Doa dan Adab Keluar Masjid

Loading

adab keluar masjid menutup kembali pintu masjid
101-Doa-Harian-Anak-Saleh-Cover
Download ebook anak PDF bergambar printable: 101 Doa Harian Anak-Saleh

Mengucapkan doa kafaratul majelis
Doa keluar masjid lengkap dengan khat arab, teks latin, dan artinya dalam Bahasa Indonesia

Allaahumma innii as-aluka min fadhlik

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu karunia-Mu.

(Sunan Ibnu Majah, Al-Mas id wal-Jamat: 763. Musnad Ahmad: 25213)

Adab Keluar Masjid

  • Mengucapkan doa kafaratul majelis: Subhaanaka Alloohumma wabihamdika asyhaduallaa ilaaha illaa anta astaghfiruka waatuubu ilaik.
  • Keluar masjid mendahulukan kaki kiri.
  • Menutup kembali pintu masjid.
  • Memberi salam kepada orang yang masih berada di masjid.
Adab Keluar Masjid
Adab keluar masjid mendahulukan kaki kiri

Cara Download Full Ebook “101 Doa Harian Anak Saleh” karya Kak Nurul Ihsan

10 Pertanyaan tentang Adab Keluar Masjid

Pertanyaan 1

Kaki mana yang diutamakan ketika keluar dari masjid?

Jawaban: Kaki kiri

Pembahasan: Ketika keluar dari masjid, Rasulullah ๏ทบ mengajarkan untuk mendahulukan kaki kiri. Hal ini berlawanan dengan adab masuk masjid yang mendahulukan kaki kanan. Anas bin Malik ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ meriwayatkan: “Termasuk sunnah adalah apabila engkau masuk masjid, maka dahulukanlah kaki kananmu, dan apabila engkau keluar darinya, maka dahulukanlah kaki kirimu.” (HR. Al-Hakim dan dishahihkan oleh Imam Adz-Dzahabi)

Hikmahnya adalah untuk memuliakan masjid dengan mendahulukan anggota tubuh yang lebih mulia (kanan) saat masuk, dan mendahulukan yang kurang mulia (kiri) saat keluar.


Pertanyaan 2

Doa apa yang dibaca ketika keluar dari masjid?

Jawaban: “Allahumma inni as’aluka min fadhlika” (Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dari karunia-Mu)

Pembahasan: Dari Abu Hurairah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡, Rasulullah ๏ทบ bersabda: “Apabila salah seorang di antara kalian masuk masjid, hendaklah ia membaca shalawat kepada Nabi ๏ทบ dan mengucapkan: ‘Allahumma aftah li abwaba rahmatika’ (Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu). Dan apabila keluar, hendaklah ia membaca shalawat kepada Nabi ๏ทบ dan mengucapkan: ‘Allahumma inni as’aluka min fadhlika’ (Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dari karunia-Mu).” (HR. Muslim)

Baca juga:  Khat Bacaan Doa Mendengar Kematian

Doa ini mengandung permohonaan kepada Allah untuk mendapatkan karunia dan keberkahan setelah beribadah di masjid.


Pertanyaan 3

Apakah dianjurkan membaca shalawat kepada Nabi ketika keluar masjid?

Jawaban: Ya, sangat dianjurkan

Pembahasan: Sebagaimana disebutkan dalam hadis Abu Hurairah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ di atas (HR. Muslim), Rasulullah ๏ทบ menganjurkan untuk membaca shalawat kepada beliau baik ketika masuk maupun keluar masjid. Ini menunjukkan pentingnya bershalawat kepada Nabi dalam berbagai kesempatan, termasuk saat keluar dari masjid.

Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menjelaskan bahwa shalawat ini bisa dibaca dengan lafaz singkat seperti “Allahumma shalli ‘ala Muhammad” atau dengan lafaz yang lebih lengkap seperti shalawat Ibrahimiyah.


Pertanyaan 4

Bolehkah berjalan cepat atau berlari ketika keluar dari masjid?

Jawaban: Tidak dianjurkan, sebaiknya berjalan dengan tenang dan berwibawa

Pembahasan: Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Majmu’ menjelaskan bahwa adab keluar dari masjid adalah dengan tenang dan penuh kekhusyukan, sebagaimana ketika masuk. Para ulama menyatakan bahwa berlari atau tergesa-gesa keluar dari masjid tanpa keperluan mendesak bertentangan dengan kehormatan dan kesucian masjid.

Abu Hurairah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ meriwayatkan bahwa Rasulullah ๏ทบ bersabda: “Apabila salah seorang di antara kalian berada di dalam masjid, hendaklah ia tenang.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ketenangan ini berlaku baik ketika berada di dalam masjid maupun saat masuk dan keluar darinya.


Pertanyaan 5

Apakah boleh berbicara hal-hal duniawi ketika baru keluar dari masjid?

Jawaban: Sebaiknya dihindari, lebih baik menjaga hati tetap khusyuk setelah beribadah

Pembahasan: Meskipun tidak ada larangan tegas, para ulama menganjurkan untuk menjaga kekhusyukan dan ketenteraman hati setelah beribadah di masjid. Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dalam kitab Zadul Ma’ad menjelaskan bahwa salah satu adab setelah shalat dan keluar dari masjid adalah tidak langsung tenggelam dalam urusan dunia, tetapi memberikan waktu bagi hati untuk menikmati kemanisan ibadah.

Allah berfirman dalam QS. Al-Jumu’ah ayat 10: “Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.”

Ayat ini mengajarkan bahwa setelah shalat, kita boleh mencari rezeki, namun tetap mengingat Allah.

Baca juga:  Apa yang Membuat Nabi Ya'kub Sangat Sayang Kepada Nabi Yusuf?

Pertanyaan 6

Apakah ada perbedaan adab keluar masjid setelah shalat fardhu dengan shalat sunnah?

Jawaban: Tidak ada perbedaan dalam adab keluar, tetapi ada perbedaan dalam kapan keluar

Pembahasan: Dari Abu Hurairah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡, Nabi ๏ทบ bersabda: “Apabila salah seorang di antara kalian selesai shalat di masjidnya, maka hendaklah ia menyisakan bagian dari shalatnya untuk (dilakukan) di rumahnya. Sesungguhnya Allah akan menjadikan di rumahnya kebaikan karena shalatnya.” (HR. Muslim)

Hadis ini menunjukkan anjuran untuk tidak langsung keluar setelah shalat fardhu, tetapi melakukan shalat sunnah dulu. Namun Imam An-Nawawi menjelaskan, jika seseorang ingin melakukan shalat sunnah rawatib di rumah, maka tidak mengapa langsung keluar setelah dzikir dan doa selesai.

Adapun adab keluar masjid itu sendiri (mendahulukan kaki kiri, membaca doa) tetap sama dalam kondisi apapun.


Pertanyaan 7

Bolehkah keluar dari masjid melalui pintu yang berbeda dari pintu masuk?

Jawaban: Boleh, tidak ada larangan

Pembahasan: Tidak ada dalil sahih yang mewajibkan atau menganjurkan keluar dari pintu yang sama dengan pintu masuk. Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa tidak ada keterangan khusus tentang hal ini dari Rasulullah ๏ทบ.

Yang penting adalah tetap menjaga adab keluar masjid (mendahulukan kaki kiri dan membaca doa) dari pintu manapun yang dipilih. Namun, jika keluar dari pintu yang berbeda menyebabkan gangguan atau tidak tertib, maka sebaiknya mengikuti pintu yang telah ditentukan untuk menjaga keteraturan, terutama di masjid-masjid besar.


Pertanyaan 8

Apakah wajib mengucapkan salam kepada jamaah lain ketika keluar masjid?

Jawaban: Sangat dianjurkan, meskipun tidak wajib

Pembahasan: Rasulullah ๏ทบ bersabda: “Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan tali silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Meskipun mengucapkan salam ketika keluar masjid tidak wajib secara khusus, namun mengucapkan salam adalah bagian dari akhlak mulia yang diajarkan Islam. Dari Abu Hurairah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡, Rasulullah ๏ทบ bersabda: “Kalian tidak akan masuk surga hingga kalian beriman, dan kalian tidak beriman hingga kalian saling mencintai. Maukah aku tunjukkan kepada kalian sesuatu yang jika kalian lakukan akan membuat kalian saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.” (HR. Muslim)

Jika bertemu dengan saudara muslim saat keluar masjid, maka sangat baik untuk mengucapkan salam.


Pertanyaan 9

Apakah boleh membawa alas shalat atau sandal dengan tangan kanan ketika keluar masjid?

