Musa bin Nushair Penakluk Maroko dan Andalusia

11,466,842 kali dilihat, 1,523 kali dilihat hari ini

Musa bin Nushair menyerahkan pucuk pimpinan pada panglima Thariq bin Ziyad.

Musa bin Nushair adalah seorang pimpinan pemberani dan bijaksana yang pernah memerdekakan budaknya, bernama Thariq bin Ziyad, yang sekaligus sahabat sejatinya.

Semasa hidupnya, Musa bin Nushair sempat bertemu dengan beberapa sahabat Rasulullah yang mulia.

Menjadi Gubernur Maroko

Suatu hari, saat terjadi kekacauan di wilayah Maroko.

Kabilah Barbar berusaha memberontak dan melepaskan diri dari kekuasaan Daulah Umayyah.

Saat itu, Abdul Aziz bin Marwan menjabat sebagai gubernur di Mesir dan Maroko.

Gubernur Abdul Aziz bin Marwan berjanji, jika Musa bin Nushair berhasil memadamkan gejolak di wilayah tersebut, maka Musa bin Nushair akan diangkatnya sebagai gubernur Maroko.

Musa bin Nushair menerima tawaran tersebut.

Dan dalam waktu singkat, Musa bin Nushair berhasil memadamkan gejolak itu dan mengajak penduduknya kembali kepada Islam.

Bahkan Musa bin Nushair juga berhasil membujuk mereka untuk membantunya menaklukkan wilayah barat Maroko, yang sebelumnya belum pernah didatangi.

Panglima Musa bin Nushair berhasil menyatukan bangsa Barbar dengan Arab.

Sehingga suku Barbar yang berasal dari pedalaman pun merasa dihormati.

Memperluas wilayah ke Andalusia

Saat Musa bin Nushair berniat untuk memperluas wilayahnya ke seberang lautan, yaitu Andalusia.

Musa bin Nushair menyerahkan pucuk pimpinan pada  panglima Thariq bin Ziyad.

Awalnya, Thariq bin Ziyad adalah budak Musa bin Nushair yang kemudian dimerdekakan dan diangkat menjadi panglima perang.

Berkat keberanian dan kegigihan dalam menjalankan misinya, maka Thariq bin Ziyad berhasil membuka wilayah Spanyol.

Mereka berhasil melenyapkan diktator nasrani yang memerintah Andalusia dan menggantikannya dengan pemerintahan Islam yang sangat toleran terhadap kebebasan beragama.

Penaklukkan niscaya akan berlanjut ke seluruh Spanyol, bahkan Prancis bila khalifah tidak memerintahkan penghentian gerakan pasukan dan memanggil Musa bin Nushair pulang.

Musa bin Nushair pulang ke Damaskus dan disambut meriah sebagai pahlawan.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Nurul Ihsan
  • Penyunting: Nurul Ihsan
  • Ilustrator: Uci Ahmad Sanusi
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Qultum Media (Jakarta, Indonesia)
  • Copyright: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Social Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *