Nabi Ishak Melepas Kepergian Yakub ke Irak

11,499,092 kali dilihat, 6,812 kali dilihat hari ini

Nabi Ishak Melepas Kepergian Yakub ke Irak

Nabi Ishak juga sudah merasa kesal dengan pertengkaran kedua anaknya, Yakub dan Ishu, yang semakin meruncing.

Nabi Ishak berkata, “Wahai anakku, karena usiaku sudah tua, aku tidak dapat menengahi kalian berdua.”

“Aku khawatir bila aku meninggal nanti, gangguan Ishu kepadamu akan semakin menjadi-jadi,” kata Nabi Ishak.

“Ishu akan mendapat dukungan dari saudara-saudara iparnya yang berpengaruh dan berwibawa di negeri ini,” lanjut Nabi Ishak.

“Oleh karena itu, jalan yang terbaik bagimu adalah hijrah ke Fadam Ar`aam di daerah Irak,” jelas Nabi Ishak.

“Di sana, tinggal saudara ibumu, yaitu Laban bin Batuil,” ungkap Nabi Ishak.

“Engkau dapat berharap dikawinkan dengan salah satu putrinya, sehingga kedudukan sosialmu akan meningkat karena Laban orang yang terpandang,” kata Nabi Ishak pada Yakub.

“Baiklah ayah, aku akan mengikuti nasihatmu,” kata Yakub pada Nabi Ishak.

“Pergilah engkau ke sana dengan iringan doa dariku, semoga Allah memberkahi perjalananmu,” suruh Nabi Ishak memberi saran pada Yakub.

Yakub menyambut baik nasihat ayahnya, Nabi Ishak.

Nasihat ayahnya, merupakan jalan keluar terbaik untuk menghindarkan dirinya dari perselisihan tajam dengan Ishu.

Yakub segera mengemas barang-barangnya.

Yakub segera berpamitan kepada Nabi Ishak dan ibunya.

Walaupun dengan berat hati, Yakub harus meninggalkan kedua orangtua yang sangat dicintainya.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Rani Yulianti
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Dini Tresnadewi dan Aep Saepudin
  • Desainer dan layouter: Jumari, Nurul Ihsan
  • Penerbit: Erlangga For Kids (Jakarta, Indonesia)

Jasa pracetak penerbitan buku dan media promosi

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *