Christopher Columbus Sang Penjelajah Dunia Baru

Loading

Dari sana, Columbus meneruskan pelayarannya ke Asia. Pelayaran itu amat berat dan panjang.

Christopher Columbus merupakan penjelajah dan pedagang asal Genoa, Italia.

Dia terkenal berkat penjelajahannya menemukan Dunia Baru atau benua Amerika.

Columbus lahir di Genoa pada 30 Oktober 1451.

Dia wafat di Valladolid pada 20 Mei 1506.

Nahkoda yang Cekatan

Columbus lahir di Genoa, Italia.

Ayahnya seorang penenun dan pemilik toko.

Sejak kecil, Columbus sudah bekerja membantu ayahnya.

Ketika beranjak dewasa, Columbus bekerja sebagai agen usaha di suatu perusahaan.

Karena pekerjaan itulah dia sering berlayar ke Eropa Utara dan Eslandia.

Columbus adalah nahkoda kapal dan navigator yang cekatan.

Bumi itu Bulat

Columbus senang mempelajari sesuatu.

Dia menguasai beberapa bahasa dan membaca banyak buku.

Baca juga:  Benjamin Franklin, Tokoh yang Banyak Karya

Columbus membaca buku-buku pelayaran seperti Imago Mundi dan Historia Rerum karya Pierre d Ailly.

Berkat pengetahuannya, Columbus sadar bahwa bumi itu bulat.

Pada masanya, orang-orang percaya bahwa bumi itu berbentuk datar.

Berlayar Ke Asia

Jika bumi itu bulat, maka orang akan lebih cepat sampai ke Asia jika berlayar lewat barat.

Columbus yakin akan hal ini.

Dia ingin membuktikannya.

Namun, Columbus tidak memiliki uang yang cukup untuk melakukan pelayaran ini.

Columbus mencari dukungan, tapi selalu gagal.

Dukungan itu akhirnya datang dari Ratu Isabella dan Raja Ferdinand dari Spanyol.

Maka, Columbus pun berlayar dengan armada yang terdiri atas tiga kapal: Santa Maria, Pinta, dan Nina.

Baca juga:  George Washington Bapak Pendiri Amerika Serikat

Armada itu berangkat dari pelabuhan Palos, Spanyol.

Menemukan Benua Amerika

Columbus dan armadanya berlayar ke arah barat, menuju kepulauan Canary di lepas pantai Afrika.

Dari sana, Columbus meneruskan pelayarannya ke Asia.

Pelayaran itu amat berat dan panjang.

Tidak sedikit awak kapal Columbus yang hampir menyerah.

Namun, Columbus tetap teguh dengan keyakinannya.

Pada 12 Oktober 1492, armada Columbus mendarat di pantai Guanahani, kepulauan Bahama.

Columbus kemudian menamai tempat itu San Salvador.

Columbus mengira telah menemukan India, maka dia menyebut suku asli di daerah itu sebagai suku Indian.

Meskipun bukan yang pertama menemukan benua Amerika, pelayaran Columbus dinilai penting.

Sebab, pelayaran ini telah membuka jalan bagi bangsa Eropa menuju Dunia Baru: Amerika.

Baca juga:  Aristoteles, Bapak Ilmu Pengetahuan

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Mitha Yanuarti
  • Ilustrator: Inner child
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Oase (Bandung, Indonesia)
  • Copyright: Nurul Ihsan/cbmagency.com
jasa penerbitan buku online dan offline.

Loading

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *