Bintang Laut Mahkota Duri Bertelur 1 Milyar

11,466,387 kali dilihat, 1,068 kali dilihat hari ini

Bintang Laut Mahkota Duri senang memakan terumbu karang, sehingga menyebabkan kerusakan parah terumbu karang.
  • Bintang Laut Mahkota Duri merupakan bintang laut yang memiliki banyak lengan dan memiliki duri bisa.
  • Bintang Laut Mahkota Duri senang memakan terumbu karang, sehingga menyebabkan kerusakan parah terumbu karang.
  • Dengan penghisapnya yang kuat, Bintang Laut Mahkota Duri makan polip karang.
  • Di antara pemangsa karang yang ada, Bintang Laut Mahkota Duri adalah pemangsa karang yang paling berbahaya.
  • Bintang Laut Mahkota Duri betina dapat menghasilkan 100 juta telur per tahun.
  • Sedangkan selama hidupnya, seekor Bintang Laut Mahkota Duri betina dapat menghasilkan satu milyar telur.
  • Bintang Laut Mahkota Duri, pertama kali ditemukan di Indonesia oleh George Rumphius, pada tahun 1705.
  • Bintang Laut Mahkota Duri merupakan biota asli Indonesia.
  • Bintang Laut Mahkota Duri dewasa, mampu bergerak dengan kecepatan 20 m per jam.
  • Karena Bintang Laut Mahkota Duri tidak mampu bergerak cepat untuk menyeberangi selat antar terumbu, maka ia banyak mati dan membusuk dalam perjalanan.
  • Panjang duri-duriBintang Laut Mahkota Duri sekitar 2-4 cm.
  • Kulit yang melapisi duri-duri tersebut mengandung bahan berbisa.
  • Bentuk tubuhnya mirip cakram dan berlengan-lengan.
  • Bintang Laut Mahkota Duri mempunyai lengan antara 8-21 buah.
  • Warna tubuh Bintang Laut Mahkota Duri, dapat berbeda-beda sesuai lokasi.
  • Bintang Laut Mahkota Duri diperkirakan telah muncul di terumbu karang sekitar 3.350 tahun yang lalu.
  • Bintang laut mahkota duri yang lapar akan mencari terumbu karang baru, dengan mengandalkan tanda-tanda aroma karang dari air laut.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Nurul Ihsan
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Aep Saepudin
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Transmedia Pustaka (Jakarta, Indonesia)

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

   

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *