Bagaimana Terjadinya Air Zamzam?

8,961,440 kali dilihat, 4,404 kali dilihat hari ini

Sepeninggal Ibrahim, Ismail kecil kehausan dan kelaparan. Ia menangis meronta-ronta. Bunda Hajar bingung. Makanan dan minuman sudah habis. Air susunya juga sudah tidak bisa keluar lagi. Sementara di tempat itu tak ada sedikit pun yang bisa dimakan dan diminum. Tempat itu pun amat sepi. Hajar pun berlari ke sana ke mari. Bolak-balik hingga 7 kali putaran antara bukit Safa dan Marwah untuk mencari air. Pada saat kebingungan tersebut, tiba-tiba muncul Malaikat Jibril menolongnya. Dengan sayapnya Malaikat Jibril lalu menggali tanah. Dan Tiba-tiba…. SUUUUR! Muncul sebuah sumber air memancar deras dan amat jernih dari dalam tanah. Malaikat Jibril berseru, “Zam-Zam! Zam-Zam!” Artinya berkumpullah. Maka air pun berkumpul menjadi sebuah mata air. Alhamdulliah, Bunda Hajar dan Ismail pun  segera meminum air itu sampai hilang rasa dahaganya. Air itu pun kemudian dikenal sebagai air zam zam.

Apa Keistimewaan Air Zamzam?
Sejak dulu sampai sekarang, sumber mata air zamzam tidak pernah berkurang, apalagi kering. Setelah ada mata air zamzam, maka tempat yang awalnya sepi dan kering kerontang itu, pelan-pelan berubah menjadi tempat yang ramai dan subur. ***

1,477 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *