Adab dan Doa Anak Muslim Berpakaian
- Updated: April 7, 2026
![]()
Doa Berpakaian
Alhamdulillaahilladzii kasaanii hadzatsauba warojaqoniihi min ghairi haulim minnii walaa quwwatin
Segala puji bagi Allah, Zat yang telah memberikan pakaian ini kepadaku dan memberikan rezeki kepadaku tanpa ada daya upaya dan kekuatan dariku. (Sunan Abi-Daud, al-Libas: 3505)
Jika kamu berpakaian:
- Berpakaian yang menutup aurat.
- Berpakaian yang bersih.
- Tidak berpakaian tipis.
- Laki-laki tidak berpakaian perempuan dan sebaliknya perempuan tidak berpakaian laki-laki.


1. Kisah Jubah yang Mengganggu Kekhusyukan Shalat Nabi
Pada suatu hari, Rasulullah SAW mendapatkan hadiah berupa pakaian khamishah dari sahabatnya, Abu Jahm bin Hudzafah. Pakaian ini sangat indah karena terbuat dari kain halus dan dihiasi renda-renda atau manik-manik .
Nabi SAW pun mengenakan jubah tersebut dan memimpin shalat berjamaah. Namun, usai shalat, beliau segera melepas jubah itu dan berkata kepada para sahabat:
“Pergilah kalian kepada Abu Jahm dengan membawa pakaian ini. Sebab, barusan jubah ini mengganggu shalatku.”
Beliau meminta untuk menukarnya dengan jenis pakaian lain yang lebih sederhana, yaitu Anbijaniyyah, yang tidak memiliki hiasan rumit. Pelajarannya: Sebaiknya kita mengenakan pakaian yang sederhana dan tidak berlebihan, terutama saat shalat, agar hati dan pikiran lebih fokus beribadah kepada Allah.
2. Kisah Jubah Nabi yang Dijadikan Kain Kafan
Seorang wanita datang kepada Rasulullah SAW seraya berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku menenun jubah ini dengan tanganku sendiri supaya aku dapat memakaikannya padamu.” Karena membutuhkannya, Rasulullah SAW pun menerima jubah tersebut dan langsung memakainya .
Seorang sahabat yang melihat keindahan jubah itu pun berkata, “Sungguh indah jubahmu itu wahai Rasulullah! Maukah engkau memakaikannya kepadaku?” Para sahabat yang lain heran dan berkata, “Demi Allah, sungguh beruntung kamu. Padahal Nabi memakainya karena butuh jubah itu, tapi kamu malah memintanya.” Namun, pemuda itu menjawab dengan tulus, “Demi Allah, sesungguhnya aku tidaklah meminta jubah ini untuk aku pakai, tetapi aku minta ini untuk aku pakai sebagai kain kafanku.”
Benarlah, ketika pemuda itu meninggal dunia, jubah pemberian Rasulullah SAW itulah yang menjadi kain kafannya. Pelajarannya: Betapa besar kecintaan para sahabat kepada Rasulullah, hingga mereka ingin selalu dekat dengan beliau, bahkan sampai ke liang lahat. Kisah ini juga mengajarkan untuk tidak ragu meminta sesuatu yang baik dengan niat yang tulus.
3. Kisah Salman al-Farisi, Gubernur yang Dikira Kuli Panggul
Salman al-Farisi adalah sahabat mulia yang menjabat sebagai Gubernur di Mada’in pada masa Khalifah Umar bin Khattab. Meskipun memiliki kedudukan tinggi, Salman dikenal sangat zuhud (sederhana dan tidak mencintai dunia). Setiap hari, ia memakai baju yang kusam dan berbaur dengan masyarakat biasa .
Suatu hari, seorang pedagang asing yang datang ke Mada’in membawa beberapa karung berat berisi buah tin dan kurma. Melihat ada seorang lelaki berpakaian lusuh di depannya, si pedagang langsung memanggilnya, “Wahai fulan, kemarilah! Tolong bawakan ini sampai ke rumahku dan engkau akan kuberi upah!” Pedagang itu tidak menyangka bahwa yang ia suruh adalah gubernur mereka sendiri. Dengan rendah hati, Salman pun langsung menghampiri dan membantu memanggul barang-barang tersebut .
Pelajarannya: Sahabat Nabi mengajarkan bahwa jabatan dan harta bukanlah untuk membuat seseorang sombong, tetapi untuk semakin merendahkan hati dan melayani orang lain. Kesederhanaan adalah mahkota bagi seorang Muslim.
Kesimpulan:
Dari kisah-kisah di atas, kita belajar banyak hal tentang pakaian dalam ajaran Islam:
- Kesederhanaan: Pakaian tidak perlu mahal atau penuh hiasan yang berlebihan.
- Kekhusyukan: Hindari pakaian yang membuat kita sibuk atau riya’ saat beribadah.
- Kerendahan Hati: Jangan sombong dengan pakaian kita, karena kedudukan seseorang di sisi Allah tidak diukur dari pakaiannya.
Semoga kisah-kisah ini bermanfaat untuk adik-adik di ebookanak.com. Jangan lupa untuk selalu berpakaian yang rapi, bersih, dan sopan sesuai ajaran Rasulullah, ya
Cara Download Full Ebook “101 Doa Harian Anak Saleh” karya Kak Nurul Ihsan
- Donasi terbaik ke norek: Bank Syariah Mandiri (BSI): 7113717337 an. Yayasan Sebaca Indonesia.
- Infokan judul/paket ebook, alamat email, dan bukti transfer donasi ke WA 0815 6148 165.
- 1 x 24 jam file ebook PDF diemailkan ke alamat email donatur.
- Donasi digunakan sepenuhnya untuk membantu Program Sosial Edukasi Cerdas Literasi Gerakan Indonesia Berbagi Buku Anak Digital diย ebookanak.com
Donasi terbaik di www.ebookanak.com Insya Allah termasuk amal sedekah jariyah yang pahalanya akan terus-menerus mengalir kepada sahabat donatur hingga sampai di alam barzah (alam kubur) karena donasi tersebut sepenuhnya digunakan untuk pembuatan ebook anak terbaru dan pengembangan situs www.ebookanak.com menjadi sebuah portal bacaan digital anak muslim free online terbesar di Asia yang bermanfaat bagi umat dan bangsa dalam upaya mendukung Program Sosial Edukasi Gerakan Indonesia Cerdas Literasi.

Terimakasih atas donasi terbaik para sahabat literasi. Insya Allah menjadi amal sedekah jariyah yang terus-menerus mengalir pahalanya sampai di alam barzah (alam kubur). Amin ya robbal alamin.
Spesifikasi ebook
Judul: 101 Doa Harian Anak Saleh
Penulis: Kak Nurul Ihsan
Ilustrator: Uci Ahmad Sanusi
Isi 101 halaman
Penerbit: Thursina
Jasa Penerbitan Buku
Naskah/Ilustrasi/Komik/Layout Desain/Cetak
WA: 0815 6148 165
Telp: (022) 87824898
e-mail: cbmagency25@gmail.com
Jl. Raden Mochtar III, No. 126, Sindanglaya,
Bandung, Jawa Barat 40195
Sumber dan Kontributor
Penerbit Thursina
Soekarno-Hatta St No. 825,
Babakan Penghulu, Gedebage,
Bandung, Jawa Barat 40293
HP. 0811-2259-810
www.thursinashop.id
Cloud Hosting Partner:
PT Dewaweb
AKR Tower 16th Floor
Jl. Panjang no.5, Kebon Jeruk
Jakarta 11530
Email: sales@dewaweb.com
Phone: (021) 2212-4702
Mobile: 0813-1888-4702
www.dewaweb.com





















































