Ebook Anak

Saat Wafat Imam Hambali Dishalatkan 130 Ribu Jamaah

 11,767,058 total views,  1,392 views today

Setelah dibebaskan, Imam Hambali diberi hadiah sebanyak l0.000 dirham.

Imam Hambali seorang ahli hadits terkemuka, sehingga banyak tokoh ulama dan para imam penulis hadits terkenal berguru padanya. 

Di antara murid-muridnya ada Imam Bukhari, Imam Muslim, dan Imam Abu Dawud.

Bayangkan, Imam Hambali hapal sampai 700.000 hadits di luar kepala.

Imam Hambali hidup miskin.

Ayahnya hanya mewariskan sebuah rumah kecil dan tanah yang sempit, hingga Imam Hambali harus bekerja keras.

Imam Hambali pernah bekerja sebagai penjahit, penulis, penenun kain, sampai kuli panggul.

Imam Hambali bekerja keras seperti itu untuk menjaga kehalalan setiap makanan yang dimakannya.

Karena kecintaannya pada ilmu, Imam Hambali akan mendatangi ahli hadits lain untuk mendapatkan hadits tersebut, meskipun tempat itu sangat jauh.

Imam Hambali juga akan mendatangi setiap mendengar ada ulama terkenal di suatu tempat.

Telat Menikah Demi Ilmu

Semasa mudanya, Imam Hambali belajar ke berbagai tempat dan belajar banyak ilmu.

Saking asyiknya belajar dan menuntut ilmu, Imam Hambali baru menikah pada usia 40 tahun.

Imam Hambali menikah tiga kali, karena istri pertama dan keduanya meninggal.

Dari tiga pernikahan itu, Imam Hambali dikaruniai 7 putra-putri.

Imam Hambali seorang ulama yang tekun beribadah.

Hampir setiap hari, Imam Hambali berpuasa dan tidurnya hanya beberapa jam saja.

Imam Hambali lebih banyak shalat malam dan witir hingga subuh.

Selain tekun beribadah, Imam Hambali juga sangat dermawan.

Imam Hambali tak segan memberikan semua uangnya yang ia dapatkan hari itu untuk para sahabatnya.

Dishalatkan 130.000 Jamaah

Pada saat itu, berkembang faham muktazilah yang menganggap Al-Qur’an itu makhluk ciptaan Allah.

Padahal Al-Qur’an itu adalah firman Allah Swt.

Paham muktazilah yang sesat itu didukung oleh khalifah yang sedang berkuasa saat itu, Al Ma’mun dan Al Wasiq.

Karena menentang paham muktazilah itu, maka Imam Hambali dan para ulama lainnya ditangkap dan dipenjara.

Selama dipenjara, mereka disiksa dengan kejam agar mengakui paham muktazilah.

Untungnya, pada masa Khalifah Al Mutawakkil memerintah, Imam Hambali dan ulama lainya kemudian dibebaskan dan dimuliakan.

Setelah dibebaskan, Imam Hambali diberi hadiah sebanyak l0.000 dirham.

Awalnya, hadiah tersebut ditolaknya. Namun karena terus dipaksa untuk menerimanya,  hingga akhirnya Imam Hambali menerima dan membagi-bagikannya pada fakir miskin.

Imam Hambali wafat pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun 241 H/855 M dalam usia 77 tahun.

Imam Hambali dishalatkan oleh lebih dari 130.000 orang muslimin.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Nurul Ihsan
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Uci Ahmad Sanusi
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Qultum Media (Jakarta, Indonesia)
  • Copyright: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *