Ebook Anak

Ferdinand de Lesseps Pembuat Terusan Suez

 11,758,924 total views,  355 views today

Terusan suez sangat penting untuk menghubungkan kawasan Mediterania dengan Laut Merah.

Ferdinand de Lesseps adalah diplomat Perancis sekaligus arsitek dari pembuatan Terusan Suez.

Terusan penting ini menghubungkan kawasan Mediterania dengan Laut Merah.

Terusan ini memperpendek jarak dan mempersingkat waktu pelayaran dari Barat ke Timur.

Pembuat Terusan Suez ini lahir di Versailles pada 19 November 1805.

Ferdinand de Lesseps wafat pada tanggal 7 Desember 1894.

Di Tengah Keluarga Diplomat
Ferdinand de Lesseps lahir di tengah keluarga diplomat.

Ayah Ferdinand de Lesseps bekerja sebagai konsul Perancis di Italia.

Di negara itulah Ferdinand menghabiskan tahun-tahun pertama dalam hidupnya.

Paman Ferdinand de Lesseps, yaitu Barthelemy de Lesseps, juga menjadi wakil Perancis di Lisabon.

Ferdinand sendiri memiliki tiga saudara kandung.

Menjadi Seorang Diplomat
Berkat pengabdian keluarganya terhadap negara, Ferdinand disekolahkan oleh negara.

Setamat sekolah pada usia delapan belas, Ferdinand de Lesseps belajar bahasa selama dua tahun.

Hal itu dilakukan untuk mempersiapkan dirinya menjadi diplomat.

Awalnya, Ferdinand di Lisabon.

Kemudian, Ferdinand de Lesseps ditugaskan di Tunisia, dan selanjutnya di Aljazair. 

Pada tahun 1833 – 1837, Ferdinand ditugaskan menjadi konsul Perancis di Mesir.

Setelah itu, Ferdinand de Lesseps ditempatkan di beberapa negara sebelum kemudian pensiun dari karier diplomatiknya.

Terusan suez sangat penting untuk menghubungkan kawasan Mediterania dengan Laut Merah.

Ferdinand de Lesseps adalah diplomat Perancis sekaligus arsitek dari pembuatan Terusan Suez.

Pembuatan Terusan Suez
Pada tahun 1854, Said Pasha, raja muda Mesir, berencana untuk membuat sebuah terusan.

Kelak, terusan itu akan menghubungkan Mediterania dengan laut lepas.

Said Pasha menawarkan Ferdinand de Lesseps untuk membuatnya.

Dia mengenal Ferdinand dengan baik sejak Ferdinand menjadi diplomat di Mesir.

Pada 7 November 1854, Ferdinand mendarat di Alexandria, Mesir.

Ferdinand kemudian merancang terusan Suez itu bersama dua insinyur Perancis yang bertugas di Mesir.

Banyak kendala yang harus dihadapinya untuk membuat terusan Suez.

Salah satunya, anggapan bahwa di daerah itu terdapat banyak lumpur yang bisa menganggu pelayaran kapal. 

Setelah bertahun-tahun, akhirnya pada 17 November 1869, terusan Suez jadi.

Ferdinand dipuji sebagai pahlawan di seluruh Eropa.

Dua belas tahun kemudian, Ferdinand mencoba mengulang sukses dengan membangun Terusan Panama.

Proyek ini gagal dan dihentikan sepuluh tahun kemudian.

Ferdinand dinyatakan bersalah atas kegagalan ini.

Akhirnya, Terusan Panama diteruskan dan diselesaikan oleh Amerika Serikat.

(www.ebookanak.com)

Kontributor:

  • Penulis: Mitha Yanuarti
  • Ilustrator: Inner child
  • Desainer dan layouter: Yuyus Rusamsi
  • Penerbit: Oase (Bandung, Indonesia)
  • Copyright: Nurul Ihsan/www.cbmagency.com

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *