Ebook Anak

Yudas Diserupakan Nabi Isa yang Disalib

1,508,552 kali dilihat, 1,601 kali dilihat hari ini

Yudas Diserupakan Nabi Isa yang Disalib

Nabi Isa as tumbuh menjadi seorang pemuda yang gagah.

Nabi Isa as pun menyebarkan perintah untuk menyembah Allah SWT.

Nabi Isa as menjelaskan, bahwa Allah SWT selalu mendengar dan mengabulkan doa orang-orang.

Ke mana pun Nabi Isa as pergi, banyak orang yang mengikutinya karena ingin mendengarkan ajarannya lebih banyak.

Saat itu, penyakit yang paling ditakuti adalah penyakit kusta.

Penyakit kusta merusak kulit dan mematikan rasa.

Penyakit kusta itu menyebar ke seluruh tubuh sampai ke tangan.

Jari dan jempol pun bisa rusak oleh penyakit kusta. 

Wajah menjadi bopeng dan rusak.

Seseorang yang berpenyakit kusta dianggap mendapat kutukan yang mengerikan.

Tidak ada seorang pun yang mau menyentuh atau mendekati penderita kusta, apalagi mengobatinya.

Penderita kusta hidup menyendiri.

Biasanya, mereka tinggal di gua-gua yang gelap.

Suatu hari, seorang penderita kusta mendengar berita tentang Nabi Isa as dan ajarannya.

Penderita kusta pun bermaksud menemui Nabi Isa as.

Orang yang berpenyakit kusta pun melihat Nabi Isa as yang dikelilingi pengikutnya.

Orang yang berpenyakit kusta pun mendekati Nabi Isa as.

Namun, orang-orang di sekitarnya segera menjauhinya.

Nabi Isa as tetap diam menunggu kedatangan orang tersebut.

“Nabi Isa, sembuhkanlah aku!” ucap penderita kusta itu.

Nabi Isa as pun menjulurkan tangannya dan menyentuh tangan si kusta.

Seketika itu juga, kulit laki-laki penderita kusta itu menjadi mulus.

Semua penyakitnya hilang, dia pun kembali menjadi manusia normal.

Sejak saat itu, banyak orang yang datang kepada Nabi Isa as.

Mereka semua ingin disembuhkan.

Orang buta, tuli, dan yang tidak dapat berjalan menemui Nabi Isa as untuk disembuhkan.

Suatu hari, Nabi Isa as mengajar di sebuah rumah.

Banyak laki-laki dan perempuan yang datang ingin melihat sosok Nabi Isa as.

Pada hari itu, datang empat orang laki-laki yang mengangkut teman mereka di atas usungan.

Orang yang diusung itu lumpuh dari kepala sampai kaki.

Nabi Isa as pun menyentuh dahi laki-laki lumpuh itu.

Kemudian, orang yang lumpuh itu dapat bergerak.

Dia dapat berdiri dan melompat.

Dia pun berlari keluar untuk memberitahukan kesembuhannya kepada orang-orang.

Selain itu, mukjizat Nabi Isa as yaitu dapat menghidangkan makanan dari langit dan membuat burung hidup dari tanah liat dengan izin Allah.

(QS. Al Maidah: 110-115 dan Ali Imran: 46-48)

 

Pengikut Nabi Isa as

Para pengikut Nabi Isa as yang setia dikenal dengan sebutan kaum Hawari.

Mereka mengaku telah beriman kepada Allah SWT dan utusannya.

Mereka juga telah berserah diri kepada Allah SWT.

“Hai Isa, putra Maryam, berkenankah Tuhanmu menurunkan hidangan dari langit untuk kami?” tanya kaum Hawari kepada Nabi Isa as.

“Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang beriman.” jawab Nabi Isa as kepada kaum Hawari.

“Kami ingin makan hidangan itu supaya hati kami tenteram dan supaya kami yakin, bahwa engkau selama ini berkata benar, sementara kami menjadi saksi atas perkataanmu,” kata kaum Hawari menegaskan lagi kepada Nabi Isa as.

Nabi Isa as pun berdoa agar Tuhan menurunkan hidangan dari langit.

“Ya Tuhanku, turunkanlah hidangan dari langit agar menjadi bukti untuk mereka dan berikanlah rezeki kepada kami.”

Allah berfirman, “Sesungguhnya, Aku akan menurunkan hidangan kepadamu. Namun, barang siapa yang kafir setelah memakan hidangan ini maka akan mendapat siksaan dari-Ku.”

Di antara orang Hawari tersebut ada seorang pengikut Nabi Isa as yang berkhianat.

Dia bernama Yudas Iskariot. 

Berdasarkan laporan palsu Yudas, Raja Romawi menghukum Nabi Isa as.

Nabi Isa as akan dihukum salib.

Namun, sebelum disalib, Allah SWT telah mengangkat Nabi Isa as ke langit.

Sementara itu, wajah Yudas diserupakan Nabi Isa as sehingga yang dihukum salib tersebut adalah Yudas.

Menurut Al-Quran, pada hari kiamat, Nabi Isa as akan turun ke bumi untuk melawan Dajjal yang akan membuat kehancuran di muka bumi ini.

 

Supported Conten by:

Studio Creative Business Media (CBM Agency)

Kontak:

Telp/WA/SMS: 0815 6148 165

Kontributor

Penulis: Rani Yulianti

Penyunting: Nurul Ihsan

Ilustrator: Dini Tresnadewi dan Aep Saepudin

Desainer dan layouter: Jumari, Nurul Ihsan

Penerbit: Erlangga For Kids (Jakarta, Indonesia)

www.ebookanak.com

www.katabaca.com

 www.cbmagency.com

www.cbmagency.com/shop

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *