100 Tanya Jawab Cerita Rakyat Jawa Tengah: Timun Mas, Mbok Sirni, dan Raksasa Buto Ijo
- Updated: November 15, 2025
![]()

A. Tanya Jawab Dasar (1–20)
- Apa judul cerita rakyat yang berasal dari Jawa Tengah ini?
Ceritanya berjudul Timun Mas. - Siapa tokoh utama dalam cerita Timun Mas?
Tokoh utamanya adalah Timun Mas, seorang gadis pemberani. - Siapakah ibu angkat Timun Mas?
Ibunya adalah Mbok Sirni, seorang wanita tua yang hidup sederhana. - Siapa tokoh antagonis dalam cerita ini?
Tokoh antagonisnya adalah Raksasa Buto Ijo. - Di mana cerita Timun Mas berasal?
Cerita ini berasal dari Jawa Tengah, Indonesia. - Mengapa Mbok Sirni sangat menginginkan seorang anak?
Karena ia hidup sendirian dan sangat merindukan seorang anak untuk disayangi. - Apa yang diberikan Buto Ijo kepada Mbok Sirni?
Ia memberi biji mentimun ajaib. - Apa syarat yang diminta Buto Ijo kepada Mbok Sirni?
Mbok Sirni harus menyerahkan anak yang lahir dari mentimun ketika usianya cukup besar. - Apa yang ditemukan Mbok Sirni ketika mentimun besar itu dibelah?
Ia menemukan seorang bayi perempuan, yang kemudian dinamai Timun Mas. - Mengapa nama bayi itu Timun Mas?
Karena ia lahir dari mentimun dan kulitnya berkilau seperti emas. - Bagaimana sifat Timun Mas saat kecil?
Timun Mas tumbuh menjadi anak baik, rajin, dan penurut. - Siapa yang membesarkan Timun Mas?
Mbok Sirni, dengan penuh cinta dan kesabaran. - Apa tujuan Buto Ijo datang kembali ke rumah Mbok Sirni?
Untuk menagih janji mendapatkan Timun Mas. - Mengapa Mbok Sirni takut?
Karena ia tidak ingin kehilangan anak yang ia sayangi. - Bagaimana Timun Mas bereaksi ketika mengetahui ancaman Buto Ijo?
Ia merasa takut, tetapi bertekad bertahan hidup. - Siapa yang memberi Timun Mas empat bungkusan ajaib?
Seorang resi tua (pertapa) di hutan. - Apa isi empat bungkusan ajaib itu?
Biji timun, jarum, garam, dan terasi. - Untuk apa keempat bekal tersebut diberikan?
Untuk melindungi Timun Mas dari kejaran Buto Ijo. - Mengapa Buto Ijo mengejar Timun Mas?
Karena ia ingin menepati perjanjiannya sendiri bahwa Timun Mas adalah “miliknya”. - Apa tujuan utama Timun Mas dalam pelarian itu?
Menyelamatkan diri dan hidup bebas.

B. Kejadian Kejar-kejaran (21–40)
- Apa yang terjadi ketika Timun Mas menebar biji timun?
Tumbuh kebun timun raksasa yang menghambat Buto Ijo. - Apa reaksi Buto Ijo terhadap kebun timun raksasa itu?
Ia makan semua timun hingga jalannya kembali terbuka. - Apakah raksasa itu menghentikan kejarannya setelah makanan itu habis?
Tidak, ia tetap mengejar Timun Mas. - Bagaimana efek tebaran jarum?
Jarum berubah menjadi hutan bambu rimbun dan tajam. - Mengapa Buto Ijo bisa lolos dari hutan bambu?
Karena tubuhnya kuat, meski terluka ia tetap memaksa menerobos. - Apa yang dilakukan Timun Mas berikutnya?
Menebarkan garam. - Apa efek garam tersebut?
Garam berubah menjadi lautan luas yang menghalangi Buto Ijo. - Bagaimana raksasa melewati lautan itu?
Ia berenang dengan susah payah, tetapi tetap mengejar. - Apa benda terakhir yang digunakan Timun Mas?
Terasi. - Terasi berubah menjadi apa?
Menjadi kubangan lumpur panas yang sangat luas. - Mengapa lumpur itu berbahaya bagi Buto Ijo?
Karena ia tenggelam dan tidak bisa bangkit lagi. - Apa yang terjadi setelah lumpur itu menelan sang raksasa?
Kejaran berhenti, dan Timun Mas selamat sepenuhnya. - Apa perasaan Timun Mas setelah berhasil lolos?
Leganya luar biasa, ia bersyukur bisa hidup. - Ke mana Timun Mas kembali setelah kejadian itu?
Ia kembali ke pelukan Mbok Sirni. - Bagaimana reaksi Mbok Sirni?
Ia sangat bahagia dan bersyukur. - Apa yang dipelajari Timun Mas dari kejadian itu?
Bahwa keberanian dan kecerdikan dapat menyelamatkan diri. - Apakah Timun Mas hidup bahagia setelah kejadian tersebut?
Ya, ia hidup bahagia bersama Mbok Sirni selamanya. - Apa yang terjadi dengan desa tempat mereka tinggal?
Desa menjadi aman tanpa ancaman raksasa. - Bagaimana masyarakat memandang Timun Mas?
Sebagai gadis pemberani dan inspiratif. - Apa makna kejar-kejaran itu dalam konteks nilai moral?
Bahwa masalah besar dapat dihadapi dengan akal sehat, bukan hanya kekuatan fisik.

C. Tokoh & Unsur Intrinsik (41–60)
- Siapa protagonis dalam cerita ini?
Timun Mas. - Siapa tokoh penolong dalam cerita Timun Mas?
Resi tua di hutan. - Siapa tokoh ibu yang penuh kasih sayang?
Mbok Sirni. - Apa sifat utama Timun Mas?
Berani, cerdas, dan tekun. - Apa sifat utama Mbok Sirni?
Penyayang, jujur, dan penuh tanggung jawab. - Apa sifat Buto Ijo?
Serakah dan kejam, namun menepati janji versi dirinya. - Apa latar tempat cerita ini?
Desa, hutan, dan perbukitan Jawa Tengah. - Apa latar waktu cerita?
Zaman dahulu, saat raksasa dipercaya hidup berdampingan dengan manusia. - Apa konflik utama dalam cerita ini?
Buto Ijo ingin mengambil Timun Mas sesuai janjinya. - Apa solusi konflik?
Timun Mas menggunakan empat bekal ajaib untuk menyelamatkan diri. - Apa alur yang digunakan cerita ini?
Alur maju, dari masa kecil hingga pelarian Timun Mas. - Apa amanat utama cerita ini?
Keberanian, kecerdikan, dan kasih sayang dapat mengalahkan kejahatan. - Apa tema cerita ini?
Perjuangan melawan ancaman dan pentingnya doa serta usaha. - Apa pesan tentang kejujuran dari cerita ini?
Janji adalah hal yang harus dipikirkan matang-matang sebelum diucapkan. - Mengapa Mbok Sirni tetap dinilai baik meski pernah berjanji kepada raksasa?
Karena ia membuat janji itu dalam keadaan terdesak dan tidak memahami akibatnya. - Mengapa bantuan resi tua sangat penting?
Karena ia memberi harapan dan alat pelindung bagi Timun Mas. - Apa arti simbolik biji timun?
Awal kehidupan dan harapan baru. - Apa arti simbolik jarum?
Ketelitian dan kecerdikan. - Apa arti simbolik garam?
Pengorbanan dan kesabaran. - Apa arti simbolik terasi?
Penutup masalah atau klimaks dari perjuangan.

D. Nilai Moral & Pembelajaran (61–80)
- Apa nilai moral tentang cinta orang tua?
Orang tua akan berjuang apa pun demi keselamatan anaknya. - Apa nilai moral tentang keberanian?
Keberanian bukan tanpa takut, tetapi tetap melangkah meski takut. - Apa nilai moral tentang kecerdikan?
Otak yang cerdas bisa mengalahkan kekuatan besar. - Apa nilai moral tentang janji?
Jangan membuat janji tanpa memikirkan akibatnya. - Apa nilai moral tentang usaha dan doa?
Berusaha dan berdoa harus berjalan beriringan. - Apa nilai moral tentang ketekunan?
Hasil besar datang dari usaha yang tekun dan tidak putus asa. - Apa yang bisa dipelajari tentang keikhlasan Mbok Sirni?
Kadang keputusan demi kebaikan anak harus diambil dengan berat hati. - Mengapa hidup sederhana bukan halangan?
Karena kebahagiaan datang dari hati, bukan harta. - Apa pelajaran tentang kerja sama?
Bantuan dari orang bijak dapat menjadi kunci keselamatan. - Mengapa kita harus selalu waspada?
Karena ancaman bisa datang kapan saja. - Apa pelajaran dari keserakahan Buto Ijo?
Keserakahan berujung pada kehancuran diri sendiri. - Apa pelajaran tentang ketabahan?
Timun Mas menunjukkan bahwa ketabahan adalah kekuatan. - Apa yang diajarkan cerita tentang keyakinan?
Yakin pada diri dapat mengalahkan rasa takut. - Mengapa penting menjaga kebaikan hati?
Karena kebaikan hati akan memanggil pertolongan. - Apa pelajaran tentang kebijaksanaan?
Orang bijak tidak hanya menolong, tetapi memberi alat yang tepat. - Apa makna perjuangan?
Hidup selalu penuh tantangan, dan perjuangan adalah bagian dari proses. - Apa makna harapan dalam cerita ini?
Harapan dapat muncul saat kita mempercayainya. - Apa makna keluarga dalam cerita Timun Mas?
Keluarga adalah tempat kembali, apa pun yang terjadi. - Apa pelajaran dari desa yang kembali aman?
Kedamaian datang setelah keberanian menghadapi masalah. - Mengapa cerita ini penting dipelajari pelajar?
Karena sarat nilai moral, budaya lokal, dan pembentukan karakter.

E. Analisis Sastra & Pendidikan (81–100)
- Apa jenis cerita Timun Mas?
Sebuah legenda/folklor Nusantara. - Mengapa cerita ini mudah diingat?
Karena memiliki alur sederhana, tokoh jelas, dan pesan kuat. - Apa unsur magis dalam cerita ini?
Biji mentimun menjadi bayi, dan benda-benda berubah menjadi rintangan besar. - Bagaimana cerita ini menggambarkan budaya Jawa?
Lewat tokoh perempuan kuat, pertapa bijak, dan suasana pedesaan. - Apa konflik yang paling menegangkan?
Kejar-kejaran Timun Mas oleh Buto Ijo. - Apa yang membedakan cerita ini dengan cerita rakyat lain?
Penggunaan empat benda sederhana yang menjadi rintangan besar. - Bagaimana cerita ini relevan untuk zaman sekarang?
Mengajarkan keberanian menghadapi masalah, penting untuk era modern. - Apakah cerita ini mengandung kekerasan?
Hanya simbolik, sehingga tetap ramah anak. - Mengapa cerita ini baik untuk pelajaran Bahasa Indonesia?
Mengajarkan unsur intrinsik, sinopsis, tokoh, alur, dan amanat. - Apa pelajaran tentang keputusan dalam tekanan?
Jangan terburu-buru seperti Mbok Sirni saat membuat janji. - Mengapa pendidikan karakter cocok menggunakan cerita seperti ini?
Karena tokohnya nyata secara moral dan mudah diteladani. - Bagaimana kisah ini meningkatkan imajinasi anak?
Lewat unsur magis seperti kebun raksasa dan lautan mendadak. - Apa hubungan kecerdikan dan keselamatan dalam cerita ini?
Kecerdikan adalah kunci utama keselamatan Timun Mas. - Apa dampak ketakutan yang tidak dikelola?
Bisa membuat keputusan buruk, seperti janji Mbok Sirni kepada raksasa. - Mengapa tokoh pertapa penting dalam cerita tradisional Jawa?
Karena mereka simbol kearifan dan kebaikan. - Bagaimana cara cerita ini menekankan peran perempuan?
Dengan menampilkan dua perempuan kuat: Mbok Sirni dan Timun Mas. - Apa nilai budaya tentang hubungan orang tua–anak?
Anak adalah amanah yang harus dijaga sepenuh hati. - Mengapa cerita rakyat tetap populer?
Karena menyimpan nilai moral yang tak lekang waktu. - Apa pelajaran tentang masa depan dari cerita ini?
Masa depan dapat berubah jika kita berani berusaha. - Apa makna keseluruhan dari cerita Timun Mas?
Bahwa cinta, keberanian, dan kecerdikan dapat mengalahkan kejahatan sebesar apa pun.

![]()





















































