Ebook Anak

Putri Bungsu dan Asal Mula Burung Ruai

 12,087,451 total views,  1,401 views today

Di saat itu, kemudian muncul seorang pertapa sakti.

Di sebuah kerajaan kecil hidup tujuh orang putri.

Ibu permaisuri ketujuh putri itu sudah lama meninggal.

Di antara ketujuh putri itu, hanya putri bungsu yang paling cantik dan berhati mulia.

Sehingga raja lebih sayang dan memerhatikan putri bungsu.

Karena itu keenam kakaknya jadi iri dan sering menganiaya putri bungsu.

Suatu hari, keenam putri itu meninggalkan putri bungsu di dalam gua yang gelap.

Putri bungsu pun tersesat dan terkurung di dalam gua berhari-hari lamanya. 

Putri bungsu terus-menerus menangis ketakutan.

Tapi, ajaibnya!

Dari tetesan air mata putri bungsu itu, lalu berubah menjadi butir-butir telur berwarna putih.

Di saat itu, kemudian muncul seorang pertapa sakti.

Pertapa itu lalu menolong putri bungsu dengan mengubah putri bungsu menjadi seekor burung.

“Aku namakan engkau burung ruai,” kata pertapa sakti pada putri bungsu.

“Eramilah telur-telur itu, maka nanti akan menjadi anak-anak burung ruai,” jelas pertapa sakti kemudian. “Mereka akan menjadi temanmu di kemudian hari.”

Maka, putri bungsu pun kemudian mengerami telur-telur itu sampai menetas.

Putri bungsu dan anak-anak burung ruai kemudian tinggal di pohon dekat istana.

Putri bungsu kemudian melihat keenam kakaknya sedang menerima hukuman dari raja. 

Hikmah Teladan

Sayangi saudaramu, seperti menyayangi diri-sendiri.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Naskah: Nurul Ihsan
  • Ilustrasi: Innerchild
  • Desain layout: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: PT Transmedia (Jakarta, Indonesia) dan Edukids Distributors Sdn. Bhd. (Malaysia)
  • Hak cipta/Copy right: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *