Ebook Anak

Nabi Musa Tak Sengaja Memukul Mati Orang Mesir

1,155,633 kali dilihat, 4,197 kali dilihat hari ini

Nabi Musa Tak Sengaja Memukul Mati Orang Mesir

Nabi Musa as tumbuh menjadi seorang pangeran Mesir.

Nabi Musa as mengenakan pakaian yang indah dan mahal.

Nabi Musa as belajar di sekolah kerajaan, berpakaian, dan berbicara seperti orang Mesir.

Namun, Nabi Musa as tidak pernah lupa kalau dia keturunan Bani Israel.

Nabi Musa as melihat bagaimana orang-orang Bani Israel menderita.

Di mana-mana, laki-laki Bani Israel ditindas.

Ada juga perempuan Bani Israel yang dipaksa membuat batu bata di bawah sengatan matahari.

Nabi Musa bahkan mendapati anak-anak Bani Israel berpakaian compang-camping dan orang tua yang punggungnya penuh bekas cambukan.     

Suatu hari, Nabi Musa as melihat dua orang laki-laki sedang berkelahi.

Yang satu seorang laki-laki Mesir, sedangkan yang satu lagi seorang laki-laki Bani Israel.

Nabi Musa as mencoba menghentikan perkelahian, tapi kedua orang itu tidak mau berhenti.

Malahan laki-laki Mesir itu berhasil memukul laki-laki Bani Israel.

Laki-laki Bani Israel itu meminta bantuan Nabi Musa as.

Nabi Musa as lalu memukul laki-laki Mesir itu.

Nabi Musa as kaget karena pukulannya itu telah membuat laki-laki Mesir itu mati.

Laki-laki Bani Israel itu langsung melarikan diri.

Nabi Musa as sangat menyesal telah memukul laki-laki Mesir itu.

“Oh, ini pekerjaan setan. Sungguh, setan musuh yang sangat menyesatkan.”

Nabi Musa as berdoa kepada Allah SWT, “Ya Allah, sesungguhnya aku telah berbuat aniaya, sebab itu ampunilah dosaku.”

Kemudian Allah SWT mengampuni dosanya.

Namun Nabi Musa as masih ketakutan karena dia pasti akan dihukum oleh orang-orang Mesir.

Nabi Musa as pun berdoa lagi, “Ya Tuhanku, engkau telah memberiku banyak kenikmatan, janganlah biarkan aku menolong orang yang berdosa lagi.”

Setelah berdoa, Nabi Musa as masuk ke Kota Mesir diam-diam.

Hari itu, Nabi Musa as dapat kembali ke tempat tinggalnya dengan selamat.

Beberapa hari kemudian, Nabi Musa as berjalan-jalan lagi.

Kemudian, Nabi Musa as melihat laki-laki yang kemarin berkelahi lagi.

Laki-laki itu kembali meminta tolong kepada Nabi Musa as, namun Nabi Musa as menolaknya.

“Sungguh engkau orang yang sesat,” ucap Nabi Musa as.

Laki-laki Bani Israel itu menjadi marah.

Kemudian laki-laki Bani Isrel itu berkata, “Hai Musa, adakah engkau hendak membunuh saya seperti engkau telah membunuh laki-laki Mesir itu.”

Mendengar teriakan laki-laki itu Nabi Musa as menjadi ketakutan.

Kemudian, dari arah kota datang seorang laki-laki.

Dia berkata, “Hai Musa, sesungguhnya para bangsawan telah sepakat akan membunuhmu. Sebaiknya
kamu segera pergi dari sini.”

Mendengar hal itu, Nabi Musa as jadi ketakutan.

Nabi Musa as memutuskan pergi dari Mesir, walaupun tidak tahu akan pergi ke mana.

Nabi Musa as mengembara sejauh mungkin, melintasi padang gurun yang ganas.

QS. Al Qashash: 14-22

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Rani Yulianti
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Dini Tresnadewi dan Aep Saepudin
  • Desainer dan layouter: Jumari, Nurul Ihsan
  • Penerbit: Erlangga For Kids (Jakarta, Indonesia)

Jasa penerbitan buku dan self publishing

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *