Kisah Si Kelingking dan Raksasa Nenek Gergasi

 20,242,072 total views,  6,385 views today

Kelingking adalah seorang pemuda yang tubuhnya seukuran jari terkecil tubuh manusia.

Meski demikian, dia seorang pemberani.

Dia tak takut pada apa pun.

Bahkan, dia berani pada Nenek Gergasi, raksasa pemakan manusia yang menyerang negerinya.

Saat semua orang sudah mengungsi, Kelingking malah bertahan.

Meski bertubuh mungil, Kelingking adalah pemuda yang cerdas dan pemberani.

Buum… buum… suara langkah Nenek Gergasi terdengar jelas oleh kelingking yang bersembunyi di antara ranting pohon.

Kelingking mengintip dan melihat sosok Nenek Gergasi yang menyeramkan.

“Kenapa sepi sekali? Ke mana semua manusia? Aku lapar!” teriak Nenek Gergasi.

Berulang kali dia berteriak, tetapi tak ada yang muncul.

Dia pun mulai marah.

Tiba-tiba, terdengarlah sebuah suara.

“Hahahaha…! Kau terlambat! Semua manusia di negeri ini aku makan. Sekarang, giliranmu tiba. Kudengar, dagingmu lezat!”

Nenek Gergasi memandang sekitarnya.

Tak ada siapa pun.

Nenek Gergasi jadi ketakutan dan lari sekencang-kencangnya.

”Hei jangan lari! Aku mau memakanmu!” teriak suara itu.

“Ampun, ampun, jangan makan aku!” Nenek Gergasi terus berlari.

Kelingking keluar dari tempat persembunyiannya.

Rupanya dialah yang menakut-nakuti Nenek Gergasi.

Semua penduduk negeri dipanggilnya kembali.

Mereka semua lega karena Nenek Gergasi sudah pergi.

Raja berterima kasih pada Kelingking.

Beliau lalu mengajak Kelingking dan ibunya untuk tinggal di istana.

Kelingking pun diangkat sebagai panglima perang.

Suatu hari, Kelingking terlihat gelisah.

“Aku ingin menikahi putri raja, Bu. Aku mencintainya,” ungkap Kelingking.

“Benarkah? Jika begitu, Ibu akan menemanimu bicara pada Raja,” kata ibunya.

Ditemani ibunya, Kelingking menghadap Raja dan menyampaikan keinginannya.

Raja pun marah dan mengusir Kelingking dari istana.

“Tunggu, Ayah. Aku mau menikah dengannya. Bukankah dia yang sudah menyelamatkan negeri kita?” cegah Putri Raja.

Akhirnya, dengan berat hati, Raja pun mengizinkan Kelingking menikahi putrinya.

Setelah menikah, Kelingking dan Putri tinggal di istana mereka sendiri.

Namun, ada yang aneh pada diri Kelingking.

Tiap malam, dia selalu pergi ke luar istana dan baru pulang menjelang pagi.

Karena penasaran, Putri pun menguntitnya.

Ternyata, Kelingking pergi ke sebuah telaga dan mandi di sana.

Putri lega ternyata suaminya hanya mandi.

Meski demikian, dia merasa heran, mengapa suaminya harus mandi di telaga tiap malam.

Suatu malam, Putri yang sedang tidur mendengar pintu kamarnya terbuka.

Saat membuka mata, betapa terkejutnya putri melihat seorang pria gagah perkasa ada di kamarnya.

Putri nyaris berteriak, tetapi dia melibat wajah pria itu persis dengan kelingking.

“Suamiku?” tanyanya ragu.

“Ya” sahut Kelingking gembira.

“Aku suamimu!” katanya lagi sambil menunjukkan baju Kelingking yang mungil.

Kelingking lalu menceritakan apa yang terjadi.

Rupanya, dulu saat Nenek Gergasi lari terbirit-birit, ada selembar kertas yang jatuh dari kantong bajunya.

Di kertas itu ada denah sebuab telaga yang dikatakan bisa memperbesar tubuh siapa pun.

Kelingking pun mencari telaga tersebut dan mencoba semua petunjuk yang dituliskan di denah tersebut.

Dan, dia berhasil!

Sekarang, tubuh Kelingking berukuran seperti manusia biasa, kelingking pun menjadi raja, menggantikan mertuanya yang sudah tua. ***

RAMADHAN BERKAH: Abadikan hartamu dengan donasi sedekah jariyah membantu kemajuan ebookanak.com berkhidmat untuk umat menuju Indonesia Cerdas Literasi 2045. Klik di sini.

Sumber dan Kontributor

  • Sumber konten: klik di sini
  • Gambar: Penerbit Bhuana Ilmu Populer (BIP)
  • Editor: Kak Nurul Ihsan

Buku versi cetak

  • Judul: Si Kelingking (The Story of Kelingking); Cerita Rakyat Jambi
  • Seri Cerita Rakyat 34 Provinsi
  • Bahasa : English, Indonesian
  • Penerbit : Bhuana Ilmu Populer
  • Penulis : Dian K.
  • Jumlah halaman : 38
  • Terbit: 9 Juli 2017

Cloud Hosting Partner:

Jasa Penerbitan Buku
Naskah/Ilustrasi/Komik/Layout Desain/Cetak
WA: 0815 6148 165
Telp: (022) 87824898
e-mail: cbmagency25@gmail.com
Jl. Raden Mochtar III, No. 126, Sindanglaya,
Bandung, Jawa Barat 40195

jasa ilustrasi, komik, layout/setting, dan desain grafis.

Kak Nurul Ihsan adalah Inisiator Gerakan Indonesia Cerdas Literasi, Ketua Yayasan Sebaca Indonesia, Founder www.ebookanak.com, owner jasa penerbitan buku CBM Studio, serta Kreator 500 buku anak yang sudah aktif berkarya sejak 1991 hingga sekarang.

Ebookanak.com adalah website yang berkomitmen untuk memfasilitasi koleksi digital dalam format ebook, video, audio, visual, jurnal, dan bacaan digital lainnya yang dapat diakses secara online untuk semua kalangan dengan tujuan non komersial untuk mewujudkan Gerakan Indonesia Cerdas Literasi 2045.

Dukung terus kemajuan dunia penerbitan dan kreator perbukuan Indonesia dengan tetap membeli dan memiliki buku versi cetaknya. Ebook ini hanya digunakan untuk kepentingan non-komersial, pelestarian karya literasi, riset, ilmu pengetahuan, dunia pendidikan, arsip, dokumentasi, preview, referensi, rujukan, serta untuk mendukung dan mengembangkan Program Sosial Edukasi Gerakan Indonesia Cerdas Literasi menuju Indonesia Cerdas Literasi 2045. Gerakan ini juga sebagai bagian publikasi dan promosi jangka panjang karya dunia penerbitan dan insan perbukuan Indonesia agar bisa lebih dikenal luas dan bermanfaat sepanjang peradaban bagi masyarakat Indonesia dan global, tanpa terkendala ruang dan waktu dengan hak cipta dan hak komersial tetap ada pada penerbit dan insan perbukuan bersangkutan.

 8,392 total views,  1 views today