Ebook Anak

Saad bin Ubadah dan Semangkuk Bubur Rasulullah

 12,037,774 total views,  3,755 views today

Mangkuk milik Sa’ad tersebut, lalu diedarkan oleh Rasulullah Saw ke rumah istri-istri beliau.

Sa’ad bin ‘Ubadah atau biasa dipanggil Abu Tsabit adalah seorang bangsawan yang dihormati pada masa jahiliyah.

Karena Saad bin Ubadah memiliki kepandaian menulis, berenang, dan memanah, maka ia diberi gelar al-Kamil (yang lengkap).

Sa’ad bin ‘Ubadah  dikenal sebagai  salah satu ketua dari dua belas orang yang ikut dalam pembaiatan ‘ Aqobah kedua’.  

Disiksa dan Diasingkan

Dulu, waktu awal masuk Islam.

Saad bin Ubadah pernah mengalami penganiayaan sangat kejam oleh kaum kafir Quraisy.

Sa’ad bin Ubadah dikenal sebagai salah satu ketua dari dua belas orang yang ikut dalam pernyataan janji setia pada kenabian Muhammad Saw atau ‘Aqobah kedua’.

Tanpa ampun, setelah orang Quraisy mengetahui hal itu, maka mereka menangkap Sa’ad bin Ubadah.

Kemudian tangan dan leher Saad bin Ubadah, diikat dengan tali panjang yang biasa untuk mengikat hewan. 

Dengan posisi terikat seperti itu, mereka menyeret Sa’ad bin Ubadah ke Mekkah.

Dan sesampainya di sana, Sa’ad bin Ubadah kemudian dipukuli dan diasingkan.

Pembawa Bendera Perang Rasulullah

Karena kecintaannya pada Rasulullah Saw, maka hampir setiap hari Sa’ad bin ‘Ubadah mengirim semangkuk bubur daging, atau bubur yang dicampur dengan susu, atau makanan lainnya kepada Rasulullah Saw.

Mangkuk milik Sa’ad tersebut, lalu diedarkan oleh Rasulullah Saw ke rumah istri-istri beliau.

Karena kebaikannya itu, Rasulullah sampai mendo’akan Sa’ad bin Ubadah, “Ya Allah, jadikan keselamatan dan rahmatmu untuk keluarga Sa’ad bin ‘Ubadah.”(HR. Abu Daud dan Ahmad)

Sa’ad bin ‘Ubadah adalah sahabat yang sangat  cerdas dan bersemangat dalam Islam.

Hingga suatu saat Rasulullah bersabda, “Dia itu orang yang bersemangat, dan aku lebih bersemangat dan Allah jauh lebih bersemangat dariku.” (HR. Bukhori)

Sa’ad bin Ubadah dikenal sangat dermawan.

Selama meyakini kebenaran Islam, tidak hanya harta dan kekayaannya saja yang dikorbankannya.

Bahkan, semua kemampuan dan kemahirannya juga Sa’ad bin Ubadah curahkan untuk kemajuan Islam.

Selama berperang bersama Rasulullah, Sa’ad bin Ubadah dikenal pandai memanah.

Dan Sa’ad bin Ubadahlah yang sering terlihat membawa bendera Islam bertuliskan “la ilaha illallah”. Sa’ad wafat pada tahun 15 Hijriyah di Syam (sekarang Syiria).

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Nurul Ihsan
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Uci Ahmad Sanusi
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Qultum Media (Jakarta, Indonesia)
  • Copyright: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *