Ebook Anak

Seri Komik Islam Digital: Siksa Neraka

 15,196,334 total views,  3,610 views today

Allah SWT memberikan gambaran neraka melalui lisan Rasulullah SAW. Neraka merupakan balasan bagi para pelanggar larangan dan mereka yang abai terhadap perintah Allah dan Rasul-Nya.

“Sesungguhnya Neraka Jahanam itu adalah tempat akhir yang dijanjikan untuk mereka semua.”

Nabi SAW menerima wahyu tersebut sehingga menangislah beliau. Waktu itu, para sahabat belum mengetahui wahyu apa gerangan yang membuat beliau tersedu sedan. Maka, Abdurrahman bin Auf (riwayat lain mengatakan: Umar bin Khattab pun berinisiatif untuk menanyakannya, tapi melalui perantaraan Fathimah. Sebab, para sahabat tahu, Rasul SAW sangat bahagia bila bertemu muka dengan putrinya itu.) 

“Wahai Ibnu Auf, ada perlu apakah engkau kemari?” tanya Fathimah dari balik pintu.

“Aku tadi meninggalkan Nabi SAW dalam keadaan menangis dan bersedih setelah menerima wahyu dari Jibril. Sementara itu, kami hingga kini juga belum tahu apa yang telah diturunkan Jibril kepada beliau,” jawab Abdurrahman bin Auf. 

“Baiklah, kalau begitu, kembalilah terlebih dahulu. Aku akan berganti pakaian lalu segera menyusul Rasulullah. Semoga beliau nanti berkenan memberi tahuku tentang apa yang baru saja diturunkan Jibril kepadanya.”

Akhirnya, Fathimah menemui ayahandanya itu. Kemudian, dia bertanya, Fidaka nafsi, apa gerangan yang telah membuatmu menangis? tanyanya kepada Rasul SAW. Rasulullah pun menjelaskan surat yang dimaksud. Lantas, putrinya bertanya lagi, Wahai Rasulullah, seperti apakah pintu-pintu neraka itu?

“Wahai Fathimah, sesungguhnya pintu neraka yang paling ringan itu setara dengan 70 ribu gunung dari api dan pada setiap gunung tersebut terdapat 70 ribu lembah api, lalu pada tiap-tiap lembah itu terdapat 70 juta sumber api yang masing-masing berisi sejuta kota. Kemudian, pada setiap kota tersebut terdapat 70 juta istana api. Lalu, pada tiap-tiap rumah itu terdapat 70 juta ruangan api yang berisi 70 juta peti api, dan pada setiap api itu terdapat 70 juta jenis siksaan yang berbeda satu sama lain.”

Mendengar penjelasan itu, Fathimah tak kuasa menahan rasa sedih dan cemasnya. Betapa malangnya orang yang masuk neraka, katanya. Keterangan dari Nabi SAW itu lantas tersebar dari sahabat satu ke sahabat lainnya. Salman al- Farisi, misalnya langsung menuju ke permakaman Baqi al-Gharqad. 

Di sana, dia merenung, meletakkan tangannya di atas kepala, dan lantas berseru, Betapa jauhnya perjalanan menuju akhirat, dan betapa sedikitnya bekal yang kumiliki! Salman pun menangis sedih.  

(republika.co.id)


Spesifikasi Ebook
Judul: Siksa Neraka
Penulis: Irsyadul Anam
Ilustrator: MB. Rahimsyah
Penyunting:
Penata Letak:
Isi: 36 hal
Terbit:
File: PDF 6,6 MB
ISBN:
Penerbit: Pustaka Agung Harapan (Surabaya)

Cloud Hosting Partner:
PT Dewaweb
AKR Tower – 16th Floor
Jl. Panjang no.5, Kebon Jeruk
Jakarta 11530
Email: sales@dewaweb.com
Phone: (021) 2212-4702
Mobile: 0813-1888-4702
www.dewaweb.com


DOWNLOAD FULL EBOOK:
WA 0815 6148 165

DONASI: Klik di sini!
Mari dukung Gerakan Indonesia Cerdas Literasi di ebookanak.com dengan donasi dan bantu terus kemajuan dunia penerbitan Indonesia dengan membaca dan membeli buku berkualitas hanya di Penerbit Pustaka Agung Harapan (Surabaya).

 18,855 total views,  1 views today