Gurita Cincin Biru Hewan Laut Paling Berbisa

11,498,873 kali dilihat, 6,593 kali dilihat hari ini

Gurita Cincin Biru Hewan Laut Paling Berbisa
  • Gurita bercincin biru diakui sebagai salah satu hewan yang paling berbisa di dunia kelautan.
  • Racun gurita bercincin biru diproduksi oleh bakteri dalam kelenjar ludahnya.
  • Gurita bercincin biru bisa membunuh lebih banyak mangsa, dibandingkan hiu dengan racunnya yang mematikan.
  • Racun gurita bercincin biru mampu membunuh 26 orang dewasa dalam sekian menit.
  • Untuk memperingatkan mangsanya, cincin biru pada kulit tubuh gurita bercincin biru akan mengembang dan berkontraksi.
  • Jika terkena racun gurita bercincin biru akan mengakibatkan kekakuan pada mulut, kehilangan daya lihat, berkurang daya sentuh, serta tidak bisa berbicara, dan menelan.
  • Gurita bercincin biru termasuk gurita berukuran kecil dan jinak.
  • Ukuran tubuh gurita bercincin biru sekitar 2 sampai 20 cm dan berat 10-100 gram.
  • Uniknya, jika gurita bercincin biru sedang senang, maka cincin berwarna biru di seluruh tubuhnya dapat berubah warna menjadi biru terang.
  • Gurita bercincin biru banyak hidup di perairan Australia.
  • Biasanya ada 50-60 corak cincin biru yang menutupi permukaan dorsal dan lateral mantel gurita bercincin biru.
  • Gurita bercincin biru berburu kepiting kecil, kepiting pertapa, dan udang.
  • Gurita bercincin biru bisa menggigit penyerang, seperti manusia.
  • Gurita bercincin biru menerkam dan melumpuhkan mangsanya, dengan racun dan menggunakan paruhnya untuk merobek-robek mangsanya. Lalu menghisap daging dari mangsanya itu.
  • Gurita bercincin biru tidak memiliki kantung tinta seperti gurita lainnya.
  • Dua jenis racun yang dikeluarkan oleh dua kelenjar racun gurita bercincin biru, digunakan terpisah terhadap mangsa dan pemangsa.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penerbit: Transmedia Pustaka (Jakarta, Indonesia)
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Ilustrator: Aep Saepudin
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Penulis: Nurul Ihsan

Jasa penerbitan buku dan self publishing

 

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *