Abu Nasr Mansur Penemu Hukum Sinus

11,528,940 kali dilihat, 5,716 kali dilihat hari ini

Sebagian besar karya Abu Nasr Mansur ada di bidang matematika, dan beberapa tulisannya juga membahas masalah astronomi.

Abu Nasr Mansur bin Ali (960 M – 1036 M) merupakan seorang ahli matematika Muslim dari Persia.

Abu Nasr Mansur adalah penemu hukum sinus.

Abu Nasr Mansur menuntut ilmu dan berguru pada seorang astronom dan ahli matematika Muslim terkenal  saat itu, yaitu Abul Wafa (940 M – 998 M).

Abu Nasr Mansur dengan cepat menguasai matematika dan astronomi.

Kehebatannya itu pun kemudian Abu Nasr Mansur wariskan pada muridnya, yaitu Al-Biruni (973 M – 1048 M).

Di kemudian hari, ternyata dunia lebih mengenal Al-Biruni dibandingkan Abu Nasr Mansur.

Kolaborasi dengan Al Biruni

Al-Biruni tak hanya menjadi muridnya saja, tetapi juga menjadi seorang sahabat yang sangat penting dalam bidang matematika.

Mereka bekerja sama menemukan rumus-rumus serta hukum-hukum yang sangat luar biasa dalam matematika.

Kolaborasi kedua ilmuwan itu telah melahirkan sederet penemuan yang sangat hebat dan bermanfaat bagi peradaban manusia.

Kontribusi Sang Ilmuwan

Abu Nasr Mansur telah banyak memberikan kontribusi yang penting dalam dunia ilmu pengetahuan.

Sebagian besar karya Abu Nasr Mansur ada di bidang matematika, dan beberapa tulisannya juga membahas masalah astronomi.

Dalam bidang matematika, Abu Nasr Mansur memiliki begitu banyak karya yang sangat penting dalam trigonometri.

Abu Nasr Mansur banyak dikenal untuk penemuannya tentang hukum sinus.

Abu Nasr Mansur berhasil mengembangkan karya-karya ahli matematika, astronomi, geografi, dan astrologi Romawi, bernama Claudius Ptolemaeus (90 SM – 168 SM).

Selain itu, Abu Nasr Mansur juga mempelajari karya ahli matematika dan astronom Yunani, Menelaus of Alexandria (70 SM – 140 SM).

Karya-karya Fenomenal Abu Nasr Mansur

Kerjasama Abu Nasr Mansur dengan al-Biruni begitu terkenal.

Abu Nasr Mansur berhasil menyelesaikan sekitar 25 karya besar bersama al-Biruni.

Sekitar 17 karyanya hingga kini masih bertahan.

Ini menunjukkan bahwa Abu Nasr Mansur adalah seorang astronom dan ahli matematika yang luar biasa.

Dalam bidang Matematika, Abu Nasr Mansur memiliki tujuh karya, sedangkan sisanya dalam bidang astronomi.

Semua karya Abu Nasr Mansur yang masih bertahan telah dialihbahasakan ke dalam bahasa Eropa.

Secara khusus, Abu Nasr Mansur mempersembahkan sebanyak 20 karya kepada muridnya al-Biruni.

Salah satu adikarya sang saintis Muslim ini adalah komentarnya dalam buku The Spherics of Menelaus.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Nurul Ihsan
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Uci Ahmad Sanusi
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Qultum Media (Jakarta, Indonesia)
  • Copyright: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *