Ebook Anak

Said bin Al-Musayyib Ahli Shalat Berjamaah

 11,778,447 total views,  1,143 views today

Said bin Al-Musayyib sudah menunaikan ibadah haji sebanyak 40 kali.

Said bin Al-Musayyib adalah salah satu pembesar para tabi’in. 

Said bin Al-Musayyib lahir dua tahun setelah berjalannya pemerintahan khalifah Umar bin Khattab. 

Meskipun Said bin Al-Musayyib hidup di lingkungan banyak orang-orang shalih, namun orang-orang memanggilnya, manusia langka yang bertakwa.

Said bin Al-Musayyib pernah berguru dan belajar pada Zaid bin Tsabit, Abdullah bin Abbas, Abdullah bin Umar, dan para istri Rasulullah Saw.

Selain itu, Said bin Al-Musayyib juga bahkan sempat mendengar perkataan dari Usman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Shuhaib, dan beberapa sahabat Rasulullah Saw lainnya.

Bisa Menikahi Siapa Saja

Said bin Al-Musayyib termasuk orang yang berada, sehingga ia bisa menikah dengan wanita quraisy manapun.

Namun karena keimanannya yang tulus, Said bin Al-Musayyib lebih memilih putri Abu Hurairah.

Karena putri Abu Hurairah lebih dekat dengan keluarga Rasulullah, dan karena keinginannya untuk memperdalam ilmu hadits.

Ahli Shalat Berjamaah

Ibadah dan kesalehan Said bin Al-Musayyib tak perlu diragukan lagi.

Said bin Al-Musayyib sudah menunaikan ibadah haji sebanyak 40 kali.

Said bin Al-Musayyib juga selalu datang ke masjid lebih lambat dari takbir pertama selama 40 tahun.

Dan dalam waktu bersamaan, Said bin Al-Musayyib juga senantiasa shalat berjamaah di barisan terdepan.

Said bin Al-Musayyib juga selama 30 tahun, setiap kali para muadzin mengumandangkan adzan, pasti  ia sudah berada di dalam masjid.

Said bin Al-Musayyib disebut juga tokoh yang dikenal sangat memerhatikan kekhusukan dan kedisiplinan ibadah.
 
Menolak Lamaran Khalifah

Said bin Al-Musayyib pernah menolak lamaran khalifah Abdul Malik bin Marwan yang ingin menikahkan putranya, Al-Walid, dengan putri Said bin Al-Musayyib.

Said bin Al-Musayyib menolak lamaran tersebut karena untuk mencegah putrinya hidup bergelimang kemewahan di istana.

Said bin Al-Musayyib malah menikahkan putrinya dengan muridnya yang miskin, tapi sholeh bernama Abu Wada’ah.

Imam para Ulama Fqih

Said bin Al-Musayyib termasuk yang sangat dihormati dalam bidang fatwa sehingga disebut imam para ulama’ fiqih.

Bahkan Imam Ahmad bin Hambal, pernah menyebut  Said bin Al-Musayyib orang yang dapat dipercaya dan sholeh, paling luas wawasan keilmuan tentang hadits-hadits dan perkataan para sahabat, serta termasuk orang yang paling pintar dalam mengemukakan pendapatnya.

Wafatnya Said bin Al-Musayyib

Said bin Al-Musayyib meninggal dunia pada usia 75 tahun. 

Semua orang mengenalnya sebagai sanah al-fuqaha’(tahun bagi ulama’ fikih) karena pada saat itu banyak ahli fikih yang meninggal dunia.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Nurul Ihsan
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Uci Ahmad Sanusi
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Qultum Media (Jakarta, Indonesia)
  • Copyright: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *