Nabi Musa dan Makhluk Paling Khusuk Beribadah

8,636,211 kali dilihat, 7,141 kali dilihat hari ini

Suatu hari, Musa bertemu dengan seekor burung yang beribadah paling ikhlas dan khusuk. Ia tampak terus sibuk berzikir di atas sebuah dahan besar yang menjulur ke pantai.

“Aku sudah mulai berzikir sejak diciptakan Allah,” jawab si burung pada Musa. “Wahai, burung. Apa ada sesuatu yang engkau inginkan di dunia ini?” tanya Musa.

“Aku hanya ingin minum setetes air laut ini,” jelas si burung. “Tapi, aku tak ingin kenikmatan air itu merusak kenikmatanku berzikir selama ini pada Allah….” jelas si burung sambil kembali meneruskan zikirnya. Musa kagum dengan ketakwaan dan ketaatan si burung itu pada Allah.

Tahukah Kamu

Musa lahir di Mesir pada masa pemerintahan Raja Fir’aun. Ibunya bernama Yukabad dan ayahnya bernama Imran bin Yashar.
Raja Fir’aun seorang raja yang  kejam. Waktu itu Fir’aun memerintahkan pasukannya untuk melenyapkan setiap bayi laki-laki yang lahir.

Ketika Musa lahir, bayi Musa ditaruh di dalam peti kemudian dihanyutkan ke sungai Nil. Peti itu ditemukan oleh Asyiyah istri Fir’aun. Asyiyah dengan seizin Fir’aun merawat Musa. Musa hidup sekitar tahun 1527 SM – 1407 SM.

Ia wafat pada usia 120 tahun. Musa digelari Kalimullah yang artinya orang yang diajak bicara oleh Allah. Dengan tongkatnya Musa bisa membelah laut merah untuk jalan kaumnya menyeberang saat dikejar Raja Fir’aun dan pasukannya. ***

1,732 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *