharui, dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika kebutuhan dan perubahan zaman. Masukan dari berbagai kalangan yang dialamatkan kepada penulis dan laman http://buku.kemdikbud.go.id atau melalui email [email protected] diharapkan dapat meningkatkan kualitas buku ini.

Hak Cipta © 2017 pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dilindungi Undang-Undang

7,420 kali dilihat, 0 kali dilihat hari ini

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *