Zulaikha Menggoda Nabi Yusuf

11,499,340 kali dilihat, 7,060 kali dilihat hari ini

Zulaikha Menggoda Nabi Yusuf

Setiap hari, Zulaikha melihat Nabi Yusuf yang berwajah tampan. 

Zulaikha sangat mengagumi Nabi Yusuf yang berbudi luhur.

Kekagumannya itu berkembang menjadi keinginan untuk memiliki.

Zulaikha mencoba menahan perasaannya, namun godaan untuk bersama dengan Nabi Yusuf begitu besar.

Zulaikha pun lambat laun dikuasai hawa nafsu.

Ketika keinginannya sudah tidak tertahan lagi.

Zulaikha lalu mencoba menggoda Nabi Yusuf dengan berbagai macam cara. 

Zulaikha bersikap lebih manis daripada biasanya.

Namun, sikapnya itu bukan sikap seorang ibu kepada anaknya, tetapi sikap seorang wanita yang sedang jatuh cinta.

Sementara itu, Nabi Yusuf tetap bersikap biasa dan sopan kepada Zulaikha.

Nabi Yusuf menjaga hatinya agar tidak tergoda oleh rayuan apa pun. 

Zulaikha menjadi jengkel.

Zulaikha sudah tidak dapat menahan hawa nafsunya.

Zulaikha pun mencari-cari kesempatan untuk menggoda Nabi Yusuf.

Hingga pada suatu hari ketika suami Zulaikha sedang pergi.

Zulaikha masuk ke kamar Nabi Yusuf dan memanggil Nabi Yusuf supaya ikut ke kamarnya.

Zulaikha pura-pura meminta bantuan Nabi Yusuf.

Begitu Nabi Yusuf sudah berada di dalam kamar, Zulaikha cepat mengunci pintu kamarnya.

Zulaikha lalu merayu Nabi Yusuf.

Namun, Nabi Yusuf menolaknya. 

Zulaikha menjadi marah.

Zulaikha merasa dihina dan diremehkan.

Melihat Zulaikha marah, Nabi Yusuf segera lari.

Nabi Yusuf takut Zulaikha menjadi nekat.

Nabi Yusuf berlari ke pintu yang terkunci.

Zulaikha cepat bangun dan mengejar Nabi Yusuf.

Zulaikha menarik baju Nabi Yusuf keras-keras sehingga bagian belakangnya robek.

Pada saat Zulaikha menarik Nabi Yusuf,  Futhifar datang dan menggedor pintu.

(QS. Yusuf: 22-29)

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Rani Yulianti
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Dini Tresnadewi dan Aep Saepudin
  • Desainer dan layouter: Jumari, Nurul Ihsan
  • Penerbit: Erlangga For Kids (Jakarta, Indonesia)

Jasa penerbitan buku dan self publishing

 

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *