Hud-hud, Burung Kecil Pembawa Kabar Besar: Kisah Nabi Sulaiman

Loading

Hud-hud, Burung Kecil Pembawa Kabar Besar: Kisah Nabi Sulaiman

Sulaiman menengadah ke langit dengan wajah penuh perhatian. Ia berkomunikasi dengan burung Hud-hud yang terbang paling depan, seekor burung kecil yang Allah beri tugas penting sebagai penunjuk jalan. Dengan izin Allah, Nabi Sulaiman dapat memahami bahasa burung dan mendengarkan apa yang mereka sampaikan.

Dalam Al-Qur’an diceritakan bahwa Nabi Sulaiman memeriksa pasukan burung-burungnya dan menyadari Hud-hud tidak berada di tempatnya (QS. An-Naml: 20). Hal ini menunjukkan bahwa Nabi Sulaiman adalah pemimpin yang tertib dan peduli, bahkan kepada makhluk kecil sekalipun.

Tak lama kemudian, burung Hud-hud datang membawa kabar besar. Ia menceritakan tentang sebuah negeri yang dipimpin oleh Ratu Balqis di negeri Saba’. Hud-hud menjelaskan bahwa negeri itu makmur, tetapi penduduknya masih menyembah matahari, bukan Allah Yang Maha Esa.

Baca juga:  Apa Saja Larangan Selama Ibadah Ihram Bagi Laki-Laki?

Nabi Sulaiman mendengarkan dengan penuh kebijaksanaan. Ia tidak langsung marah atau menolak kabar tersebut. Sebaliknya, beliau menguji kebenaran berita itu dengan cara yang lembut dan bijaksana. Dari sinilah anak-anak belajar tentang sikap adil dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan.

Kisah Nabi Sulaiman dan burung Hud-hud mengajarkan bahwa Allah bisa memilih siapa saja sebagai pembawa kebaikan, bahkan seekor burung kecil. Anak-anak diajak memahami bahwa setiap makhluk memiliki peran penting, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Solomon looked up to the sky with calm and focus. He spoke to the hoopoe bird, known as Hud-hud, who flew at the front as a guide. By God’s permission, Prophet Solomon could understand the language of birds and listen to their messages.

Baca juga:  Kisah Asma'ul Husna Al-Lathiif

The Qur’an tells us that Prophet Solomon once checked his army of birds and noticed that the hoopoe was missing (Qur’an 27:20). This shows that he was a careful and caring leader, paying attention even to the smallest creatures.

Soon, the hoopoe returned with important news. He spoke about a land called Sheba, ruled by a queen. The land was rich and beautiful, but its people worshipped the sun instead of God.

Prophet Solomon listened wisely. He did not rush to judge or become angry. Instead, he calmly checked the truth of the message. This teaches children to be patient, fair, and thoughtful before making decisions.

Baca juga:  Nama-Nama Neraka: Lazha

The story of Prophet Solomon and the hoopoe bird reminds us that God can choose anyone to carry an important message—even a small bird. Every creature matters, and God knows the role of each one.

Loading

💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!
juz amma for kids perkata_11zon