Ebook Anak

Imam Malik Jual Genting untuk Bekal Mencari Ilmu

 11,761,243 total views,  779 views today

Saat Imam Malik tidak memiliki apa-apa lagi untuk bekal menuntut ilmu.

Mungkin sulit dibayangkan pada masa kini, perjuangan para ulama dan imam zaman dulu dalam mencari ilmu.

Mereka teramat gigih dan mengorbankan hampir segalanya untuk mendapatkan ilmu.

Meski dililit kemiskinan, sama sekali tak menyurutkan tekad Imam Malik untuk terus belajar dan mencari ilmu.

Saat Imam Malik tidak memiliki apa-apa lagi untuk bekal menuntut ilmu.

Imam Malik harus mencopot atap rumahnya satu-persatu, lalu kayu atapnya ia jual.

Uang hasil penjualan kayunya itu, Imam Malik pakai bekal untuk mencari ilmu.

Demikian pula, Yahya bin Ma’in telah menghabiskan 1.050.000 dirham untuk biaya mencari ilmunya.

Sehingga barang berharga yang Yahya bin Ma’in miliki hanyalah sandal yang dipakainya.

Sementara itu, Imam Bukhori telah berguru pada 1000 ulama dari berbagai negara, sehingga ia meriwayatkan banyak hadits.

Lain lagi, kegigihan menuntut ilmu yang ditunjukkan Sa’id bin Al-Musayyab.

Sa’id bin Al-Musayyab harus berjalan berhari-hari dan bermalam-malam, hanya untuk mencari satu buah hadits.

Pesan Moral
Salah satu amalan yang tidak terputus adalah mencari ilmu.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Nurul Ihsan
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Uci Ahmad Sanusi dan Nonoy
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Ruang Kata (Bandung, Indonesia) dan Edukid Distributors Sdn. Bhd (Malaysia)
  • Copyright: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *