Payung Langit untuk Nabi Sulaiman: Kisah Burung-Burung yang Taat kepada Allah

Loading

Payung Langit untuk Nabi Sulaiman: Kisah Burung-Burung yang Taat kepada Allah

Di atas kepala mereka, ribuan burung terbang mengepakkan sayap dengan rapi. Burung-burung itu tidak terbang sembarangan, melainkan membentuk barisan seperti payung raksasa yang melindungi pasukan Nabi Sulaiman dari terik matahari. Pemandangan ini menunjukkan betapa Allah mengatur alam dengan sempurna untuk menolong hamba-Nya.

Dalam Al-Qur’an diceritakan bahwa Nabi Sulaiman memiliki pasukan dari manusia, jin, dan burung-burung yang semuanya tunduk kepada perintah Allah (QS. An-Naml: 17). Burung-burung itu bergerak sesuai kehendak Allah, bukan karena takut, tetapi karena ketaatan kepada Sang Pencipta.

Para ulama tafsir menjelaskan bahwa burung-burung tersebut diberi tugas oleh Allah untuk menaungi pasukan Nabi Sulaiman. Dengan sayap-sayap kecil mereka, Allah menghadirkan perlindungan yang besar. Dari kisah ini, anak-anak dapat belajar bahwa pertolongan Allah bisa datang dari makhluk yang terlihat sederhana.

Baca juga:  Si Pahit Lidah dan Si Mata Empat (Cerita Rakyat Provinsi Sumatera Selatan)

Nabi Sulaiman tidak pernah menyombongkan kekuasaan ini. Justru ketika melihat nikmat Allah yang begitu luas, beliau semakin bersyukur dan berdoa agar selalu menjadi hamba yang taat. Sikap inilah yang menjadikan beliau pemimpin yang dicintai oleh manusia dan makhluk lainnya.

Kisah burung-burung yang menaungi pasukan ini mengajarkan kepada anak-anak bahwa semua makhluk di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Jika burung saja patuh kepada perintah-Nya, maka manusia pun seharusnya belajar taat, bersyukur, dan rendah hati.

Above their heads, thousands of birds flew gracefully, flapping their wings in perfect harmony. They formed a giant living umbrella, gently protecting Prophet Solomon’s army from the burning sun. It was a beautiful sign of how God takes care of those who obey Him.

Baca juga:  Mukjizat Kantung Bekal Abu Hurairah

The Qur’an tells us that Prophet Solomon commanded an army made of humans, jinn, and birds—all under God’s permission (Qur’an 27:17). These birds did not fly by chance. They moved exactly as God willed, showing their obedience to the Creator.

Islamic scholars explain that God assigned the birds to shade the army. With their small wings, God created great comfort and protection. This teaches children that God’s help can come from unexpected and gentle ways.

Prophet Solomon never felt proud of this miracle. Instead, he became more thankful to God and prayed to remain humble and grateful. His kindness and faith made him a beloved leader among people and all creatures.

Baca juga:  Kendaraan Angin Nabi Sulaiman yang Super Cepat

This story teaches children that every creature in the sky and on the earth follows God’s command. If birds can obey Him so beautifully, then humans should learn to be thankful, kind, and obedient too.

Loading

💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!
juz amma for kids perkata_11zon