Ebook Anak

Al-Qoqo bin Amru Panglima Kebanggaan Abu Bakar Shiddiq

 11,761,528 total views,  1,064 views today

Abu Bakar menyebutkan bahwa tidak akan kalah sekelompok pasukan Muslimin, jika di antara mereka ada orang seperti Al-Qoqo.

Tidaklah aneh jika Al-Qoqo menjadi panglima kebanggaan Khalifah Abu Bakar.

Bayangkan saja.

Di pertempuran Qadisiyah di Persia, Al-Qoqo sukses membantai 30 prajurit Persia dalam sehari.

Al-Qoqo juga berhasil memukul gajah putih Persia sehingga gajah-gajah lainnya lari ketakutan.

Selama hidupnya, Al-Qoqo telah bertempur di berbagai medan pertempuran dahsyat.

Di antaranya, pertempuran Yarmuk, Qodisiyah, Madain, Jalula, dan Nahawand.

Al-Qoqo menjadi salah satu penentu kemenangan, ataupun kekalahan kaum Muslimin.

Pujian Rasulullah Saw

Karena agak terlambat memeluk Islam, Al-Qoqo tidak sempat berperang bersama Rasulullah Saw.

Untungnya, Al-Qoqo masih sempat bertemu Rasulullah Saw.

Suatu ketika, Rasulullah Saw bertanya pada Al-Qoqo, “Apa yang telah engkau persiapkan untuk melakukan jihad?”

Dengan penuh keyakinan Al-Qo’qo menjawab, “Taat pada Allah dan Rasul-Nya, serta kuda sebagai tunggangan.”

Rasulullah Saw mengangguk dan bersabda, “Itu semua sudah cukup.”

Pujian Abu Bakar Shiddiq

Abu Bakar menyebutkan bahwa tidak akan kalah sekelompok pasukan Muslimin, jika di antara mereka ada orang seperti Al-Qoqo.

Abu Bakar juga meyakinkan, bahwa sebuah teriakan Al-Qoqo di tengah-tengah pasukan tempur, lebih baik dari seribu laki-laki.

Pasukan yang Tak Terkalahkan

Pada tahun ke-12 Hijriyah, Panglima Khalid bin Walid menyurati Khalifah Abu Bakar meminta bantuan pasukan untuk dikirim ke wilayah Irak.

Maka Khalifah Abu Bakar kemudian menyuruh Al-Qoqo sendirian untuk membantu pasukan muslimin di Irak.

Para sahabat jadi kebingungan dengan keputusan yang diambil Abu Bakar tersebut.

Kenapa Abu Bakar mengutus Al-Qoqo sendirian?

Padahal yang dibutuhkan tentu saja prajurit yang banyak?

Melihat keraguan para sahabatnya itu, Abu Bakar kemudian menjawabnya dengan tenang,

“Tidak akan terkalahkan sebuah pasukan yang di dalamnya ada orang seperti Al-Qa’qa.”

Al-Qoqo berasal dari Bani Tamim dan wafat dengan tenang di Kufah dengan damai.

Bagi Al-Qoqo cukup jihad sebagai jalan hidupnya.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Nurul Ihsan
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Uci Ahmad Sanusi
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Qultum Media (Jakarta, Indonesia)
  • Copyright: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *