Apa dalil Al-Qur’an tentang Islam sebagai satu-satunya agama yang diridhai?
- Updated: April 25, 2026
![]()

📖 Printable Islamic & Educational eBook for Kids
✔ Bisa di-download
✔ Bisa di-print sendiri di rumah
✔ Cocok untuk belajar & aktivitas anak
Apa dalil Al-Qur’an tentang Islam sebagai satu-satunya agama yang diridhai?
Jawaban: QS. Ali Imran (3): 19: “Sesungguhnya agama yang diridhai di sisi Allah hanyalah Islam.”
Pembahasan: Ayat ini menegaskan finalitas Islam. Ibnu Taimiyah menjelaskan bahwa kata “Islam” dalam ayat ini bermakna umum (pasanahan para nabi sebelumnya) dan khusus (syariat Nabi Muhammad setelah diutus). Barang siapa mencari selain sistem hidup ini, maka tidak akan diterima.
Soal Pilihan Ganda: Dalil Al-Qur’an tentang Islam sebagai Satu-satunya Agama yang Diridhai
1. Dalil Al-Qur’an yang menyatakan bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang diridhai Allah terdapat dalam surat…
- A. QS. Al-Baqarah (2): 183
- B. QS. Ali Imran (3): 19
- C. QS. An-Nisa (4): 59
- D. QS. Al-Maidah (5): 3
Jawaban: B
Pembahasan: Firman Allah SWT dalam QS. Ali Imran (3): 19: “Innad dina ‘indallāhil islām” (Sesungguhnya agama yang diridhai di sisi Allah hanyalah Islam). Ayat ini dengan tegas dan jelas menetapkan bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang Allah terima dan ridhai. Pilihan lain: QS. Al-Baqarah: 183 tentang puasa, QS. An-Nisa: 59 tentang taat kepada ulil amri, QS. Al-Maidah: 3 tentang penyempurnaan agama.
2. Kata kunci dalam QS. Ali Imran (3): 19 yang menegaskan bahwa Islam adalah agama yang diterima Allah adalah…
- A. Kutiba ‘alaikum
- B. Wa man yabtaghi ghairal islāmi dīnan
- C. Innad dīna ‘indallāhil islām
- D. Wa ati’ullāha wa ati’ur rasūl
Jawaban: C
Pembahasan: Potongan ayat “Innad dīna ‘indallāhil islām” secara harfiah berarti “Sesungguhnya agama di sisi Allah adalah Islam”. Kata “dīna” (agama) dan “islām” dalam konteks ini menunjukkan bahwa hanya Islam yang Allah tetapkan sebagai agama yang diridhai. Pilihan D adalah potongan QS. An-Nisa: 59 tentang ketaatan kepada Allah dan Rasul.
3. Menurut penjelasan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, kata “Islam” dalam QS. Ali Imran (3): 19 memiliki dua makna, yaitu…
- A. Islam sebagai agama Nabi Muhammad dan Islam sebagai agama Yahudi
- B. Islam dalam makna umum (kepasrahan para nabi sebelumnya) dan khusus (syariat Nabi Muhammad)
- C. Islam sebagai ibadah ritual dan Islam sebagai muamalah
- D. Islam sebagai akidah dan Islam sebagai syariat
Jawaban: B
Pembahasan: Ibnu Taimiyah menjelaskan bahwa kata “Islam” dalam ayat ini mencakup dua pengertian. Pertama, makna umum, yaitu kepasrahan dan ketundukan kepada Allah yang menjadi inti ajaran semua nabi sebelum Muhammad (seperti Nabi Ibrahim, Musa, Isa). Kedua, makna khusus, yaitu syariat Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW sebagai agama final yang menggenapi dan menyempurnakan syariat-syariat sebelumnya.
4. QS. Ali Imran (3): 85 menegaskan konsekuensi bagi siapa saja yang mencari agama selain Islam, yaitu…
- A. Akan diberikan pahala yang besar
- B. Sekali-kali tidak akan diterima darinya, dan di akhirat ia termasuk orang-orang yang rugi
- C. Akan dimasukkan ke surga tanpa hisab
- D. Akan diampuni semua dosanya
Jawaban: B
Pembahasan: Allah SWT berfirman dalam QS. Ali Imran (3): 85: “Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidak akan diterima (agama itu) darinya, dan di akhirat dia termasuk orang-orang yang rugi.” Ayat ini merupakan kelanjutan dari penegasan bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang diridhai. Konsekuensinya sangat tegas: tidak diterima di dunia dan merugi di akhirat.
5. Istilah “finalitas Islam” yang terkandung dalam QS. Ali Imran (3): 19 berarti bahwa…
- A. Islam adalah agama yang masih bisa diubah-ubah
- B. Islam adalah agama terakhir yang sempurna dan tidak ada agama lagi setelahnya
- C. Islam hanya untuk orang Arab
- D. Islam akan digantikan oleh agama lain di masa depan
Jawaban: B
Pembahasan: Finalitas Islam berarti bahwa Islam adalah agama penutup (final) yang disempurnakan oleh Allah. Tidak ada agama lagi setelah Islam yang diakui dan diridhai oleh Allah. Nabi Muhammad adalah penutup para nabi (khatamul anbiya’), dan Al-Qur’an adalah kitab suci terakhir yang terjaga keasliannya. Firman Allah dalam QS. Al-Maidah (5): 3: “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu…”
6. Penjelasan Ibnu Taimiyah tentang makna umum “Islam” dalam QS. Ali Imran (3): 19 merujuk pada…
- A. Ajaran sesat yang menyimpang
- B. Kepasrahan seluruh nabi dan umat mereka kepada Allah
- C. Agama Yahudi dan Nasrani yang sudah dihapus
- D. Tradisi jahiliyah
Jawaban: B
Pembahasan: Makna umum Islam adalah esensi dari seluruh agama samawi yang dibawa para nabi sejak Nabi Adam hingga Nabi Isa, yaitu kepasrahan diri (istikamah) kepada Allah semata, meninggalkan kesyirikan, dan beribadah hanya kepada-Nya. Semua nabi mengajarkan tauhid dan ketundukan kepada Allah. Namun setelah diutusnya Nabi Muhammad, makna khusus Islam menjadi syariat yang wajib diikuti oleh seluruh umat manusia.
7. Konsekuensi logis dari QS. Ali Imran (3): 19 adalah bahwa…
- A. Semua agama samawi (Yahudi, Nasrani) masih berlaku dan diridhai selamanya
- B. Setelah diutusnya Nabi Muhammad, hanya Islam yang diridhai, dan agama-agama sebelumnya telah dinasakh (diganti)
- C. Setiap orang bebas memilih agama apapun tanpa konsekuensi
- D. Allah tidak peduli dengan agama yang diyakini manusia
Jawaban: B
Pembahasan: Para ulama sepakat bahwa syariat-syariat sebelumnya (Taurat, Injil) telah dinasakh (diganti dan dihapus) dengan syariat Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW. Setelah Islam datang, agama Yahudi dan Nasrani yang telah mengalami perubahan tidak lagi diridhai. Siapa pun yang masih berpegang pada agama sebelumnya sambil menolak kenabian Muhammad, maka agamanya tidak diterima di sisi Allah.
8. Ayat Al-Qur’an yang menyatakan bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang diridhai sekaligus menjadi bantahan tegas terhadap…
- A. Kaum Muslimin yang taat
- B. Orang-orang yang mengklaim bahwa ada agama lain selain Islam yang juga diridhai Allah (seperti Yahudi, Nasrani, atau agama lainnya)
- C. Orang-orang yang berpuasa di bulan Ramadhan
- D. Orang-orang yang menunaikan zakat
Jawaban: B
Pembahasan: Ayat ini menjadi bantahan yang sangat tegas terhadap klaim bahwa agama-agama lain (Yahudi, Nasrani, Hindu, Buddha, dll) juga diridhai Allah. Allah dengan jelas menyatakan bahwa hanya Islam yang diridhai. Ayat ini juga menjadi dasar bahwa siapa pun yang tidak beragama Islam, maka agamanya tidak akan diterima, baik di dunia (secara hukum syariat tidak diakui sebagai agama yang benar) maupun di akhirat (akan merugi).
9. Dalam konteks ayat QS. Ali Imran (3): 19, kata “ridhai” (ridha) mengandung makna…
- A. Allah memaksa manusia untuk masuk Islam
- B. Allah menerima dan meridhai Islam sebagai satu-satunya agama yang benar
- C. Allah menolak semua agama termasuk Islam
- D. Allah membiarkan manusia beragama apapun tanpa penilaian
Jawaban: B
Pembahasan: Kata ridha dalam ayat ini berarti penerimaan, kerelaan, dan kesukaan Allah. Allah secara sukarela menerima Islam sebagai agama yang sempurna dan diridhai-Nya. Ini bukan berarti Allah memaksa manusia menganut Islam, karena Allah memberikan kebebasan berkehendak. Namun konsekuensinya, jika seseorang memilih agama selain Islam (setelah jelas kebenarannya), maka ia akan menanggung akibatnya sendiri di akhirat.
10. Kesimpulan terbaik tentang QS. Ali Imran (3): 19 dalam kaitannya dengan keyakinan seorang Muslim adalah…
- A. Seorang Muslim boleh berganti-ganti agama sesuai keinginan
- B. Islam adalah satu-satunya agama yang Allah ridhai, sehingga seorang Muslim wajib meyakini, mengamalkan, dan tidak perlu mencari agama lain
- C. Islam hanya salah satu dari sekian banyak agama yang benar
- D. Semua agama adalah sama dan tidak ada perbedaan
Jawaban: B
Pembahasan: Ayat ini menjadi fondasi keyakinan bahwa Islam adalah agama yang benar dan final. Seorang Muslim harus meyakini dengan sepenuh hati bahwa tidak ada agama lain yang diridhai Allah selain Islam. Konsekuensinya: (1) Wajib mengamalkan Islam secara kaffah (menyeluruh), (2) Tidak boleh berpindah ke agama lain (murtad), (3) Meyakini bahwa siapa pun yang menolak Islam setelah jelas kebenarannya akan merugi di akhirat, (4) Berdakwah untuk menyampaikan kebenaran Islam kepada seluruh umat manusia.
Ringkasan Materi untuk Referensi:
| Aspek | Penjelasan |
|---|---|
| Ayat Utama | QS. Ali Imran (3): 19 |
| Ayat Penguat | QS. Ali Imran (3): 85 |
| Makna Ayat | Hanya Islam agama yang diridhai Allah |
| Penjelasan Ulama | Ibnu Taimiyah: Islam bermakna umum (kepasrahan nabi sebelumnya) dan khusus (syariat Nabi Muhammad) |
| Konsekuensi | Agama selain Islam tidak diterima; pelakunya merugi di akhirat |
| Finalitas Islam | Islam adalah agama penutup, menyempurnakan syariat sebelumnya |
Semoga soal-soal ini bermanfaat untuk menguji pemahaman tentang dalil Al-Qur’an bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang diridhai Allah. Wallahu a’lam.






















































