Ebook Anak

Ibnu Majid Pelaut Ulung dan Penemu Kompas Modern

 12,032,841 total views,  1,070 views today

Pada usia yang masih sangat muda, Ibnu Majid telah berhasil mengarungi Samudera Hindia.

Ahmad Ibnu Majid atau Ibnu Majid lahir di Julphar, Uni Emirat Arab pada 1421 M.

Ibnu Majid dikenal sebagai navigator atau pelaut legendaris Muslim di abad ke-15 yang sangat disegani oleh para pelaut pada zamannya.

Sebelum Ibnu Majid, sangat sedikit pelaut Arab yang berani berlayar jauh.

Pelaut Pemberani

Ibnu Majid telah terbiasa mengikuti pelayaran di Laut Merah bersama ayahnya.

Pada usia yang masih sangat muda, Ibnu Majid telah berhasil mengarungi Samudera Hindia.

Bahkan, penjelajahannya yang sangat lama di Samudera Hindia, membuat Ibnu Majid sangat memahami seluk beluk daerah itu.

Berkat keberaniannya menyusuri daerah baru yang jarang dikunjungi, maka Ibnu Majid pun kian dikenal.  

Penemu Kompas

Menurut sebagian sejarawan dunia, penemu Benua Amerika sebenarnya bukanlah Christoper Colombus.

Penemu Benua Amerika sebenarnya para pelaut Arab, lima ratus tahun, sebelum Colombus tiba di Amerika.

Para pelaut Portugis sangat kagum pada kompas Ibnu Majid yang memiliki 32 arah mata angin.

Para pelaut Arab memanggilnya Syeikh Majid.

Setiap penjelajahan Ibnu Majid didukung alat canggih, berupa kompas yang dibuatnya sendiri.

Dengan bantuan kompasnya itu, Ibnu Majid berhasil menjelajahi daerah pantai Benua Afrika.

Mulai dari Laut Merah ke arah selatan, lalu ke Barat hingga Maroko dan Laut Tengah.

Tak diragukan lagi, ilmu kelautan sangat dikuasai dan dipahami Ibnu Majid.

Maka tak sia-sia, jika Ibnu Majid dikenal sangat ahli dalam membuat peta atau kartografer.

Karya Fenomenal Ibnu Majid

Karya-karya Ibnu Majid telah memberi pengaruh luas dalam dunia pelayaran dan peradaban dunia, baik di dunia Islam maupun dunia Barat.

Karya Ibnu Majid telah memberi inspirasi dan semangat bagi para pelaut di zamannya, untuk melakukan penjelajahan.

Karya terpenting Ibnu Majid adalah Kitab al-Fawaid fi Usul Ilm al-Bahr wal-Qawaid (Buku Pedoman tentang Prinsip dan Peraturan Navigasi), yang ditulisnya pada 1490 M.

Kitab tersebut berisi 28 posisi bulan, bintang, rute Samudera Hindia, peta pelabuhan, dan daratan, mulai dari Madagaskar sampai Jawa.

Kitab itu juga merupakan salah satu rujukan penting dalam bidang kelautan pada zamannya.

Kitab itu menjadi semacam buku ensiklopedia navigasi yang menjelaskan beberapa hal, di antaranya:

  • sejarah dan prinsip dasar navigasi
  • macam-macam kompas
  • perbedaan cara berlayar di berbagai perairan
  • jumlah angin musim dan angin musim laut lainnya
  • topan
  • dan beberapa topik lainya untuk navigator profesional.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Nurul Ihsan
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Uci Ahmad Sanusi
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Qultum Media (Jakarta, Indonesia)
  • Copyright: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *