Tekukur, Burung Tercepat Bertelur

11,558,527 kali dilihat, 386 kali dilihat hari ini

Tekukur, Burung Tercepat Bertelur
  • Dalam waktu sangat singkat, 9 detik tekukur bertelur.
  • Maka tekukur pun disebut burung bertelur tercepat di dunia.
  • Tekukur suka bertelur di sarang burung lain.
  • Saat bertelur di sarang burung lain, tekukur juga suka membuang telur burung yang ada di tempat itu sekiranya telur miliknya tidak bisa muat di sarang burung itu.
  • Dengan bertelur di sarang burung lain, tekukur bisa memanfaatkan induk burung lain untuk menetaskan telurnya.
  • Tekukur dianggap sebagai burung lambang kasih sayang dan perdamaian abadi.
  • Tingkah tekukur lembut, bersih, tidak bersuara ribut, dan selalu setia dengan pasangan selamanya.
  • Tekukur hampir mirip dengan merpati.
  • Tapi tekukur lebih kecil dan berekor lebih panjang dibanding merpati.
  • Tekukur lebih senang menyendiri atau dengan pasangannya.
  • Tekukur tidak senang hidup berkelompok.
  • Karena senang makan biji-bijian dan rumput, tekukur senang mencari makan di padang rumput dan ladang.
  • Selain bertelur sangat cepat, tekukur juga bisa menetaskan telurnya sangat cepat, hanya dalam waktu 24 jam.
  • Tekukur betina memiliki kemampuan untuk menyimpan telurnya di dalam tubuhnya.
  • Saat kawin, tekukur jantan lebih aktif dibanding tekukur betina.
  • Saat mendarat di tanah, tekukur suka mengangkat ekornya ke atas.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Nurul Ihsan
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Aep Saepudin
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Transmedia Pustaka (Jakarta, Indonesia)
  • Jasa penerbitan buku dan self publishing
Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

2 Comments

  1. Avatar

    Mr.D

    Februari 4, 2018 at 7:09 pm

    Jalan cerita yg salah..burung tekukur tidak merampas sarang burung lain,burung tekukur mengharamkan telur selama 12 hingga 14 hari…burung tekukur membuat sarangnya sendiri…sarang burung tekukur ringkas..hanya ranting2 kayu yg sudah mati…

    • ebookanak

      ebookanak

      Februari 5, 2018 at 10:51 am

      Salam kenal dan terimakasih untuk koreksinya untuk menjadi bahan pertimbangan di redaksi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *