Ebook Anak

Asal Kata Minangkabau dan Adu Kerbau

 12,093,269 total views,  635 views today

Lama-lama serudukan anak kerbau itu melukai perut kerbau besar.

Di Kerajaan Pagaruyung sedang ada pertandingan adu kerbau dengan kerajaan tetangga.

Kerajaan Pagaruyung memilih seekor anak kerbau yang masih kecil, tapi di mulutnya dipasang besi runcing yang berbentuk kerucut.

Sehari sebelum pertandingan, anak kerbau itu dipisahkan dari induknya.

Anak kerbau itu masih menyusu pada induknya.

Sementara kerajaan tetangga memilih seekor induk kerbau yang berbadan tinggi besar dan gagah.

Pada saat pertandingan di lapangan, anak kerbau kerajaan Pagaruyung langsung memburu kerbau dari kerajaan tetangga yang disangka induknya.

Anak kerbau itu terus mengejar kerbau besar untuk menyusu ke arah puting susu di sekitar perutnya.    

Lama-lama serudukan anak kerbau itu melukai perut kerbau besar.

Kerbau besar pun kesakitan.

Orang-orang Pagaruyung bersorak sorai.

Karena terluka parah, kerbau kerajaan tetangga pun roboh dan kalah.

Para penonton serentak bersorak dan mengelu-elukan kemenangan itu dalam bahasa Minang.

“Manang kabau! Manang kabau!”

Bagi orang Pagaruyung kemenangan itu menjadi sebuah kebanggaan.

Akhirnya, kata “manang kabau” atau menang kerbau berubah menjadi “Minangkabau”.

Hikmah Teladan

Siasat yang jitu, salah satu kunci kemenangan.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Naskah: Nurul Ihsan
  • Ilustrasi: Innerchild
  • Desain layout: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: PT Transmedia (Jakarta, Indonesia) dan Edukids Distributors Sdn. Bhd. (Malaysia)
  • Hak cipta/Copy right: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *