Ebook Anak

R. Otto Iskandar Dinata Diculik dan Jenazahnya Ditemukan di Pantai Mauk Tangerang

 12,090,557 total views,  541 views today

R.Otto Iskandar Dinata Diculik dan Jenazahnya Ditemukan di Pantai Mauk Tangerang

“Si Jalak Harupat (Burung Jalak yang Berani)” adalah julukan R. Otto Iskandar Dinata.

Sebutan ini diberikan pada R. Otto Iskandar Dinata karena ia dikenal sangat berani dalam memberikan kritik pedas pada pemerintah Belanda yang sering bertindak sewenang-sewenang pada para petani.

Bahkan, R. Otto Iskandar Dinata sering diminta menghentikan pidatonya karena kata-katanya yang terlalu keras dan berani.

R. Otto Iskandar Dinata sebenarnya guru lulusan Sekolah Guru di Purworejo, Jawa Tengah.

Namun, ia juga aktif berorganisasi dan berpolitik.

Pada 1930—1935, R. Otto Iskandar Dinata diangkat menjadi anggota Volksraad sebagai wakil Paguyuban Pasundan yang didirikannya pada tahun 1914.

R. Otto Iskandar Dinata juga pernah menerbitkan surat kabar Sipatahunan dan Cahaya yang sempat dilarang pemerintah Jepang pada 1942.

Menjelang kemerdekaan, R. Otto Iskandar Dinata aktif dalam PPKI.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan, R. Otto Iskandar Dinata diangkat menjadi Menteri Negara dan ikut membentuk BKR.

Pada akhir Oktober 1945, R. Otto Iskandar Dinata diculik oleh seseorang tanpa diketahui sebab dan maksud yang jelas hingga kini.

Jenazahnya akhirnya ditemukan pada 20 Desember di Pantai Mauk, Tangerang.

Lahir : Bandung, 31 Maret 1897
Wafat : Mauk, Banten, 20 Desember 1945

(Nurul Ihsan)

 2,022 total views,  1 views today

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *