Ebook Anak

Purbasari dan Lutung Kasarung

 12,015,748 total views,  852 views today

Purbasari dan Lutung Kasarung

Di Kerajaan Pasir Batang Anu Girang, hiduplah seorang raja yang bernama Tapa Ageung dan permaisurinya, Nitisuri.

Mereka mempunyai tujuh orang putri yakni Purba Rarang, Purba Dewata, Purba Kencana, Purba Manik, Purba Endah, Purba Leuwih, dan Purba Sari.

Suatu hari, Tapa Ageung hendak bertapa, ia kemudian menyerahkan kerajaannya pada putri bungsunya, Purba Sari.

Karena Purba Sari masih kecil, untuk sementara perwalian dipegang oleh putri tertua, Purba Rarang.

Tapi, Purba Rarang membenci Purba Sari.

Tanpa sepengetahuan raja, Purba Rarang kemudian melumuri Purba Sari dengan jelaga hitam sampai mirip monyet dan kemudian menyuruhnya tinggal di hutan.

Sementara itu di kahyangan, seorang pangeran tampan bernama Guru Minda dibuang ke dunia, karena ia ingin menikahi seorang putri di bumi.

Guru Minda kemudian turun ke bumi dengan menjelma mirip Lutung Kasarung atau monyet.

Lutung Kasarung kemudian ditangkap oleh pengawal kerajaan agar bisa menjadi teman Purba Sari di hutan.

Rupanya, Lutung Kasarung mengagumi kecantikan Purba sari.

Dengan kesaktiannya, Lutung Kasarung kemudian membangun istana untuk Purba Sari.

Lutung Kasarung juga mengubah Purba Sari kembali cantik.

Purba Rarang kesal mengetahui Purba Sari kembali cantik.

Purba Rarang pun kemudian menyuruh Purba Sari untuk membendung sungai besar dan menangkap banteng liar.

Kalau gagal melaksanakan dua perintah itu, maka Purba Sari akan dihukum mati.

Beruntung, Lutung Kasarung bisa membantu Purba Sari menyelesaikan tantangan ini tepat pada waktunya.

Purba Rarang pun kian kesal.

Purba Rarang menantang Purba Sari berlomba cocok tanam, masak, menenun, dan merias diri.

Beruntung semuanya dimenangkan Purba Sari.

Dan terakhir, Purba Rarang menantang Purba Sari memamerkan ketampanan dan kegagahan tunangannya dengan Lutung Kasarung.

Akhirnya, Lutung Kasarung memperlihatkan wajah aslinya pada Purbasari sebagai Guru Minda, seorang pangeran tampan dan gagah dari kahyangan.

Ketampanan Guru Minda jauh mengalahkan ketampanan tunangan Purba Rarang.

Purba Rarang pun kalah dan harus dihukum mati.

Namun Purba Sari mengampuninya dan membolehkan kakak-kakanya tetap tinggal di istana.

Akhirnya, Purba Sari menikah dengan Guru Minda dan memerintah kerajaan Pasir Batang Anu Girang dengan adil dan bijaksana.

Pesan Moral
Sifat pemaaf merupakan cermin seorang berjiwa santun.

(Cerita dan Dongeng Rakyat Provinsi Banten)

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Nurul Ihsan
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Rachman
  • Desainer dan layouter: Kamil Supriatna
  • Penerbit: Transmedia Pustaka (Jakarta, Indonesia)
  • Copyright: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

Jasa penerbitan buku dan self publishing

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *