Ebook Anak

Nabi Zakaria dan Pohon Bisa Membelah Sendiri

1,155,564 kali dilihat, 4,128 kali dilihat hari ini

Nabi Zakaria dan Pohon Bisa Membelah Sendiri

Kelahiran Yahya disambut dengan sukacita oleh Nabi Zakaria as dan istrinya.

Nabi Zakaria as tidak henti-hentinya bersyukur kepada Allah SWT yang telah mengaruniakan seorang putra kepadanya.

Nabi Zakaria as pun memelihara Yahya dengan baik.

Sejak kecil, Allah SWT telah menjaga Yahya dari perbuatan syirik dan maksiat.

Yahya pun menjadi seorang anak yang sangat berbakti kepada orangtuanya, tidak berbuat sombong dan durhaka.

Setelah Yahya besar, Allah SWT pun mengangkatnya menjadi seorang nabi.

Pada saat Nabi Yahya as sudah dewasa, daerah tempat tinggalnya dikuasai oleh seorang raja yang zalim bernama Herodes.

Raja Herodes tersebut ingin menikahi anak tirinya yang bernama Herodia.

Sementara itu, menurut hukum Allah SWT, tidak boleh seorang ayah menikahi anak tirinya sendiri.

Raja Herodes tersebut jatuh cinta terhadap anak tirinya dan tidak mau menurut pada hukum Allah SWT.

Raja Herodes tersebut juga telah berbuat durhaka.

Untuk memenuhi keinginannya, Raja Herodes berkata kepada rakyatnya, “Barang siapa yang berani menghalangi pernikahanku maka orang itu akan dibunuh.”

Mendengar ancaman raja Herodes tersebut, Nabi Zakaria as dan Nabi Yahya as tidak merasa takut.

Mereka para nabi Allah merasa harus menegakkan kebenaran.

Mereka pun menghalangi perbuatan sang raja.

Nabi Yahya as dan Nabi Zakaria as menentang keras pernikahan tersebut sehingga banyak rakyat juga yang menentang rajanya.

Melihat hal tersebut, sang Raja Herodes tidak tinggal diam.

Sesuai dengan ancamannya, Raja Herodes pun mengejar Nabi Zakaria as dan Nabi Yahya as.

Para tentara Raja Herodes berhasil menangkap Nabi Yahya as.

Para tentara Raja Herodes membunuh Nabi Yahya as.

Mendengar putranya telah dibunuh Raja Herodes, Nabi Zakaria as pun melarikan diri ke sebuah kebun di dekat Baitulmaqdis.

Di dalam kebun tersebut, ada sebuah pohon besar.

Berkat mukjizat yang diberikan Allah SWT, pohon itu belah menjadi dua.

Nabi Zakaria as pun masuk dan berdiri di tengahnya.

Pohon itu pun menutup kembali.

Setan memberi tahu para tentara Raja Herodes tentang keberadaan Nabi Zakaria as di dalam batang pohon itu.

Para tentara Raja Herodes pun menggergaji pohon tersebut hingga Nabi Zakaria as pun wafat.

 

Supported Conten by:

Studio Creative Business Media (CBM Agency)

Kontak:

Telp/WA/SMS: 0815 6148 165

Kontributor

Penulis: Rani Yulianti

Penyunting: Nurul Ihsan

Ilustrator: Dini Tresnadewi dan Aep Saepudin

Desainer dan layouter: Jumari, Nurul Ihsan

Penerbit: Erlangga For Kids (Jakarta, Indonesia)

www.ebookanak.com

www.katabaca.com

 www.cbmagency.com

www.cbmagency.com/shop

 

280 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *