Suara Gemuruh dari Langit Saat Azan Bilal Berkumandang

Loading

Tiba-tiba, saat azan berlangsung, terdengar suara gemuruh di Kota Madinah.

52 kisah terbaik nabi muhammad penuh hikmah teladan cover2
Download ebook anak “52 Kisah Terbaik Nabi Muhammad Penuh Hikmah Teladan” karya Kak Nurul Ihsan dengan donasi.

Suatu hari, Rasulullah Saw. menyuruh Bilal bin Rabah untuk mengumandangkan azan.

Tiba-tiba, saat azan berlangsung, terdengar suara gemuruh di Kota Madinah.

Rasulullah Saw. kemudian bersabda, “Tahukah kalian tentang suara gemuruh itu?”

“Sesungguhnya Allah Swt. menyuruh supaya pintu-pintu langit dibuka sampai ke Arsy untuk menyambut azan Bilal,” jelas Rasulullah kepada para sahabat.

Kemudian Abu Bakar bertanya, “Apakah hal itu hanya berlaku untuk Bilal saja ya Rasulullah?”

Rasulullah Saw. lalu menjawab, “Bukan hanya untuk Bilal saja. Hal itu berlaku untuk semua orang yang azan atau muazin.”

“Ruh para muazin itu berkumpul dengan para syuhada.”

“Maka pada hari kiamat akan ada seruan, ‘Di manakah para muazin?’ Maka berdirilah mereka di atas bukit misik (kasturi) dan kapur barus,'” sambung Rasulullah Saw yang diikuti decak kagum para sahabat. ***

Keutamaan Muazin

  • Suara azan membuat setan lari ketakutan.
  • Muazin atau orang yang azan akan berleher paling panjang pada hari kiamat nanti.
  • Muazin akan mendapat pahala besar.
  • Muazin akan diampuni dosa-dosanya sejauh jarak suara azannya.
  • Muazin akan didoakan Rasulullah Saw.

DOWNLOAD 400 PUSTAKA DIGITAL ANAK & KELUARGA

Download 10 Ribu Halaman Ebook Legal dan Printable dengan Donasi
Download 400 ebook Pustaka Digital Anak dan Keluarga printable karya Kak Nurul Ihsan (ebookanak.com)

Kuis Islami Anak: Keutamaan Muazin & Kisah Azan Bilal โ€“ Belajar Seru Tentang Pahala Azan!


Loluna Baby Face & Body Sunscreen 30ml SPF 50+ PA++++ dengan 5x Ceramide & Niacinamide

Cek di Shopee: Proteksi Lengkap UVA UVB, Anti-Polusi, Anti-Kusam, Skin Barrier, Gentle

  1. Siapakah yang diperintahkan Rasulullah Saw. untuk mengumandangkan azan?
    A. Umar bin Khattab
    B. Abu Bakar
    C. Bilal bin Rabah ✅
    D. Ali bin Abi Thalib
  2. Apa yang terjadi saat Bilal mengumandangkan azan di Kota Madinah?
    A. Hujan turun deras
    B. Gemuruh terdengar di kota ✅
    C. Matahari terbenam
    D. Semua orang tidur
  3. Apa maksud suara gemuruh yang terdengar saat Bilal azan?
    A. Tanda akan ada perang
    B. Pintu langit dibuka sampai ke Arsy ✅
    C. Malaikat sedang turun
    D. Guntur biasa
  4. Siapa yang bertanya kepada Rasulullah apakah keutamaan azan hanya untuk Bilal?
    A. Umar
    B. Ali
    C. Abu Bakar ✅
    D. Usman
  5. Apa jawaban Rasulullah tentang keutamaan azan?
    A. Hanya untuk Bilal
    B. Untuk para malaikat
    C. Untuk semua orang yang azan ✅
    D. Hanya untuk orang Madinah
  6. Pada hari kiamat, para muazin akan dipanggil untuk berdiri di atas:
    A. Bukit pasir
    B. Bukit salju
    C. Bukit kasturi dan kapur barus ✅
    D. Bukit emas
  7. Apa yang terjadi pada setan saat mendengar azan?
    A. Menangis
    B. Tersenyum
    C. Lari ketakutan ✅
    D. Menyanyi
  8. Apa keistimewaan muazin pada hari kiamat?
    A. Menjadi malaikat
    B. Memiliki leher paling panjang ✅
    C. Bisa terbang
    D. Jadi raja
  9. Apa balasan bagi muazin atas suara azannya?
    A. Dicatat sebagai hadiah
    B. Diampuni dosanya sejauh jarak suara azan ✅
    C. Mendapat makanan
    D. Diberi pakaian emas
  10. Siapakah yang akan mendoakan para muazin?
    A. Malaikat
    B. Nabi Musa
    C. Rasulullah Muhammad Saw. ✅

Download 200+ ebook anak bergambar PDF printable karya Kak Nurul Ihsan dan tim

25 KUIS TANYA JAWAB TENTANG BILAL BIN RABAH, MUADZIN PERTAMA RASULULLAH

Untuk Anak Hebat Indonesia – Sumber Terpercaya dan Kredibel


Assalamu’alaikum adik-adik hebat dan pengunjung setia ebookanak.com!

Baca juga:  Rasulullah dan Zahir Yang Berwajah Buruk Rupa

Tahukah kalian siapa muadzin pertama dalam sejarah Islam? Dialah Bilal bin Rabah, sahabat Nabi yang luar biasa! Perjalanan hidupnya penuh dengan keteguhan iman, keberanian, dan kesetiaan kepada Rasulullah SAW. Yuk, kita belajar bersama melalui 25 kuis seru tentang Bilal bin Rabah, sang muadzin Rasulullah!


BAGIAN 1: PROFIL DAN NASAB BILAL BIN RABAH

Mengenal asal-usul dan identitas Bilal

Pertanyaan 1:
Siapakah nama lengkap Bilal bin Rabah?

Jawaban:
Nama lengkapnya adalah Bilal bin Rabah Al-Habasyi. Ia biasa dipanggil Abu Abdillah dan digelari Muadzdzin Ar-Rasul (muadzin Rasulullah) . Beliau lahir di daerah as-Sarah sekitar 43 tahun sebelum hijrah, atau sekitar tahun 580 Masehi .

Pertanyaan 2:
Dari manakah asal keturunan Bilal bin Rabah?

Jawaban:
Bilal berasal dari negeri Habasyah (sekarang Ethiopia) di Afrika. Karena itu, beliau memiliki kulit hitam dan rambut keriting . Ayahnya bernama Rabah, seorang budak Arab, sedangkan ibunya bernama Hamamah, seorang budak wanita berkulit hitam . Karena kondisi ibunya, sebagian orang memanggil Bilal dengan sebutan “Ibnu as-Sauda” (putra wanita hitam) .

Pertanyaan 3:
Di kota manakah Bilal bin Rabah dilahirkan dan dibesarkan?

Jawaban:
Bilal bin Rabahย dilahirkan dan dibesarkan di kota Makkah, meskipun kedua orang tuanya berasal dari Habasyah. Ia dibesarkan di Kota Mekah sebagai seorang hamba (budak) milik keluarga Bani Abdu ad-Dar, lebih tepatnya keluarga Bani Jumah.

Pertanyaan 4:
Siapa nama majikan Bilal bin Rabah sebelum masuk Islam?

Jawaban:
Setelah ayahnya meninggal, Bilal diwariskan kepadaย Umayyah bin Khalaf, seorang tokoh penting kaum Quraisy yang sangat memusuhi Islam. Umayyah bin Khalaf adalah pemuka Quraisy yang paling kejam dalam menyiksa Bilal.

Pertanyaan 5:
Bagaimana postur tubuh Bilal bin Rabah?

Jawaban:
Bilal digambarkan memilikiย postur tubuh tinggi, kurus, warna kulitnya cokelat kehitaman, pelipisnya tipis, dan rambutnya lebatย (keriting). Meskipun secara fisik tidak terlalu kuat, beliau memiliki keteguhan iman yang luar biasa.


BAGIAN 2: KISAH MASUK ISLAM DAN SIKSAAN

Keteguhan iman di tengah cobaan

Pertanyaan 6:
Kapan Bilal bin Rabah masuk Islam?

Jawaban:
Bilal bin Rabah termasuk kelompok orang-orang pertama yang memeluk Islam (As-Sabiqun al-Awwalun) . Saat Bilal masuk Islam, hanya ada beberapa orang yang telah mendahuluinya, seperti Khadijah, Abu Bakar, Ali bin Abi Thalib, Ammar bin Yasir bersama ibunya Sumayyah, Shuhaib ar-Rumi, dan Miqdad bin Aswad . Diperkirakan beliau masuk Islam pada usia sekitar 30 tahun .

Pertanyaan 7:
Bagaimana cara Umayyah bin Khalaf menyiksa Bilal?

Jawaban:
Umayyah bin Khalaf menyiksa Bilal dengan sangat kejam. Ia menghantam punggung Bilal dengan cambuk, menjemurnya di tengah gurun pasir yang panas selama berhari-hari tanpa pakaian, serta menindih dadanya dengan batu besar yang panas. Leher Bilal diikat dengan tali, lalu orang-orang kafir menyuruh anak-anak mereka untuk menyeretnya di antara perbukitan Makkah .

Pertanyaan 8:
Apa yang diucapkan Bilal saat disiksa?

Jawaban:
Di tengah siksaan yang pedih, Bilal terus mengucapkan “Ahad, Ahad” yang berarti “Allah Maha Esa” . Beliau tidak pernah mengeluh atau meminta pertolongan kepada manusia, tetapi hanya terus mengagungkan kebesaran Allah SWT. Para penyiksanya memaksa Bilal agar memuji Latta dan Uzza (berhala), tapi Bilal justru memuji dan mengagungkan Allah .

Pertanyaan 9:
Siapakah yang membebaskan Bilal dari perbudakan?

Jawaban:
Bilal dibebaskan olehย Abu Bakar Ash-Shiddiq RA. Ketika Abu Bakar mengetahui penyiksaan yang dialami Bilal, ia segera membelinya dan memerdekakannya. Umar bin Khattab kemudian berkata, “Abu Bakar adalah pemimpin (sayyid) kami dan dia telah memerdekakan seorang pemimpin (sayyid) kami”.

Pertanyaan 10:
Berapakah harga yang dibayar Abu Bakar untuk memerdekakan Bilal?

Jawaban:
Abu Bakar membayar harga yangย sangat mahalย untuk memerdekakan Bilal. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Abu Bakar membelinya dengan harga yang berlipat-lipat dari nilai biasanya. Ini menunjukkan betapa mulianya kedudukan Bilal di mata Abu Bakar dan betapa besar keikhlasan Abu Bakar dalam menolong saudara seimannya.


BAGIAN 3: BILAL SEBAGAI MUADZIN PERTAMA

Suara emas penyeru shalat

Pertanyaan 11:
Kapan Bilal bin Rabah ditunjuk sebagai muadzin pertama?

Baca juga:  Bairuha' Kebun Kurma Kesayangan Abu Thalhah

Jawaban:
Setelah Rasulullah SAW hijrah ke Madinah dan Masjid Nabawi selesai dibangun, Allah mensyariatkan adzan. Rasulullah SAW kemudian menunjuk Bilal untuk mengumandangkan adzan karena ia memiliki suara yang sangat merdu. Sejak saat itulah Bilal menjadi muadzin pertama dalam sejarah Islam .

Pertanyaan 12:
Apa yang melatarbelakangi turunnya syariat adzan?

Jawaban:
Pada awal-awal di Madinah, kaum muslimin berkumpul untuk shalat tanpa ada panggilan. Rasulullah SAW pernah bermaksud membuat terompet seperti orang Yahudi, tetapi tidak menyukainya. Kemudianย Abdullah bin Zaid bermimpi bertemu seseorang yang mengajarkan kalimat adzan. Rasulullah SAW menyatakan bahwa mimpi itu benar dan menyuruh Bilal untuk mengumandangkannya karena suaranya lebih merdu.

Pertanyaan 13:
Apa saja 4 alasan Bilal dipilih sebagai muadzin pertama?

Jawaban:
Empat alasan Bilal dipilih sebagai muadzin pertama :

  1. Memiliki suara yang lantang dan merduย – siapapun akan bergetar hatinya mendengar suaranya
  2. Sangat menghayati kalimat-kalimat adzanย – karena pengalaman pahitnya disiksa dengan mengucapkan “Ahad”
  3. Memiliki kedisiplinan yang tinggiย – menjalankan tugas adzan 5 waktu dengan tepat
  4. Memiliki keberanianย – berani mengumandangkan adzan di masa-masa awal dakwah

Pertanyaan 14:
Di mana saja Bilal pernah mengumandangkan adzan?

Jawaban:
Bilal mengumandangkan adzan di berbagai tempat penting :

  • Di Masjid Nabawi, Madinahย – setiap hari selama masa hidup Rasulullah
  • Di atas Ka’bahย – saat peristiwa Fathu Makkah (pembebasan kota Makkah)
  • Di Makkahย – untuk pertama kalinya di kota kelahirannya

Pertanyaan 15:
Apa yang dilakukan Bilal setiap selesai mengumandangkan adzan di masa Rasulullah?

Jawaban:
Setelah mengumandangkan adzan, Bilal biasaย berdiri di depan pintu rumah Rasulullah SAWย seraya berseru, “Hayya ‘alashshalaati hayya ‘alashshalaati (Mari melaksanakan shalat, mari meraih keuntungan).” Lalu ketika Rasulullah keluar, Bilal segera melantunkan iqamat sebagai tanda shalat dimulai.


BAGIAN 4: KEUTAMAAN DAN KEMULIAAN BILAL

Sahabat yang dijamin masuk surga

Pertanyaan 16:
Apa keistimewaan Bilal yang disebutkan dalam hadits tentang suara terompah di surga?

Jawaban:
Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW pernah bersabda kepada Bilal setelah shalat Subuh, “Wahai Bilal, ceritakanlah kepadaku tentang amalan yang paling engkau harapkan manfaatnya dalam Islam. Sesungguhnya tadi malam aku mendengar suara terompahmu di depanku di surga.” Ini menunjukkan bahwa Bilal termasuk sahabat yang dijamin masuk surga .

Pertanyaan 17:
Apa amalan rahasia Bilal yang membuatnya dirindukan surga?

Jawaban:
Bilal menjawab, “Tidak ada satu amalan yang lebih aku harapkan manfaatnya selain aku tidak pernah berwudhu di waktu malam atau siang, melainkan aku akan shalat (sunnah) dengan wudhu itu sebanyak yang Allah takdirkan untukku.” Artinya, setiap kali Bilal berwudhu, ia selalu melaksanakan shalat sunnah wudhu dua rakaat .

Pertanyaan 18:
Peperangan apa saja yang diikuti Bilal bersama Rasulullah?

Jawaban:
Bilal bin Rabah tercatat mengikuti semua peperangan bersama Rasulullah SAW, mulai dari Perang Badar dan semua peperangan setelahnya. Beliau selalu setia mendampingi Rasulullah di medan jihad .

Pertanyaan 19:
Siapa saja yang menjadi muadzin di masa Rasulullah selain Bilal?

Jawaban:
Selain Bilal, ada dua sahabat lain yang juga menjadi muadzin di masa Rasulullah, yaitu Abu Mahdzurah al-Jumahi dan Abdullah bin Ummi Maktum (sahabat buta yang pernah menggantikan Bilal ketika berhalangan) .

Pertanyaan 20:
Apa yang dilakukan Bilal saat peristiwa Fathu Makkah?

Jawaban:
Saat peristiwa Fathu Makkah (pembebasan kota Makkah), Bilal masuk ke Kakbah bersama Rasulullah, Utsman bin Thalhah, dan Usamah bin Zaid. Ketika waktu shalat tiba, Rasulullah memerintahkan Bilal untukย naik ke atas Ka’bah dan mengumandangkan adzan. Ini adalah adzan pertama yang menggema di kota Makkah dan menjadi simbol kemenangan Islam.


BAGIAN 5: SETELAH WAFATNYA RASULULLAH

Kesedihan yang mendalam

Pertanyaan 21:
Apa yang terjadi ketika Bilal mengumandangkan adzan setelah Rasulullah wafat?

Jawaban:
Saat Rasulullah SAW wafat, Bilal mencoba mengumandangkan adzan. Namun ketika sampai pada kalimat “Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah” (aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah), suaranya terhenti. Bilal menangis tersedu-sedu karena teringat Rasulullah. Ia tidak sanggup melanjutkan adzannya .

Pertanyaan 22:
Ke mana Bilal pergi setelah Rasulullah wafat?

Baca juga:  Rasulullah Sering Kelaparan

Jawaban:
Setelah Rasulullah wafat, Bilal memutuskan untuk pindah ke Syam (Syiria) . Ia tidak sanggup tinggal di Madinah karena setiap melihat sesuatu yang berhubungan dengan Nabi, kesedihannya semakin menjadi-jadi. Ia hanya sanggup mengumandangkan adzan selama tiga hari setelah wafatnya Rasulullah .

Pertanyaan 23:
Apa yang terjadi ketika Bilal bermimpi bertemu Rasulullah?

Jawaban:
Suatu ketika Bilal bermimpi didatangi Rasulullah yang berkata, “Apakah kamu tidak rindu padaku? Kenapa kau tidak mengunjungiku?” Bilal kaget dan langsung bergegas pergi ke Madinah dengan memacu kudanya. Setiba di makam Nabi, ia menangis dan mencium makam Nabi. Di sana ia bertemu dengan Hasan dan Husein, cucu Rasulullah .

Pertanyaan 24:
Kapan dan di mana Bilal bin Rabah wafat?

Jawaban:
Bilal bin Rabah wafat pada tahun 20 Hijriah atau 640 Masehi di kota Damaskus, Suriah. Beliau wafat dalam usia sekitar 60 tahun dan dimakamkan di pemakaman Bab ash-Shaghir, Damaskus .

Pertanyaan 25:
Mengapa nama “Bilal” diabadikan sebagai sebutan untuk muadzin hingga sekarang?

Jawaban:
Nama Bilal diabadikan sebagai sebutan untuk muadzin karena beliau adalah muadzin pertama dalam sejarah Islam dan memiliki keteladanan luar biasa. Di banyak masjid di Indonesia, petugas muadzin sering disebut dengan “bilal” sebagai bentuk penghormatan kepada sang muadzin Rasulullah. Kisah hidupnya yang penuh keteguhan iman, dari budak yang tersiksa menjadi manusia mulia, menjadi inspirasi sepanjang masa .


BONUS: HADITS TENTANG BILAL BIN RABAH

NoHaditsArti
1“Sesungguhnya aku mendengar suara terompahmu di surga” (HR. Bukhari & Muslim)Bilal dijamin masuk surga
2“Temuilah Bilal dan sampaikan seruan itu, suruh ia mengumandangkannya. Sesungguhnya suaranya lebih merdu darimu” (HR. Ahmad)Keistimewaan suara Bilal
3“Abu Bakar adalah pemimpin kami dan dia telah memerdekakan pemimpin kami” (Umar bin Khattab)Kemuliaan Bilal di mata sahabat

KESIMPULAN

Dari kisah Bilal bin Rabah, kita belajar banyak hal:

✅ Keteguhan iman – meskipun disiksa, iman tidak goyah
✅ Kesetiaan – selalu setia mendampingi Rasulullah
✅ Kedisiplinan – menjalankan tugas adzan dengan tepat waktu
✅ Istiqamah – konsisten dengan amalan sunnah wudhu dan shalat
✅ Persamaan derajat – Islam tidak membedakan warna kulit dan status sosial

Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan harta kalian, tetapi Dia melihat kepada hati dan amal kalian.” (HR. Muslim)


SUMBER RUJUKAN TERPERCAYA

Kuis ini disusun dari sumber-sumber kredibel dan terpercaya berikut:

  1. Wikipedia Indonesiaย – Ensiklopedia daring dengan referensi lengkap tentang Bilal bin Rabahย 
  2. Republika.co.idย – Portal berita Islam terkemuka di Indonesiaย 
  3. NU Online Sumenepย – Lembaga keagamaan terpercaya dengan literatur klasikย 
  4. Kompas.comย – Media nasional terkemuka dengan rubrik cahaya Islamย 
  5. Detik.comย – Portal berita terpercaya dengan rubrik Hikmahย 
  6. RRI.co.idย – Lembaga penyiaran publik nasionalย 
  7. Buku “Biografi 60 Sahabat Nabi”ย – Karya Muhammad Khalid, Penerbit Ummul Quroย 
  8. Buku “The Great Sahabat”ย – Karya Rizem Aizidย 
  9. Buku “Sirah Nabawiyah”ย – Karya Ibnu Hisyamย 

AYO MENELADANI BILAL BIN RABAH!

Adik-adik bisa mulai meneladani sifat-sifat mulia Bilal dalam kehidupan sehari-hari:

  1. Teguh pendirianย – tidak mudah terpengaruh teman yang mengajak keburukan
  2. Disiplin shalatย – selalu shalat tepat waktu
  3. Rajin wudhu dan shalat sunnahย – seperti kebiasaan Bilal
  4. Setia kepada orang tua dan guruย – seperti kesetiaan Bilal kepada Rasulullah
  5. Bangga dengan identitas diriย – Bilal bangga menjadi muslim meskipun pernah menjadi budak

Selamat belajar, adik-adik hebat!
Jadilah muslim yang teguh iman seperti Bilal bin Rabah!


ยฉ 2026 ebookanak.com | All Rights Reserved | Untuk Anak Indonesia Lebih Baik

Rumbling Sound from the Sky When Bilal’s Call to Prayer Reverberates

One day, Rasulullah SAW. ordered Bilal bin Rabah to call the call to prayer.

Suddenly, when the call to prayer took place, there was a roar in the City of Medina.

Rasulullah saw. then said, “Do you know about the roar?”

“Indeed Allah SWT. ordered that the doors of heaven be opened up to the Throne to welcome Bilal’s call to prayer,” explained the Prophet to his friends.

Then Abu Bakr asked, “Does this only apply to Bilal, O Messenger of Allah?”

Rasulullah saw. then replied, “Not only for Bilal. This applies to everyone who calls to prayer or the muezzin.”

“The souls of the muezzins gather with the martyrs.”

“Then on the Day of Judgment there will be a call, ‘Where are the muezzins?’ So they stood on a hill of musk (kasturi) and camphor,'” continued Rasulullah SAW, followed by the admiration of his friends. ***

Priority of the Muezzin

  • The sound of the call to prayer makes Satan run in fear.
  • The muezzin or the person who calls to prayer will have the longest neck on the Day of Resurrection.
  • The muezzin will be greatly rewarded.
  • The muezzin will be forgiven for his sins as far as the call to prayer is heard.
  • The muezzin will be prayed for by Rasulullah SAW.

Suara Gemuruh dari Langit Saat Azan Bilal Berkumandang
Suara Gemuruh dari Langit Saat Azan Bilal Berkumandang. (Kak Nurul Ihsan/ebookanak.com)

Kontributor:

  • Naskah: Kak Nurul Ihsan
  • Ilustrasi: Uci Ahmad Sanusi
  • Desain layout: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Smart Books, Bandung, Indonesia
  • Copyright/hak cipta: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Loading

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ’ณ Donasi via PayPal ๐Ÿคฒ Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!
Soundbook Learning How to Do Shalat