Jawaban: Sebaiknya dihindari, gunakan tangan kiri untuk barang yang kurang mulia

Baca juga:  Sesungguhnya Ketaatan Itu Kebaikan

Pembahasan: Dari Aisyah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ุง, beliau berkata: “Rasulullah ๏ทบ menyukai mendahulukan yang kanan dalam memakai sandal, menyisir rambut, bersuci, dan dalam segala urusannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Para ulama menjelaskan bahwa tangan kanan digunakan untuk hal-hal yang mulia dan baik, sedangkan tangan kiri untuk hal-hal yang kurang mulia. Membawa sandal atau alas shalat yang telah dipakai (terutama jika kotor) sebaiknya dengan tangan kiri sebagai implementasi adab ini.

Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menegaskan pentingnya mendahulukan anggota kanan untuk perkara yang mulia dan terpuji.


Pertanyaan 10

Apakah ada dzikir khusus yang dianjurkan setelah keluar masjid?

Jawaban: Melanjutkan dzikir dan doa, serta istighfar

Pembahasan: Selain doa keluar masjid, Rasulullah ๏ทบ mengajarkan untuk terus berdzikir kepada Allah. Dari Abu Hurairah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡, Rasulullah ๏ทบ bersabda: “Perumpamaan orang yang mengingat Tuhannya dan orang yang tidak mengingat Tuhannya adalah seperti orang yang hidup dan orang yang mati.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Allah berfirman dalam QS. Al-Ahzab ayat 41-42: “Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang.”

Imam Ibnu Qayyim dalam kitab Al-Wabil Ash-Shayyib menjelaskan bahwa dzikir setelah keluar masjid akan menjaga hati tetap terhubung dengan Allah dan menjaga keberkahan ibadah yang telah dilakukan di masjid.


Sumber Rujukan:

  • Shahih Bukhari dan Shahih Muslim
  • Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi
  • Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzdzab karya Imam An-Nawawi
  • Zadul Ma’ad karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyah
  • Fathul Bari karya Ibnu Hajar Al-Asqalani
  • Al-Wabil Ash-Shayyib karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyah
  • Donasi terbaik ke norek: Bank Syariah Mandiri (BSI): 7113717337 an. Yayasan Sebaca Indonesia.
  • Infokan judul/paket ebook, alamat email, dan bukti transfer donasi ke WA 0815 6148 165.
  • 1 x 24 jam file ebook PDF diemailkan ke alamat email donatur.
  • Donasi digunakan sepenuhnya untuk membantu Program Sosial Edukasi Cerdas Literasi Gerakan Indonesia Berbagi Buku Anak Digital diย ebookanak.com

Donasi terbaik di www.ebookanak.com Insya Allah termasuk amal sedekah jariyah yang pahalanya akan terus-menerus mengalir kepada sahabat donatur hingga sampai di alam barzah (alam kubur) karena donasi tersebut sepenuhnya digunakan untuk pembuatan ebook anak terbaru dan pengembangan situs www.ebookanak.com menjadi sebuah portal bacaan digital anak muslim free online terbesar di Asia yang bermanfaat bagi umat dan bangsa dalam upaya mendukung Program Sosial Edukasi Gerakan Indonesia Cerdas Literasi. 

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah kekalkan-hartamu-dengan-donasi-sedekah-jariyah-di-sini-2.jpg

Terimakasih atas donasi terbaik para sahabat literasi. Insya Allah menjadi amal sedekah jariyah yang terus-menerus mengalir pahalanya sampai di alam barzah (alam kubur). Amin ya robbal alamin.

Spesifikasi ebook
Judul: 101 Doa Harian Anak Saleh
naskah: Kak Nurul Ihsan
Ilustrator: Uci Ahmad Sanusi
Isi 101 halaman
Penerbit: Thursina

Jasa Penerbitan Buku
Naskah/Ilustrasi/Komik/Layout Desain/Cetak
WA: 0815 6148 165
Telp: (022) 87824898
e-mail: cbmagency25@gmail.com
Jl. Raden Mochtar III, No. 126, Sindanglaya,
Bandung, Jawa Barat 40195

Sumber dan Kontributor
Penerbit Thursina
Soekarno-Hatta St No.825,
Babakan Penghulu,
Gedebage,
Bandung,
Jawa Barat 40293
HP. 0811-2259-810
www.thursinashop.id

Cloud Hosting Partner:
PT Dewaweb
AKR Tower 16th Floor
Jl. Panjang no.5, Kebon Jeruk
Jakarta 11530
Email: sales@dewaweb.com
Phone: (021) 2212-4702
Mobile: 0813-1888-4702
www.dewaweb.com

Loading

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ’ณ Donasi via PayPal ๐Ÿคฒ Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!
Paket super diskon 10 ebook Islam2