Ebook Anak

Al Battani Penemu Penentuan Tahun Matahari

 11,757,378 total views,  801 views today

Al-Battani juga dianggap mengilhami para ilmuwan untuk menciptakan jam yang kita kenal sekarang ini.

Abu Abdallah Muhammad Ibn Jabir Ibn Sinan Al-Battani, biasa dipanggil Al-Battani.

Atau ilmuwan Barat menyebutnya, Albategnius atau Albategni.

Al-Battani adalah salah satu tokoh yang memperkenalkan dan mengembangkan pertama kali istilah Sinus, Kosinus, Tangen, dan Kotangen ke dalam ilmu pasti.

Prinsip-prinsip Trigonometri tersebut, Al-Battani gunakan saat melakukan observasi astronomi di observatorium.

Al-Battani menggunakan sinus dan cosinus sebagai pengganti hypotenause yang banyak digunakan oleh ilmuwan Yunani.

Sehingga ilmuwan dunia banyak menyebutnya sebagai bapak trigonometri.

Al Battani lahir di Battan, Harran, Suriah pada  tahun 858 M.

Al-Battani mendapatkan pendidikan dari ayahnya yang juga seorang ilmuwan, Jabir Ibn San’an Al-Battani.

Penemu Hitungan Tahun Matahari

Pemikiran Al-Battani di bidang astronomi yang  terkenal dan diakui dunia ialah tentang gerak dan posisi matahari.

Gerak dan posisi matahari tersebut menentukan tahun matahari dengan jumlah hitungan 365 hari, 5 jam, 46 menit dan 24 detik. 

Selain itu, Al-Battani juga dianggap mengilhami para ilmuwan untuk menciptakan jam yang kita kenal sekarang ini.

Penemu yang Brilian    

Al Battani juga menentukan secara akurat kemiringan ekliptik, panjangnya musim, dan orbit matahari.

Al-Battani pun bahkan berhasil menemukan orbit bulan dan planet.

Al-Battani menetapkan teori baru, untuk menentukan sebuah kondisi kemungkinan terlihatnya bulan baru.

Selain itu, buku Al-Battani tentang astronomi yang paling terkenal adalah Kitab Al Zij, yang sudah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa di dunia.

Ilmuwan Barat juga memasukkan Al-Battani ke dalam kelompok 20 astronom dunia.

Selain itu, Al-Battani juga menemukan hukum segitiga sama sisi.

Al-Battani bahkan bisa memecahkan berbagai persoalan hitungan ala Yunani, dengan cara menggunakan ilmu ukur untuk mengetahui detil ukuranya.

Al-Battani juga ahli dalam bidang Ilmu falak.

Al-Battani sudah menggunakan metode dan alat teropong yang jauh lebih maju, daripada yang dimiliki Yunani.

Hitungan yang dipergunakan juga jauh lebih maju daripada yang dipergunakan orang Yunani, termasuk hitungannya dalam berbagai segitiga yang juga belum dikenal oleh mereka.

Suatu hari, Al Battani melakukan perjalanan ke Baghdad.

Al-Battani akan memberikan masukan pada pemerintah, agar tidak menaikkan pajak  yang sangat tinggi, karena hal tersebut akan memberatkan rakyat.

Namun di tengah perjalanan pulang dari Baghdad ke  tempat tinggalnya, secara mendadak Al Battani meninggal dunia.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Nurul Ihsan
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Uci Ahmad Sanusi
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Qultum Media (Jakarta, Indonesia)
  • Copyright: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *