Cerita Rakyat Bangka Belitung: Hadiah dari Babi Hutan
- Updated: April 16, 2026
![]()
Download full ebook anak karya Kak Nurul Ihsan
DOWNLOAD EBOOK ANAK KAK NURUL IHSAN (+62 815 6148 165)
✅ Download Ebook Perjudul: donasi @ Rp 15.000
✅ Paket Hemat A Seri Kisah 25 Nabi dan Rasul Bergambar: 1001 hal pdf, 19 ebook, donasi Rp 100 ribu.
✅ Paket Hemat B Seri Worksheet Calistung dan Mewarnai: 1001 hal PDF, 30 ebook, donasi Rp 100 ribu.
✅ Paket Hemat C Seri Cerita Dongeng Bergambar: 1001 hal PDF, 31 ebook, donasi Rp 100 ribu.
✅ Paket Hemat D Ensiklopedia Anak Pintar: 1001 hal PDF, 60 ebook, donasi Rp 100 ribu.
✅ Paket Hemat E Anak Muslim: 1001 hal PDF, 90 ebook, donasi Rp 100 ribu.
✅ All Paket Super Hemat (Paket A, B C, D, dan E), donasi Rp 365 ribu.
📖 25 Soal Tanya Jawab Cerita Rakyat “Si Penyumpit” dari Bangka Belitung
A. Mengenal Cerita dan Latar Belakang
1. Dari daerah mana cerita rakyat “Si Penyumpit” berasal?
Jawaban: Cerita rakyat “Si Penyumpit” berasal dari Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung, tepatnya dari Pulau Bangka. Pulau Bangka terletak di sebelah timur Pulau Sumatera. Secara topografis, wilayah Pulau Bangka terdiri dari rawa-rawa, daratan rendah, dan perbukitan. Di daerah perbukitan terdapat hutan lebat, sedangkan di daerah rawa terdapat hutan bakau. Cerita ini sangat terkenal di kalangan masyarakat Pulau Bangka dan menjadi salah satu legenda terpopuler dari daerah tersebut .
2. Mengapa tokoh utama dalam cerita ini disebut “Si Penyumpit”?
Jawaban: Tokoh utama disebut “Si Penyumpit” karena ia adalah seorang pemuda yang sangat mahir menyumpit binatang buruan. Sumpitannya selalu tepat mengenai sasaran. Kemampuan menyumpit ini ia warisi dari ayahnya, yang juga seorang pemburu handal. Masyarakat di kampungnya yang memberinya julukan ini sebagai pengakuan atas keahliannya yang luar biasa dalam berburu menggunakan sumpit .
3. Selain menyumpit, keahlian apa lagi yang dimiliki Si Penyumpit?
Jawaban: Selain mahir menyumpit, Si Penyumpit juga pandai mengobati berbagai macam penyakit. Bakat mengobati ini juga ia peroleh dari ayahnya. Kombinasi dua keahlian inilah yang menjadi kunci utama dalam petualangannya: kemampuan menyumpit membawanya bertemu dengan makhluk gaib, dan kemampuan mengobati membuatnya mampu menolong sang putri yang terluka .
4. Bagaimana status sosial Si Penyumpit di awal cerita?
Jawaban: Di awal cerita, Si Penyumpit digambarkan sebagai seorang pemuda yatim-piatu yang miskin. Ia tinggal di sebuah rumah kecil peninggalan orang tuanya. Sehari-harinya, ia bekerja sebagai pemburu babi hutan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ayahnya semasa hidup dikenal sering berutang kepada Pak Raje, Kepala Desa yang kaya raya namun pelit dan licik .
5. Siapa nama Kepala Desa dalam cerita ini dan bagaimana sifatnya?
Jawaban: Nama Kepala Desa dalam cerita ini adalah Pak Raje. Ia digambarkan sebagai sosok yang kaya-raya namun jahat, licik, dan pelit. Pak Raje dikenal tidak mau berbagi kekayaan dengan orang miskin. Ia sering menuntut Si Penyumpit untuk melunasi utang almarhum ayahnya dan memanfaatkan situasi tersebut untuk mempekerjakan Si Penyumpit tanpa membayar. Ia adalah antagonis dalam cerita ini yang akhirnya mendapat pelajaran berharga dari keserakahannya .
B. Konflik dan Perintah Pak Raje
6. Apa yang diminta Pak Raje kepada Si Penyumpit?
Jawaban: Pak Raje meminta Si Penyumpit untuk mengusir kawanan babi hutan yang telah merusak tanaman padinya yang sedang berbuah. Ia menggunakan dalih bahwa orang tua Si Penyumpit sewaktu masih hidup pernah berhutang kepadanya. Dengan alasan “membayar hutang orang tuanya”, Si Penyumpit pun rela bekerja pada Pak Raje tanpa dibayar. Pak Raje juga mengancam bahwa jika sawahnya rusak, Si Penyumpit harus membayar ganti rugi .
7. Apa yang dilakukan Si Penyumpit sebelum mulai meronda di ladang?
Jawaban: Sebelum mulai meronda di ladang Pak Raje, Si Penyumpit melakukan ritual dengan membakar kemenyan untuk memohon kepada dewa-dewa dan Mentemau (dewa babi), agar kawanan babi tersebut tidak merusak tanaman padi Pak Raje. Tindakan ini menunjukkan bahwa Si Penyumpit adalah pribadi yang tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga memiliki dimensi spiritual dalam kehidupannya .
8. Berapa malam Si Penyumpit meronda sebelum akhirnya melihat babi hutan?
Jawaban: Si Penyumpit sudah meronda selama tiga malam tanpa melihat tanda-tanda mencurigakan. Meskipun situasi aman, ia terus berjaga-jaga. Baru pada malam ketujuh, dari kejauhan tampak oleh Si Penyumpit tujuh ekor kawanan babi hutan sedang beriring-iringan hendak memasuki ladang. Satu per satu babi hutan itu melompati pagar batu yang telah dibuat Pak Raje .
9. Apa yang dilakukan Si Penyumpit ketika melihat kawanan babi hutan?
Jawaban: Ketika melihat kawanan babi hutan mulai mengobrak-abrik tanaman padi, Si Penyumpit segera bersembunyi di balik sebuah pohon besar dengan sumpit di tangan yang siap digunakan. Dengan hati-hati, ia mengangkat sumpitnya, lalu menyumpitkannya ke arah babi yang paling dekat dengannya. Sumpitannya tepat mengenai sisi sebelah kiri perut babi itu. Keahliannya terbukti kembali: sumpitannya selalu mengenai sasaran .
10. Apa yang terjadi setelah Si Penyumpit berhasil menyumpit seekor babi hutan?
Jawaban: Sesaat setelah Si Penyumpit menyumpit babi tersebut, kawanan babi itu tiba-tiba menghilang bersama dengan anak sumpit (mata sumpit) milik Si Penyumpit. Peristiwa aneh ini membuat Si Penyumpit menjadi sangat penasaran. Ia pun memutuskan untuk menyelidiki ke mana gerombolan babi itu menghilang .
C. Pertemuan dengan Makhluk Gaib di Dalam Gua
11. Apa yang ditemukan Si Penyumpit setelah menyusuri ceceran darah babi?
Jawaban: Keesokan harinya, Si Penyumpit menyusuri ceceran darah bekas babi yang ia sumpit hingga ke tengah hutan. Sesampainya di tengah hutan, ia menemukan sebuah gua yang di sekelilingnya ditumbuhi semak-belukar. Dengan hati-hati, ia memasuki gua tersebut. Di dalam gua, ia sangat terkejut karena melihat seorang putri yang tergeletak di atas pembaringan yang dikelilingi oleh wanita-wanita cantik. Salah seorang dari wanita tersebut adalah ibu sang Putri .
12. Siapa sebenarnya babi yang disumpit oleh Si Penyumpit?
Jawaban: Babi yang disumpit oleh Si Penyumpit ternyata adalah penjelmaan seorang putri. Hal ini dijelaskan langsung oleh ibu sang putri ketika Si Penyumpit memasuki gua. Ibu sang putri berkata, “Ketahuilah, anak muda! Babi yang engkau sumpit itu adalah penjelmaan putriku.” Si Penyumpit sangat kaget mendengar penjelasan ini. Ia pun bertanya, “Jadi…, kalian adalah babi jadi-jadian?” dan ibu sang putri membenarkannya .
13. Apa yang diminta Si Penyumpit untuk mengobati luka sang putri?
Jawaban: Untuk mengobati luka sang putri, Si Penyumpit meminta beberapa helai daun keremunting yang ditumbuk hingga halus. Daun keremunting ini dipercaya memiliki khasiat untuk menghentikan pendarahan dan menyembuhkan luka. Ibu sang putri segera memerintahkan dayang-dayangnya untuk mencari daun tersebut yang banyak terdapat di sekitar gua. Tak berapa lama, dayang-dayang sudah kembali dengan membawa daun yang dimaksud .
14. Bagaimana cara Si Penyumpit menyembuhkan luka sang putri?
Jawaban: Si Penyumpit mendekati gadis cantik yang sedang terbaring lemas itu, lalu membuka selimut yang menutupi tubuhnya. Tampaklah sebuah benda runcing yang menancap di perut sang putri, yang tidak lain adalah mata sumpit miliknya. Sambil mulutnya komat-kamit membaca mantra, si Penyumpit mencabut mata sumpit itu dengan pelan-pelan. Setelah mata sumpit terlepas, bekas luka tersebut kemudian ditutupinya dengan daun keremunting yang sudah dihaluskan untuk menahan cucuran darah yang keluar. Beberapa saat kemudian, luka sang putri sembuh dan tidak meninggalkan bekas luka sedikit pun .
15. Apa yang dikatakan ibu sang putri sebagai isi bungkusan hadiah untuk Si Penyumpit?
Jawaban: Ibu sang putri mengatakan bahwa bungkusan tersebut berisi kunyit, buah nyatoh, daun simpur, dan buah jering. Ia berpesan, “Bungkusan ini jangan dibuka sebelum engkau sampai di rumah.” Si Penyumpit menerima bungkusan itu sebagai tanda terima kasih karena telah menyembuhkan putrinya .
16. Apa isi bungkusan yang sebenarnya ketika dibuka oleh Si Penyumpit di rumah?
Jawaban: Ketika dibuka di rumah, bungkusan tersebut ternyata bukan berisi kunyit, buah nyatoh, daun simpur, dan buah jering seperti yang disebutkan. Alangkah terkejutnya Si Penyumpit karena bungkusan itu ternyata berisi perhiasan berupa emas, berlian, dan intan permata yang sangat berharga. Si Penyumpit pun berkata dengan rasa kagum, “Waw…, berharga sekali benda ini!” dan bergumam dengan perasaan gembira, “Dengan benda ini, aku akan menjadi kaya-raya” .
D. Keberhasilan dan Keserakahan
17. Apa yang dilakukan Si Penyumpit dengan perhiasan yang diterimanya?
Jawaban: Keesokan harinya, Si Penyumpit pergi menjual seluruh perhiasan berharga itu kepada seorang saudagar kaya di kampungnya. Hasil penjualannya ia gunakan untuk membeli ladang yang luas, rumah mewah, dan melunasi seluruh hutang ayahnya kepada Pak Raje. Sejak saat itu, tersiarlah kabar bahwa Si Penyumpit telah menjadi kaya-raya. Ini menunjukkan bahwa ketulusan dan keahliannya membawa berkah yang berlipat ganda .
18. Apa yang dilakukan Pak Raje setelah mendengar kabar kekayaan Si Penyumpit?
Jawaban: Pak Raje yang mendengar kabar bahwa Si Penyumpit telah menjadi kaya-raya menjadi penasaran dan serakah. Ia pun berniat untuk mengikuti jejak Si Penyumpit. Suatu hari, Pak Raje meminjam sumpit pemuda itu dan kemudian pergi berburu babi hutan di ladang miliknya. Ia berharap bisa mendapatkan harta yang sama dengan mudah, tanpa bekerja keras seperti Si Penyumpit .
19. Apa yang terjadi ketika Pak Raje mencoba meniru perbuatan Si Penyumpit?
Jawaban: Pak Raje berhasil menyumpit seekor babi dan menemukan gua yang sama. Namun, ketika berusaha menyembuhkan luka sang putri, ia gagal karena tidak memiliki keahlian mengobati. Ia tidak tahu harus menggunakan daun keremunting dan tidak memiliki mantra yang tepat. Akibatnya, ia diserang oleh berpuluh-puluh babi hutan. Dengan tubuh yang penuh luka-luka, ia berjalan sempoyongan pulang ke rumahnya. Sesampainya di rumah, Pak Raje langsung tergeletak tidak sadarkan diri .
20. Siapa yang meminta tolong kepada Si Penyumpit untuk menyelamatkan Pak Raje?
Jawaban: Putri sulung Pak Raje yang segera menyampaikan nasib malang yang menimpa ayahnya itu kepada Si Penyumpit. Ia datang memohon pertolongan karena tahu bahwa Si Penyumpit memiliki keahlian mengobati yang tidak dimiliki orang lain. Mendengar kabar itu, Si Penyumpit segera pergi ke rumah Pak Raje untuk menolongnya tanpa rasa dendam .
21. Bagaimana cara Si Penyumpit menyembuhkan Pak Raje?
Jawaban: Si Penyumpit mengobati Pak Raje dengan 7 helai daun. Setelah itu ia membakar kemenyan, lalu menyebut satu per satu anggota tubuh Pak Raje, seperti tangan, kaki, kepala, dan lain-lain. Terakhir, ia menyebut nama Pak Raje. Ketika asap kemenyan itu mengepul, Si Penyumpit kemudian membaca mantra. Tak lama kemudian, tampak jari tangan Pak Raje bergerak-gerak. Dengan pelan-pelan ia mengusap-usap matanya hingga tiga kali. Akhirnya, Pak Raje sadarkan diri dan sembuh dari penyakitnya .
E. Akhir Cerita dan Pesan Moral
22. Apa yang ditawarkan Pak Raje kepada Si Penyumpit setelah sembuh?
Jawaban: Setelah sadar dan sembuh, Pak Raje insaf (sadar) dan mengakui semua kesalahannya kepada Si Penyumpit. Ia berkata, “Terima kasih, Penyumpit! Kamu telah menyembuhkan penyakitku. Aku minta maaf karena telah memaksamu menjaga ladangku. Untuk menebus kesalahanku ini, aku akan menikahkanmu dengan putri bungsuku. Setelah itu, aku akan mengangkatmu menjadi Kepala Desa untuk menggantikanku.” Si Penyumpit menerima tawaran tersebut dengan senang hati .
23. Nilai-nilai karakter apa saja yang terkandung dalam cerita “Si Penyumpit”?
Jawaban: Berdasarkan analisis akademis terhadap cerita rakyat Bangka Belitung “Si Penyumpit”, terdapat beberapa nilai karakter yang terkandung di dalamnya :
- Nilai Tanggung Jawab (Responsibility): Si Penyumpit bertanggung jawab melunasi hutang ayahnya dan menjalankan tugas menjaga ladang dengan baik.
- Nilai Peduli Sosial (Social Care): Si Penyumpit menolong Pak Raje meskipun orang tersebut pernah berbuat jahat kepadanya.
- Nilai Cinta Damai (Peace-loving): Si Penyumpit tidak membalas dendam dan memilih menyelesaikan konflik dengan cara damai.
Selain itu, cerita ini juga mengajarkan kerja keras, kejujuran, ketulusan, dan kesabaran .
24. Apa pesan moral utama yang dapat dipetik dari cerita “Si Penyumpit”?
Jawaban: Berikut adalah pesan moral utama dari cerita “Si Penyumpit” :
- Kerja keras dan keahlian yang diasah dengan baik akan membawa keberkahan dan kesuksesan. Si Penyumpit sukses bukan karena keberuntungan semata, tetapi karena ia menguasai dua keahlian: menyumpit dan mengobati.
- Keserakahan dan niat buruk hanya akan mendatangkan kesengsaraan. Pak Raje yang serakah dan ingin kaya dengan cara cepat justru celaka karena tidak memiliki kemampuan yang memadai.
- Ketulusan dalam menolong orang lain akan dibalas dengan kebaikan. Si Penyumpit tulus menolong sang putri tanpa mengharapkan imbalan, namun ia mendapat hadiah yang melimpah.
- Jangan pernah mencoba meniru seseorang tanpa memiliki kemampuan yang sama. Pak Raje mencoba meniru Si Penyumpit tetapi gagal karena tidak memiliki keahlian mengobati.
- Maafkan kesalahan orang lain dan jangan dendam. Si Penyumpit tetap menolong Pak Raje meskipun pernah diperlakukan tidak adil.
- Kekayaan sejati bukan hanya harta, tetapi juga kebaikan hati dan keahlian. Si Penyumpit tidak hanya menjadi kaya, tetapi juga diangkat menjadi Kepala Desa karena kebijaksanaannya.
25. Mengapa cerita “Si Penyumpit” masih relevan untuk diceritakan kepada anak-anak di era modern?
Jawaban: Cerita “Si Penyumpit” tetap relevan hingga saat ini karena nilai-nilai yang terkandung di dalamnya bersifat universal dan abadi :
- Pendidikan karakter: Cerita ini mengajarkan anak-anak tentang pentingnya kerja keras, kejujuran, tanggung jawab, dan tidak serakah.
- Relevansi dengan kehidupan sehari-hari: Anak-anak dapat belajar bahwa kesuksesan tidak datang instan, tetapi harus diperjuangkan dengan keahlian dan ketekunan.
- Mencegah perilaku FOMO (Fear of Missing Out): Cerita ini mengajarkan bahwa meniru orang lain tanpa persiapan yang matang dapat berakibat buruk.
- Media pembelajaran yang menyenangkan: Dongeng menyampaikan pesan moral dengan cara yang tidak menggurui, sehingga lebih mudah diterima oleh anak-anak.
- Melestarikan budaya lokal: Cerita ini adalah warisan budaya Bangka Belitung yang perlu dilestarikan dan dikenalkan kepada generasi muda.
- Membangun kecerdasan emosional: Anak-anak belajar tentang empati (ketika Si Penyumpit menolong Pak Raje), pengendalian diri (tidak dendam), dan pengambilan keputusan yang bijak.
🌟 Penutup
Cerita rakyat “Si Penyumpit” dari Bangka Belitung adalah salah satu kekayaan budaya Nusantara yang sarat akan nilai-nilai luhur. Melalui kisah seorang pemuda miskin yang berkat ketulusan, keahlian, dan kerja kerasnya berhasil meraih kesuksesan, kita diajak untuk merenungkan bahwa:
“Kekayaan sejati bukan hanya harta benda, tetapi juga kebaikan hati, keahlian, dan kemampuan untuk memaafkan.”
Untuk ebookanak.com, cerita ini sangat cocok disajikan dengan ilustrasi yang menarik, bahasa yang mudah dipahami anak-anak, serta sesi diskusi interaktif antara orang tua dan anak setelah membaca. Setiap pesan moral dapat diperkuat dengan pertanyaan reflektif seperti “Apakah kamu pernah merasa ingin meniru temanmu? Apa yang sebaiknya kamu lakukan?”
Referensi:
- Legenda Rakyat Nusantara – Si Penyumpit, Internet Archive
- Seri Cerita Rakyat: Bangka Belitung, Karisma Publishing Group, 2012
- Perpustakaan Digital Budaya Indonesia – Si Penyumpit
- Dongeng Cerita Rakyat – Si Penyumpit dan Babi Hutan
- Sari, A. P., Hendrik, M., & Hikmawati, A. (2023). An Analysis of Character Values in the Folklore of Bangka Belitung Paga and Si Penyumpit
- Harian Haluan – Legenda Si Penyumpit, Cerita Rakyat Terpopuler dari Bangka Belitung, 2023
- The Jombang Taste – Cerita Rakyat Bangka Belitung: Dongeng Penyumpit Baik Hati dan Pak Raje, 2024
ORDER PRODUK DIGITAL VIA WA/EMAIL
✅ Pilih produk.
✅ Transfer ke salah satu norek kami.
✅ Konfirmasi bukti transfer dan paket produk ke WA +62 8156148165.
✅ Link produk digital dikirim ke no WA atau email pemesan.
NOREK KONTRIBUSI DONASI
✅ PayPal: cbmagency25@gmail.com
✅ BSI 0070078253 an. Nurul Ihsan or Rahayu Ummi F
✅ BSI:7113717337 an.Yayasan Sebaca Indonesia

Download full ebook PDF “101 Cerita Nusantara” isi 202 hal PDF karya Kak Nurul Ihsan dengan donasi infak. Klik gambarnya.

Ada seorang pemuda bernama Penyumpit.
Karena orang tuanya dulu berhutang kepada Pak Raje, seorang kepala desa yang kaya namun licik, maka kini setelah kedua orang tuanya meninggal, ia harus menjaga sawah Pak Raje siang dan malam.
Pada suatu hari, Penyumpit melihat seekor babi hutan merusak sawah Pak Raje.
Ia lalu melemparkan tombak dan tepat mengenai babi hutan.
Lalu ia terus mengejar babi hutan itu sampai masuk ke hutan.
Tiba-tiba, terjadi sebuah keajaiban!
Sampai di hutan, babi hutan itu seketika berubah menjadi seorang putri yang cantik.
“Wahai, putri yang cantik. Kaukah babi yang terluka tadi? Maafkan, aku tadi telah menombakmu,” kata Penyumpit dengan penuh penyesalan.
“Tidak apa-apa. Itu bukan salahmu. Namaku Putri Malam,” ucap Putri Malam sambil merintih kesakitan.
Kemudian Penyumpit membantu mengobati luka Putri Malam sampai sembuh.
Keesokan harinya, Putri Malam sudah bisa berjalan kembali.
Sebagai tanda terima kasih, ia memberikan beberapa bungkus yang berisi kunyit dan rempah-rempah hutan kepada Penyumpit.
Setibanya di rumah, Penyumpit terkejut, bungkusan yang berisi rempah-rempah itu berubah menjadi emas, berlian, permata, dan intan.
Ia pun segera pergi ke rumah Pak Raje untuk membayar semua hutang-hutang almarhum orangtuanya.
Penyumpit menjelaskan peristiwa malam itu kepada Pak Raje.
Ternyata, Pak Raje tertarik mengikuti jejak Penyumpit.

Namun Pak Raje mengalami kesialan.
Bukanlah Putri Malam yang ia temui, melainkan puluhan babi besar-besar yang menyerangnya.
Ia pun mati mengenaskan.
Penyumpit berusaha menolong Pak Raje dengan mengucapkan doa dan mantra khusus kepada para Dewa.
Doa Penyumpit akhirnya dikabulkan Dewa.
Pak Raje sembuh dan ia hidup kembali.
Pak Raje merasa malu kepada Penyumpit karena selalu berbuat jahat.
Kemudian Penyumpit pun dinikahkan dengan putrinya.
Penyumpit menjadi orang kaya raya dan hidup bahagia dengan istrinya.
Ia tetap rendah hati dan dermawan.
Pak Raje pun kini berubah menjadi orang yang rendah hati dan dermawan juga seperti Penyumpit. ***
Pesan Moral
Suatu perbuatan yang dilakukan orang lain, belum tentu sesuai dengan kemampuan kita.
Bangka Belitung Folklore: Gifts from the Wild Boar
There was a young man named Penyumpit.
Because his parents were in debt to Pak Raje, a village head who was rich but cunning, now that his parents have died, he has to look after Pak Raje’s fields day and night.
One day, Penyumpit saw a wild boar destroying Pak Raje’s rice field.
He then threw a spear and hit the wild boar.
Then he continued to chase the wild boar into the forest.
Suddenly, a miracle happened!
Arriving in the forest, the wild boar immediately turned into a beautiful princess.
“O, beautiful princess. Are you the pig that was hurt earlier? I’m sorry, I’ve speared you earlier,” said Penyumpit regretfully.
“It doesn’t matter. It’s not your fault. My name is Princess Night,” said Princess Night while groaning in pain.
Then Chopsticks helped treat Princess Malam’s wound until it healed.
The next day, Princess Malam was able to walk again.
As a token of gratitude, he gave a few packets containing turmeric and forest spices to Penyumpit.
Download Paket Pustaka Anak & Keluarga

Arriving at home, Penyumpit was surprised, the package containing the spices turned into gold, diamonds, gems and diamonds.
He immediately went to Mr. Raje’s house to pay all the debts of his late parents.
Penyumpit explained the events of that night to Pak Raje.
Apparently, Pak Raje was interested in following in the footsteps of Penyumpit.
But Pak Raje had bad luck.
It wasn’t the Princess of the Night that he encountered, but dozens of large pigs that attacked him.
He also died horribly.
Penyumpit tried to help Pak Raje by saying special prayers and spells to the Gods.
Chopsticks prayer finally granted by God.
Pak Raje recovered and he came back to life.
Pak Raje felt ashamed of Penyumpit because he always did bad things.
Then Penyumpit was married off to his daughter.
Penyumpit became a wealthy man and lived happily with his wife.
He remains humble and generous.
Pak Raje has now turned into a humble and generous person just like Chopsticks. ***
Moral message
An act that is done by other people, not necessarily in accordance with our abilities.
Legenda Si Penyumpit
Channel Youtube: Ruang Cerita
![]()




















































