1001 Pertanyaan Tentang Puasa Ramadhan: Bagaimana Mazhab Hanafi Mendefinisikan Rukun Puasa?

Loading

Bagaimana mazhab Hanafi mendefinisikan rukun puasa
Download Ebook PDF 1001 Pertanyaan tentang Puasa Ramadhan; Edisi 2026; Jawaban dan Penjelasan Lengkap Sesuai Al-Qur'an, Hadis Sahih, Sunnah Nabi & Empat Mazhab
Download Ebook PDF 1001 Pertanyaan tentang Puasa Ramadhan; Edisi 2026; Jawaban dan Penjelasan Lengkap Sesuai Al-Qur’an, Hadis Sahih, Sunnah Nabi & Empat Mazhab

6. Bagaimana Mazhab Hanafi Mendefinisikan Rukun Puasa?

Jawaban:
Mazhab Hanafi tidak menggunakan istilah “rukun”, melainkan “fardh” (kewajiban) puasa. Fardh puasa menurut mereka ada tiga: (1) Niat pada malam hari, (2) Menahan diri dari pembatal, dan (3) Orang yang berpuasa (muslim, berakal, suci dari haid/nifas).

Pembahasan:
Dalam kitab Al-Hidayah fi Syarh Bidayah al-Mubtadi karya Imam Al-Marghinani (mazhab Hanafi) dijelaskan bahwa ketiga hal ini adalah kewajiban yang menentukan sahnya puasa. Mereka memasukkan “orang yang berpuasa” sebagai unsur fardh karena puasa hanya dibebankan kepada orang yang memenuhi syarat. Pandangan ini berbeda dengan mazhab Syafi’i yang memasukkan syarat-syarat pelaku dalam pembahasan tersendiri di luar rukun.

Download Ebook 1001 Tanya Jawab dan Pembahasan Puasa Ramadhan Cover Belakang

Loading

Baca juga:  Apakah Allah Lebih Dahulu Ada Dibandingkan Alam Semesta?
💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
?
Promo IKEA di Shopee
Furniture estetik harga hemat
Lihat
Spesial Belanja Pertama (1)
lynk.id nurulihsan baner