Ebook Anak

Arwah Syuhada Berada di dalam Tembolok Burung Hijau

 17,355,755 total views,  1,627 views today

Permohonan Nabi Yaqub kepada Malaikat Maut

Alam Kubur Tak Selamanya Menyeramkan

Jika orang mukmin diletakkan dalam kuburnya, sebuah pintu menuju surga akan dibukakan di dekat kakinya.

Alam kubur tak selamanya menyeramkan.

Seorang hamba bahkan bisa merasakan alam setelah mati bak tidur seperti pengantin baru.

Ketika itu, amal kebajikannya di dunia menjadi buah manis yang siap untuk dipetik.

Para mukmin pun mendapat perlakuan berbeda dengan orang kafir dan munafik sejak malaikat maut menjemput.

Al-Bara’ bin Azib selain menerangkan tentang sakitnya mati juga menceritakan tentang kenikmatannya.

Imam Ibnu Qayyim al-Jauziy dalam bukunya Roh menjelaskan tentang hadis ini.

Saat mengurus jenazah di Baqi’ al-Fardad, Nabi SAW mendatangi Bara’ dan kawan-kawan.

Nabi SAW duduk.

Lantas, mereka juga ikut duduk mengelilingi Nabi.

Rasulullah menghadap ke arah mayat yang baru dikuburkan.

Dia bersabda tiga kali, “Aku berlindung kepada Allah dari siksa kubur.”

Nabi pun bersabda, sesungguhnya jika hamba itu menuju ke akhirat dan terputus dari dunia maka para malaikat turun kepadanya.

Seakan-akan wajah mereka matahari.

Mereka duduk di hadapannya sepanjang mata memandang.

Kemudian, malaikat pencabut nyawa datang hingga duduk di dekat kepalanya.

Malaikat itu berkata, “Hai jiwa yang tenang, keluarlah kepada ampunan Allah dan keridhaan- Nya.”

Maka, jiwa itu keluar dengan cara mengalir seperti air yang mengalir.

Malaikat itu pun mengambilnya.

Para malaikat lain tidak membiarkannya ada di tangannya sekejap mata pun hingga mereka mengambilnya lalu meletakkannya di kafan.

Jiwa Orang Shaleh Keluar dengan Aroma Wangi

Jiwa itu keluar dengan bau yang harum, seharum embusan minyak kesturi di muka bumi.

Nabi melanjutkan ceritanya, “Lalu para malaikat membawa jiwa itu naik. Mereka tidak melewati sekumpulan malaikat melainkan sekumpulan malaikat ini berkata, ‘betapa harumnya roh ini.’

Para malaikat yang membawanya berkata, “Ini adalah fulan bin fulan.”

Mereka menyebutkannya dengan nama yang paling baik seperti biasa manusia menyebut namanya di dunia hingga mereka tiba di langit dunia.

Mereka meminta agar langit itu dibuka.

Langit itu pun dibukakan baginya.

Dia diantarkan dari satu langit ke langit berikutnya hingga tiba di langit tempat bersemayam Allah.

Allah berfirman, “Tulislah kitab hamba-Ku di Illiyin dan kembalikan ia ke bumi. Sesungguhnya Aku menciptakan mereka dari tanah dan di dalam tanah pula Aku mengembalikan mereka dan dari tanah pada kali yang lain Aku mengeluarkan mereka.”

Rohnya pun dikembalikan kepada jasadnya.

Kemudian, ada dua malaikat yang mendatanginya lalu mendudukkan mayatnya.

Dua malaikat bertanya, “Siapakah Rabbmu?”

Dia menjawab, “Rabbku Allah.”

“Apa agamamu?” tanya dua malaikat.

Dia menjawab, “agamaku Islam.”

“Siapakah orang yang diutus di tengah kalian?” tanya dua malaikat.

“Dia adalah Rasul Allah,” jawabnya.

“Apa yang kamu ketahui tentang benda ini?” tanya dua malaikat.

“Aku membaca Kitab Allah, maka aku beriman kepadanya dan aku membenarkan,” jawabnya.

Amal Shaleh Menjadi Teman di Alam Kubur

Dari arah langit, terdengarlah suara penyeru, “Hamba-Ku benar. Maka hamparkan surga baginya dan bukakan baginya salah satu pintu surga.”

Hamba itu pun didatangkan dengan aroma roh yang harum semerbak.

Kuburnya dilapangkan baginya sejauh mata memandang.

Dia didatangi seorang lelaki berwajah menawan.

Pakaiannya indah dan baunya harum.

Orang itu berkata, “Ini adalah hari yang dijanjikan kepadamu”

Hamba itu bertanya, “Siapakah engkau? Wajahmu adalah wajah yang datang sambil membawa kebaikan.”

“Aku adalah amalmu yang saleh.”

Hamba itu berkata, “Ya Rabbi, datangkanlah hari kiamat agar aku dapat kembali kepada keluargaku dan hartaku.”

Ibnu Qayyim menjelaskan, jika orang mukmin diletakkan dalam kuburnya, sebuah pintu menuju surga akan dibukakan di dekat kakinya.

Dikatakan kepadanya, “Lihatlah balasan yang telah dijanjikan Allah kepadamu.”

Lalu di dekat kepalanya dibukakan satu pintu menuju neraka.

Dikatakan kepadanya, “Lihatlah siksa yang dijauhkan Allah darimu.”

Setelah itu dikatakan kepadanya lagi, “Sekarang tidurlah dengan tenang.”

Tidak ada sesuatu yang lebih dia sukai selain tibanya hari kiamat.

Tanah di dalam Kubur Menyambut Menurut Ibnu Qayyim, Rasulullah SAW pernah bersabda, jika orang mukmin diletakkan di dalam liang kuburnya, tanah berkata kepadanya.

“Engkau benar-benar yang kucintai. Sebelum engkau berada di atas punggungku maka bagaimana jika sekarang engkau berada di dalam perutku agar aku dapat memperlihatkan apa yang akan kuperbuat terhadap dirimu? Kuburnya dilapangkan sejauh mata memandang.”

Allah SWT bahkan menjelaskan di dalam surah Ali Imran ayat 169 jika para mujahid yang mati syahid hidup di sisi-Nya.

“Janganlah kalian mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki.”

Arwah Syuhada Berada di dalam Tembolok Burung Hijau

Sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Muslim pernah mengisahkan perihal ayat ini.

Rasulullah SAW bersabda:

Arwah mereka (para syuhada) berada di dalam tembolok burung hijau, baginya terdapat pelita-pelita yang bergantungan di bawah arasy.

Dia terbang di bagian surga dengan bebas menurut kehendaknya, kemudian hinggap pada pelita-pelita tersebut.

Maka Tuhan mereka menjenguk keadaan mereka sekali kunjungan, lalu berfirman,

“Apakah kalian menginginkan sesuatu?”

Mereka menjawab, “Apakah yang kami inginkan lagi, bukankah kami terbang dengan bebas di dalam surga ini menurut kehendak kami?”

Allah melakukan hal tersebut kepada mereka sebanyak tiga kali.

Setelah mereka merasakan bahwa diri mereka tidak dibiarkan oleh Allah melainkan harus meminta, maka berkatalah mereka,

“Wahai Tuhan kami, kami menginginkan agar Engkau mengembalikan arwah kami ke jasad kami, hingga kami dapat terbunuh lagi demi membela jalan-Mu sekali lagi.”

Setelah Allah melihat bahwa mereka tidak mempunyai keperluan lagi, maka barulah mereka ditinggalkan.

Siksa dan Kenikmatan Ditimpakan kepada Jiwa dan Badan

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berpendapat, siksaan dan kenikmatan ditimpakan kepada jiwa dan badan.

Jiwa dapat merasakan kenikmatan dan siksaan terpisah dari badan.

Jiwa bisa merasakan kenikmatan dan siksaan dalam hubungannya dengan badan dan badan berhubungan dengannya.

Kenikmatan dan siksaan ditimpakan kepada keduanya dalam keadaan seperti ini bersama-sama.

Sebagaimana jiwa yang bisa merasakannya sendirian.

Menurut Ibnu Qayyim, pendapat para ulama salaf mengatakan bahwa jika seorang yang sudah meninggal dan menjadi mayat, dia akan berada dalam kenikmatan atau siksaan.

Hal ini akan dialami roh dan badannya.

Roh tetap kekal setelah berpisah dari badan lalu mendapat kenikmatan atau siksaan.

Ia terkadang berhubungan dengan badan sementara badan bersama roh mendapatkan kenikmatan atau siksaan.

Pada hari kiamat kubra, semua roh dikembalikan ke badan dan mereka bangkit dari kubur untuk menghadap Rabbul alamin.

Hanya, bagaimana kunci untuk menempati alam kubur yang nyaman dan bebas dari siksaan?

Amal Shaleh yang Akan Membuat Nyaman di Alam Kubur

Al-Baihaqi mengungkapkan, amal shaleh akan membuat nyaman tempat tinggal di alam kubur.

“Dan, barang siapa yang beramal saleh, maka untuk diri mereka sendirilah mereka menyiapkan (tempat yang menyenangkan).” (QS ar-Ruum [30]: 44).

Merujuk pada pendapat mujahid, tempat menyenangkan yang dimaksud ialah ‘kediaman’ yang nyaman selama di alam barzakh.

Fakta ini juga dipertegas dalam hadis riwayat Abu Hurairah.

