Ebook Anak

Ibnu Sina Maha Guru Pertama Kedokteran Modern

 11,748,447 total views,  3,567 views today

Sumbangan Ibnu Sina dalam bidang kedokteran telah diakui oleh dunia Islam dan Barat.

Ibnu Sina atau di Barat dikenal Avicenna adalah seorang ilmuwan dan filsuf yang dijuluki  “Bapak Pengobatan Modern.”  

Sumbangan Ibnu Sina dalam bidang kedokteran telah diakui oleh dunia Islam dan Barat.

Ibnu Sina menjadi orang pertama penemu sistem peredaran darah, 600 tahun sebelum William Harvey menemukannya.

Sejak kecil, Ibnu Sina sudah memiliki kecerdasan luar biasa.

Pada usia 5 tahun, Ibnu Sina sudah pandai menghapal dan memahami seluruh isi Al Qur’an.

Maha Guru Pertama Dunia Kedokteran  

Pengkajian Ibnu Sina, awalnya bermula dalam bidang bahasa dan sastera.

Selain itu, Ibnu Sina turut mempelajari pelbagai ilmu pengetahuan lainnya.

Namun, pengkajian Ibnu Sina lebih menonjol dalam bidang kedokteran.

Bahkan Ibnu Sina bisa disebut, sebagai mahaguru dalam dunia kedokteran.

Ibnu Sina menemukan penyebab penyakit menular, seperti TBC.

Ibnu Sina pun menjadi dokter pertama yang menjabarkan radang otak dan menemukan fungsi tali pusat bayi.

Nama Ibnu Sina tambah kian dikenal, saat ia berhasil menyembuhkan penyakit Raja Bukhara, Nuh bin Mansur.

Penyakit Raja Nuh bin Mansur gagal diobati oleh dokter-dokter terkenal lainnya saat itu.

Ketika Raja Nuh bin Mansur akan memberinya hadiah, Ibnu Sina menolaknya secara halus.

Ibnu Sina hanya minta diizinkan untuk membaca semua buku-buku yang ada di perpustakaan kerajaan.

Karena kehebatannya itulah, maka Ibnu Sina memperoleh gelar al-Syeikh al-Rais (Mahaguru Pertama).

Jika Ibnu Sina menemui masalah, maka ia akan pergi shalat di masjid dan beritikaf sampai menemukan jawabannya.

Ilmuwan Serba Bisa

Kemasyhuran Ibnu Sina telah melampaui wilayah dunia Islam.

Ibnu Sina telah menulis 450 buah buku.

Bukunya yang terkenal “Al Qanun fil Tabib (Precepts of Medicine) yang terbit pada tahun 1593.

Inilah ensiklopedi terlengkap kedokteran yang memuat jutaan istilah dan dianggap kitab sucinya dunia kedokteran.

Dalam waktu kurang dari 100 tahun, buku itu telah dicetak ke dalam 15 bahasa.

Maka tak aneh jika buku Al Qanun fil Tabib dijadikan sebagai bahan rujukan di berbagai universitas kedokteran di Eropa.

Buku terkenal Ibnu Sina lainnya adalah  “Remedies for The Heart” yang membahas 760 jenis penyakit dan cara pengobatannya.

Selain itu, Ibnu Sina juga menulis di bidang keilmuan lainnya, seperti metafisika, musik, astronomi, philologi (ilmu bahasa), syair, prosa, dan agama.

Dalam dunia sastra, Ibnu Sina telah menghasilkan ratusan kumpulan risalah sastra kreatif.

Ibnu Sina wafat pada tahun 1037 M di Hamadan, Iran, karena penyakit maag yang kronis.

Ibnu Sina wafat ketika sedang mengajar di sebuah sekolah.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Nurul Ihsan
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Uci Ahmad Sanusi
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Qultum Media (Jakarta, Indonesia)
  • Copyright: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *