Seri Komik Akhlak: Doa Sembarangan (1)

Loading

Kisah Ahmad yang Suka Berdoa Kurang Bijaksana

Pada suatu hari, di sebuah desa kecil, hiduplah seorang pria bernama Ahmad.

Ahmad adalah seorang yang rajin beribadah, tetapi dia memiliki kebiasaan yang kurang bijaksana dalam berdoa.

Setiap kali Ahmad berdoa, dia seringkali meminta hal-hal materi yang tidak terlalu penting.

Dia berdoa agar mendapatkan harta yang melimpah, kekayaan yang berlimpah, dan kemewahan yang berlebihan.

Dia terobsesi dengan kekayaan duniawi dan terus berdoa dengan permintaan semacam itu.

Namun, Ahmad tidak menyadari bahwa dia berdoa dengan niat yang salah.

Gambar (28) Berzikir dan Berdoa Selesai Shalat
Berdoa kepada Allah dengan permohonan untuk kemaslahatan di dunia dan akhirat. (Gambar: ebookanak.com/Kak Nurul Ihsan)

Dia mengabaikan kepentingan rohani dan kebutuhan yang lebih penting, seperti keselamatan, kesehatan, dan keberkahan dalam hidupnya.

Baca juga:  Free Download Ebook Jadul: Seri Margasatwa Jilid 13; Rey Pemburu yang Paling Cerdik (1974)

Suatu hari, Ahmad tersentuh oleh sebuah peristiwa yang mengubah hidupnya.

Dia melihat seorang anak kecil yang sedang berjalan di jalan raya, tetapi tiba-tiba tertabrak oleh mobil yang melaju dengan cepat.

Anak itu terluka parah dan harus segera dilarikan ke rumah sakit.

Ahmad sangat terkejut dan terpukul melihat kejadian tersebut.

Dia merasa bersalah karena selama ini hanya berdoa untuk kekayaan dan kemewahan pribadi tanpa memikirkan kepentingan orang lain atau hal-hal yang lebih penting dalam hidup.

Sejak saat itu, Ahmad merenung dan menyadari kesalahannya.

Dia menyadari bahwa doa seharusnya bukan hanya tentang meminta keinginan duniawi semata, tetapi juga tentang memohon petunjuk, kebaikan, dan keberkahan dari Allah.

Baca juga:  Ebook Printable 99 Asmaul Husna: 99 Kisah Pilihan dan Zikir Asmaul Husna; Al Baathin (Maha Tersembunyi); Makhluk yang Tersembunyi

Ahmad mulai mengubah niat dan tujuan dalam berdoa.

Dia mulai memohon ampun, petunjuk, kekuatan, dan keberkahan untuk dirinya sendiri, keluarganya, dan umat manusia secara keseluruhan.

Dia belajar untuk menghargai hal-hal yang lebih berharga dalam hidup dan memfokuskan doanya pada hal-hal yang memiliki nilai abadi.

Dalam perjalanan hidupnya yang baru, Ahmad mengalami perubahan yang luar biasa.

Dia merasakan kedamaian dan kebahagiaan yang sejati ketika dia berdoa dengan niat yang benar dan memohon keberkahan dari Allah.

Dia belajar bahwa doa adalah sarana untuk mendekatkan diri kepada-Nya, bukan sekadar permintaan materi yang sementara.

Pesan Moral Cerita

Kisah Ahmad mengingatkan kita akan pentingnya niat dan tujuan yang benar dalam berdoa. Doa seharusnya menjadi sarana untuk memperkuat ikatan dengan Allah, mencari petunjuk-Nya, dan memohon kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain.

ebook panduan pertama anak puasa ramadhan