Disebutkan bahwa ketika mayat telah diletakkan di kuburannya, ia mendengar gesekan sandal handai tolan yang meninggalkannya sendirian.

Bila ia orang beriman maka amalan shalat akan berada di atas kepalanya, puasa di sebelah ka nannya, dan zakat ada di samping kirinya.

Sedangkan, amalan lainnya, seperti sedekah, silaturahim, dan perbuatan baik ada di sekitar kedua kakinya.

Masing-masing akan menjadi saksi dan pelindung baginya.

Wallahu a’lam.

Editor: Kak Nurul Ihsan
Ilustrasi: www.ebookanak.com
Sumber: republika.co.id

Bantu Gerakan Indonesia Cerdas Literasi di www.ebookanak.com dengan donasi, sedekah jariyah, infaq, dan zakat. Klik dsini

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah kekalkan-hartamu-dengan-donasi-sedekah-jariyah-di-sini-2.jpg

Amal jariyah bukan hanya membangun masjid saja. Berdonasi untuk ikut membantu membangun dan mengembangkan website bacaan anak bergambar yang bermanfaat, juga termasuk amal jariyah. Donasi/infaq/sedekah terbaik di www.ebookanak.com Insya Allah termasuk amal sedekah jariyah yang pahalanya akan terus-menerus mengalir kepada sahabat donatur hingga sampai di alam barzah (alam kubur) karena donasi tersebut sepenuhnya digunakan untuk pembuatan ebook anak terbaru dan pengembangan situs www.ebookanak.com menjadi sebuah portal bacaan digital anak muslim free online Inspirasi Dunia yang bermanfaat bagi umat dan bangsa dalam upaya mendukung Program Sosial Edukasi Gerakan Indonesia Cerdas Literasi.

Keutamaan Bersedekah Jariyah di ebookanak.com
Pahala dari shalat tahajud terputus setelah shalat itu selesai. Pahala dari puasa sunah terputus setelah berbuka. Pahala dari baca al-quran terputus setelah berhenti baca al-quran.

Sedangkan pahala sedekah jariyah di www.ebookanak.com tidak terputus sekalipun pemberi sedekahnya sudah meninggal dunia. Pahalanya terus mengalir walau sedekahnya sudah selesai karena semua konten di www.ebookanak.com terus dapat diakses pembaca selama 24 jam/hari, 7 hari/minggu, secara terus-menerus tanpa terputus sejak April 2016 hingga detik ini, dan Insyaallah seterusnya dengan seizin Allah Azza wa Jalla.

Terimakasih atas donasi para sahabat literasi. Insya Allah menjadi amal sedekah jariyah yang tetap dan terus mengalir pahalanya sampai di alam barzah (alam kubur). Amin ya robbal alamin.

Cloud Hosting Partner:
PT Dewaweb
AKR Tower 16th Floor
Jl. Panjang no.5, Kebon Jeruk
Jakarta 11530
Email: sales@dewaweb.com
Phone: (021) 2212-4702
Mobile: 0813-1888-4702
www.dewaweb.com

Jasa Penerbitan Buku
Naskah/Ilustrasi/Komik/Layout Desain/Cetak
WA: 0815 6148 165
Telp: (022) 87824898
e-mail: cbmagency25@gmail.com
Jl. Raden Mochtar III, No. 126, Sindanglaya,
Bandung, Jawa Barat 40195

Kak Nurul Ihsan adalah Inisiator Gerakan Indonesia Cerdas Literasi, Ketua Yayasan Sebaca Indonesia, Founder www.ebookanak.com, dan Kreator 500 buku anak yang sudah berkarya sejak 1991 hingga sekarang bersama tim CBM Studio. Profil dan karya buku Kak Nurul Ihsan dan tim CBM Studio dapat dilihat di sini.

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Download Paket 400 Judul Ebook Anak Legal karya Kak Nurul Ihsan & tim www.ebookanak.com

Download Paket lengkap dan hemat 400 judul ebook anak karya Kak Nurul Ihsan dan tim dengan tema beragam: dengan donasi Rp 365 ribu dikirimkan via email: Seri 25 Kisah Nabi dan Rasul, Seri Asmaul Husna, Seri Doa Harian Bergambar, Seri Tata Cara Shalat, Seri Juz Amma Bergambar, Seri Sains dan Ilmu Pengetahuan, Seri Rukun Iman, Seri Rukun Islam, Seri Akidah, Seri Akhlak, Seri Kisah Para Sahabat, Seri Komik Pengetahuan, Seri Komik Islami, Seri Fikih Ibadah, Seri Hadits, Seri Dongeng Nusantara, Seri Dongeng Fabel, Seri Ensiklopedia, Seri Flora Dan Fauna, Seri Mewarnai, Seri Aktifitas Calistung, dll.

 19,133 total views,  2 views today