Putri Dewi Sekararum dan Raja Jin Pohon Delima (Cerita Rakyat dari Provinsi Jawa Timur)

Loading

pangeran lanang dangiran meminta pertolongan allah untuk menaklukkan raja jin

1001 Cerita Dongeng Bergambar
Download 1001 Cerita Dongeng Bergambar dengan donasi. WA 08156148165.

058 download ebook pdf 101 cerita nusantara
Full Download ebook pdf “101 Cerita Nusantara” karya Kak Nurul Ihsan dengan donasi. WA 08156148165.

Ketika itu, di daerah Cirebon tinggal Putri Dewi Sekararum yang cantik jelita.

Suatu hari, Dewi Sekararum mengadakan sayembara yang isinya:

Barang siapa pemuda yang berhasil memetik buah delima yang tumbuh di halaman rumahnya, ia akan menjadi suaminya.

Satu demi satu peserta sayembara mencoba memetik buah delima.

Namun, setiap tangan dijulurkan, mereka menjerit kesakitan karena tangannya melepuh seperti terkena air panas.

Semua peserta sayembara mengalami hal yang sama seperti itu.

Sebaiknya Tahu: Dongeng Asal Usul Permainan Karapan Sapi Madura

Kemudian ada seorang peserta sayembara bernama Pangeran Lanang Dangiran dari Surabaya mencoba mengambil buah delima itu.

“Sebenarnya, buah delima ini dijaga oleh raja jin yang jahat.”

“Tapi, aku akan meminta pertolongan Allah untuk melumpuhkan jin ini,” kata Pangeran Lanang Dangiran sambil membaca doa.

Tidak lama kemudian, muncul asap putih tebal.

Ketika asap itu mulai menghilang, tiba-tiba tampak sosok tubuh tinggi besar menyeramkan tergeletak tidak berdaya di bawah pohon delima.

Sebaiknya Tahu: Sunan Kalijaga dan Pohon Aren yang Berbuah Emas

“Ampun… ampun…, aku Jin Supibar.”

“Aku raja jin penunggu pohon delima.”

“Aku janji tidak akan mengulangi perbuatan jahatku lagi mengganggu manusia,” rintih si jin.

Sesuai dengan janjinya, akhirnya Dewi Sekararum menikah dengan Pangeran Lanang Dangiran.

Mereka kemudian tinggal di daerah Surabaya bernama Batuputih.

Dari keturunan mereka, lahirlah adipati-adipati di Surabaya.

(Cerita Rakyat Provinsi Jawa Timur)

Pesan Moral
Manusia tidak boleh takut pada jin, hanya Tuhan yang harus kita takuti.

Sebaiknya Tahu: Sunan Bonang dan Keajaiban Alat Musik Bonangnya

Dongeng tidak saja memberikan hiburan bagi anak-anak.

Melalui dongeng anak bisa juga meningkatkan apresiasi terhadap sastra dan seni serta mengolah imajinasi.

Selain itu lewat dongeng anak bisa mengenal nilai-nilai moral dan hati nurani yang terselip di balik pesan cerita.

Dongeng tidak saja memberikan hiburan bagi anak-anak.

Melalui dongeng anak bisa juga meningkatkan apresiasi terhadap sastra dan seni serta mengolah imajinasi.

Selain itu lewat dongeng anak bisa mengenal nilai-nilai moral dan hati nurani yang terselip di balik pesan cerita.

Disadari atau tidak dongeng bisa merasang anak belajar dan bisa tergugah menjadi gemar membaca dan mencintai buku.

Bahkan tidak sedikit anak cerdas yang minat bacanya dimulai dari menyimak buku-buku fiksi dan dongeng.

Dari sisi bahasa, melalui dongeng pun anak dikenalkan pada berbagai ragam kosakata.

Pengayaan pada kosakata pun secara otomatis akan menambah perbendaharaan kata anak.

Sebenarnya masih banyak lagi manfaat dari suguhan dongeng untuk anak.

Baca juga:  Sunan Bonang dan Keajaiban Alat Musik Bonangnya (Cerita Rakyat Jawa Timur)

Seperti yang disebutkan dalam pembukaan buku 101 Cerita Nusantara.

Di antaranya, lewat dongeng, rasa empati anak Anda pada para tokoh dalam cerita bisa terbangun.

Selain itu lewat dongeng, kecerdasan emosional, spiritual, dan kepekaan sosial anak bisa terasah.

Buku 101 Cerita Nusantara mencoba mengumpulkan kembali ingatan orang tua akan kekayaan cerita-cerita yang tersebar di bumi Indonesia.

Timun Mas dari Jogjakarta, Si Lebai Malang dan Maling Kundang dari Sumatera Barat, Si Pitung Jago Betawi, Pangeran Naga dan Buaya dari Kalimantan Tengah, serta masih banyak lagi dongeng bisa Anda temukan dalam buku ini.

Buku penuh warna dengan ilustrasi gambar yang memikat ini akan mendampingi aneka kisah yang berupa fabel, legenda, epos, mitos, dan sejarah.

Semua kisah-kisah ini bisa Anda sampaikan pada buah hati Anda sebagai pengantar tidur dan untuk membangun kedekatan dengan anak.

Dalam setiap dongeng dalam buku yang disusun oleh Tim Optima ini selalu diakhiri dengan pesan moral, sehingga anak akan lebih mudah mengenali apa pesan yang terkandung dalam kisah.

Perjumpaan dengan aneka karakter manusia dan binatang dalam dongeng pun sangat mengasyikkan.

Sebab hal-hal di luar akal sehat seperti keajaiban alam dan mukjizat bisa mengasah keyakinan dan imajinasi anak.

Tentu saja dengan pesan moral yang mudah ditangkap, misalnya kejadian yang luar biasa itu hanya bisa terjadi atas seizin Tuhan Yang Maha Esa.

Sembari membacakan dongeng orang tua bisa kembali mengingat kisah-kisah yang mungkin belum pernah ia jumpai.

101 dongeng dalam buku yang diterbitkan Transmedia ini dituliskan dalam bentuk cerita-cerita pendek.

Keistimewaan dan Manfaat Buku 101 Cerita Nusantara:

  • Efektif untuk metode pembelajaran buah hati Anda.
  • Menanamkan sejak dini kepada buah hati Anda nilai-nilai keteladanan, moralitas, hati nurani, dan budi pekerti.
  • Memuat 101 cerita pilihan dari 34 Provinsi di Indonesia yang dikemas secara singkat, sederhana, atraktif, dan fantastis.
  • Dilengkapi dengan ilustrasi yang menawan.
  • Di akhir setiap cerita dilengkapi dengan pesan moral untuk membantu buah hati Anda memetik nilai-nilai keteladanan dan hikmah.
  • Meningkatkan apresiasi buah hati Anda terhadap nilai sastra dan seni.
  • Memberikan buah hati Anda hiburan.
  • Menumbuhkan minat baca buah hati Anda.
  • Membangun rasa empati buah hati Anda pada para tokoh dalam cerita.
  • Mengasah kecerdasan emosional, spiritual, dan kepekaan sosial buah hati Anda.
  • Mengasah kecerdasan emosional, spiritual, dan kepekaan sosial buah hati Anda.
  • Menjalin kedekatan Anda dengan buah hati Anda.
  • Membantu buah hati Anda mencintai buku, sekaligus menjadikannya teman bermain.
Baca juga:  Cerita Rakyat Aceh: Mentiko Bertuah dan Hadiah dari Ular Raksasa - Lengkap dengan Kuis Edukatif + Jawaban

Quiz Cerita Rakyat Nusantara: Putri Dewi Sekararum dan Raja Jin Pohon Delima dari Jawa Timur

Soal 1

Siapakah tokoh utama perempuan dalam cerita rakyat “Raja Jin Pohon Delima” dari Jawa Timur?

A. Putri Dewi Sekar Melati
B. Putri Dewi Sekararum
C. Putri Dewi Kunti
D. Putri Dewi Sartika
E. Putri Dewi Ratih

Jawaban: B. Putri Dewi Sekararum

Pembahasan: Putri Dewi Sekararum adalah tokoh utama perempuan dalam cerita rakyat “Raja Jin Pohon Delima” yang berasal dari Jawa Timur. Nama “Sekararum” dalam bahasa Jawa memiliki makna yang indah, dimana “sekar” berarti bunga dan “arum” berarti harum atau wangi. Nama ini mencerminkan kecantikan dan keanggunan sang putri yang digambarkan memiliki paras cantik jelita bagaikan bunga yang harum. Dalam tradisi cerita rakyat Jawa, pemberian nama tokoh selalu memiliki makna simbolis yang menggambarkan karakter atau nasib tokoh tersebut. Dewi Sekararum digambarkan sebagai putri yang tidak hanya cantik secara fisik, tetapi juga memiliki budi pekerti yang luhur.


Soal 2

Apa yang menjadi ciri khas atau keistimewaan pohon delima dalam cerita ini?

A. Pohonnya bisa berbicara
B. Buahnya berwarna emas
C. Dihuni oleh raja jin
D. Tumbuh di istana raja
E. Berbuah sepanjang tahun

Jawaban: C. Dihuni oleh raja jin

Pembahasan: Keistimewaan utama pohon delima dalam cerita ini adalah dihuni oleh seorang raja jin yang memiliki kekuatan magis. Pohon delima menjadi tempat tinggal atau istana gaib bagi raja jin tersebut, yang menjadikannya berbeda dari pohon delima biasa. Dalam tradisi folklor Nusantara, pohon-pohon besar dan tua sering dipercaya sebagai tempat tinggal makhluk halus atau jin. Delima sendiri dalam budaya Jawa melambangkan kesuburan dan kemakmuran karena memiliki banyak biji di dalamnya. Kombinasi antara simbolisme delima dan kepercayaan tentang jin penunggu pohon menciptakan elemen mistis yang kuat dalam cerita ini, mencerminkan worldview masyarakat Jawa yang percaya pada keberadaan alam gaib di sekitar mereka.


Soal 3

Bagaimana hubungan antara Putri Dewi Sekararum dengan Raja Jin Pohon Delima?

A. Mereka adalah musuh bebuyutan
B. Raja jin menculik sang putri
C. Mereka menjalin hubungan cinta
D. Putri menjadi budak raja jin
E. Raja jin adalah penjaga putri

Jawaban: C. Mereka menjalin hubungan cinta

Pembahasan: Dalam cerita ini, Putri Dewi Sekararum dan Raja Jin Pohon Delima menjalin hubungan cinta yang unik antara manusia dan makhluk gaib. Hubungan ini mencerminkan tema umum dalam folklor Nusantara tentang cinta lintas dimensi atau cinta antara manusia dengan makhluk supernatural. Cerita ini mengeksplorasi kompleksitas hubungan yang melampaui batas-batas konvensional, dimana cinta sejati dapat terjadi bahkan antara dua makhluk dari alam yang berbeda. Tema ini sering muncul dalam sastra lisan Jawa sebagai cara untuk mengajarkan nilai-nilai tentang toleransi, penerimaan perbedaan, dan kekuatan cinta yang mampu mengatasi segala rintangan, termasuk perbedaan sifat dan asal-usul.

Baca juga:  Ebook 99 Asmaul Husna for Kids, Al Muhyii: Bisa Menghidupkan Orang Mati (62)

Soal 4

Pesan moral utama apa yang terkandung dalam cerita Putri Dewi Sekararum dan Raja Jin Pohon Delima?

A. Pentingnya menjaga kelestarian alam
B. Cinta sejati dapat mengatasi segala perbedaan
C. Kekuatan magis harus digunakan dengan bijak
D. Kesetiaan terhadap keluarga adalah utama
E. Kejahatan akan selalu mendapat balasan

Jawaban: B. Cinta sejati dapat mengatasi segala perbedaan

Pembahasan: Pesan moral utama dari cerita Putri Dewi Sekararum dan Raja Jin Pohon Delima adalah bahwa cinta sejati dapat mengatasi segala perbedaan, termasuk perbedaan ras, status, dan bahkan dimensi eksistensi. Cerita ini mengajarkan bahwa cinta yang tulus tidak mengenal batas-batas konvensional dan dapat menyatukan dua makhluk yang berbeda sifat dasar. Dalam konteks budaya Jawa, cerita ini juga mengandung nilai-nilai tentang harmoni antara alam nyata dan alam gaib, serta pentingnya saling menghormati dan menerima keberadaan yang berbeda. Pesan ini relevan dengan filosofi Jawa tentang keseimbangan dan harmoni dalam kehidupan, dimana semua makhluk, baik yang kasat mata maupun tidak, memiliki tempat dan peran masing-masing dalam tatanan alam semesta.


Soal 5

Dalam konteks budaya Jawa Timur, apa simbolisme buah delima dalam cerita ini?

A. Simbol kekayaan dan kemewahan
B. Simbol kesuburan dan keberlimpahan
C. Simbol kekuatan magis dan mistis
D. Simbol persatuan dan kesatuan
E. Simbol kebijaksanaan dan pengetahuan

Jawaban: D. Simbol persatuan dan kesatuan

Pembahasan: Dalam konteks budaya Jawa Timur dan cerita ini, buah delima melambangkan persatuan dan kesatuan. Hal ini terlihat dari struktur buah delima yang memiliki banyak biji yang tersusun rapi dalam satu buah, mencerminkan konsep unity in diversity atau kesatuan dalam keberagaman. Simbolisme ini sangat relevan dengan tema cerita dimana dua makhluk yang berbeda (manusia dan jin) dapat bersatu dalam cinta. Delima dalam tradisi Jawa juga melambangkan ikatan yang kuat dan kebersamaan, karena biji-bijinya yang saling berdekatan dan sulit dipisahkan. Pohon delima yang menjadi tempat tinggal raja jin sekaligus tempat bertemunya kedua tokoh utama menjadi simbol ruang pertemuan antara dua dunia yang berbeda, mencerminkan nilai-nilai toleransi dan penerimaan terhadap perbedaan yang dijunjung tinggi dalam budaya Jawa.

Loading

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ’ณ Donasi via PayPal ๐Ÿคฒ Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!
Paket super diskon 10 ebook Islam2