Nabi Ishaq Sempat Berdialog dengan Malaikat Izrail.

8,958,672 kali dilihat, 1,638 kali dilihat hari ini

Setelah 20 tahun pernikahannya, Ishaq baru memiliki 2 orang putra kembar bernama Ishu dan Yaqub. Saat lahir Yaqub memegangi kedua kaki Ishu sehingga dinamai Yaqub. Ishaq lebih menyayangi Ishu karena yang pertama lahir. Ishu menurunkan nenek moyang bangsa Romawi. Sementara bunda Rifqa lebih menyayangi Yaqub karena ia anak bungsu. Namun Ishu tidak menyenangi Yaqub karena Yaqub pernah didoakan secara khusus oleh Ishaq, sementara dirinya tidak.

Suatu hari, Ishaq memanggil kedua putranya untuk berdoa, namun hanya Yaqub yang datang. Saat itu Ishu sedang pergi berburu. Ishaq lalu membacakan doa untuk Yaqub, “Semoga Allah memberikan embun dari langit dan kekayaan dari bumi. Hendaklah semua orang tunduk kepadamu agar engkau menjadi tuan atas mereka dan atas saudaramu.”

Tahukah kamu?

Ishaq hidup sekitar tahun 1761 SM – 1638 SM. Sebelum wafat, Ishaq masih sempat berdialog dengan Malaikat Izrail. “Wahai Izrail, apakah Allah mengutusmu untuk mencabut nyawaku?” tanya Ishaq. “Benar. Aku datang hendak membawamu ke surga.” Ishaq tersenyum bahagia. Setelah Ishaq mendoakan Ya’kub, dengan sangat lembut Malaikat Izrail mencabut nyawanya. Ishaq wafat pada usia 180 tahun di Kota Jirun, Madinah. Ishaq kemudian dimakamkan di gua dekat makam Ibrahim, ayahnya. ***

3,107 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *